alexa snippet

Jelang MotoGP Australia 2016

Rossi-Lorenzo Bicara Yamaha dan Bola Panas Runner-up Klasemen

Rossi-Lorenzo Bicara Yamaha dan Bola Panas Runner-up Klasemen
Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo di lomba MotoGP Aragon 2016 (Foto/BSN)
A+ A-
PHILLIP ISLAND - Pacuan juara dunia pembalap kelas bergengsi MotoGP 2016 sudah selesai. Seperti diketahui, Marc Marquez telah menguncinya usai memenangkan lomba Seri 15 musim ini di Sirkuit Motegi, Jepang, akhir pekan lalu.

Tapi musim balap 2016 belum berakhir, karena masih ada tiga seri tersisa. Dan media massa dunia menggiring persaingan tiga pembalap di bawah Marquez untuk berebut posisi runner-up musim ini.

Kok tiga pembalap, bukannya hanya ada persaingan antara dua rider tim Movistar Yamaha saja yakni Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo yang saling sikut buat posisi akhir musim itu?

Ya, karena usai mereka tersungkur mencium aspal hingga gagal finis di Motegi akhir pekan lalu telah memberi efek domino pada Maverick Vinales. Rider tim Suzuki Ecstar tersebut mampu menyelesaikan balapan MotoGP Jepang 2016 di podium ketiga sekaligus kado sepadan pada lomba ke-100 dia di arena balap GP Motor dunia.

Kini pembalap yang akan menggantikan Lorenzo sebagai mitra Rossi di tim pabrikan Yamaha 2017 itu telah mengumpulkan 165 poin. Perolehan itu hanya minus 31 dari The Doctor di urutan kedua dan 17 angka di belakang Lorenzo yang menempati posisi tiga klasemen sementara.

Dengan tiga seri tersisa (Australia, Malaysia dan Valencia) yang menyediakan 75 poin maksimal. Tentu saja Vinales masih punya kans besar menggeser duo rider Movistar Yamaha tersebut buat finis peringkat dua akhir musim ini.

Nah situasi ini tentu saja akan mengantar tekanan tersendiri buat Rossi. Selain berusaha menjauh dari kejaran Lorenzo dan menambah perolehan poin Yamaha di klasemen konstruktor serta tim. Kini joki Italia berusia 37 tahun itu juga mesti menghadapi agresivitas dari Vinales.

Permasalahan serupa tentu menggelayuti Lorenzo. Karena banyak pengamat MotoGP yang mengatakan dia berusaha mengalahkan Rossi di urutan kedua sebagai kado terakhir untuk Yamaha sebelum pindah ke Ducati 2017.

Rossi boleh bilang dirinya menyukai lintasan Phillip Island. Tapi apakah di balapan akhir pekan ini dia akan meneruskan rekornya sebagai pembalap dengan kemenangan terbanyak di sana (8 kali, 5 kali di MotoGP, 1 kali di 500cc dan 2 kali di 250cc?

Karena Marc Marquez menang di sana musim lalu selain pada 2010 di kelas Moto3. Jack Miller pun pernah menang di Phillip Island pada kelas Moto3 (2014). Sedang Vinales berkuasa di sana pada lomba Moto2 edisi 2014. Dan Lorenzo adalah pemenang MotoGP Australia 2013.

dibaca 40.689x
halaman ke-1 dari 2
loading gif
Top