alexa snippet

MotoGP 2017

Vinales Diminta Fokus Kalahkan Marquez, Bukan Rossi

Vinales Diminta Fokus Kalahkan Marquez, Bukan Rossi
Maverick Vinales memimpin jalannya balapan Grand Prix Inggris di Sirkuit Silverstone beberapa waktu lalu. Pembalap Suzuki jadi yang tercepat dan merebut kemenangan pertamanya di kelas balapan tertinggi. Foto/Top Gear
A+ A-
SEPANG - Seiring dengan kejuaraan dunia MotoGP 2016 yang bakal berakhir di Valencia, Maverick Vinales makin dekat dengan tantangan barunya bersama Yamaha musim depan. Pembalap Spanyol pun mulai dapat berbagai saran demi mewujudkan ambisi besarnya jadi juara dunia balap motor kelas tertinggi.

Vinales yang selama dua musim terakhir jadi rider Suzuki, beralih ke Yamaha per Januari 2017. Pembalap berusia 21 tahun dikontrak tim Garpu Tala selama dua musim ke depan untuk menggantikan peran Jorge Lorenzo yang hijrah ke Ducati.

Di Yamaha, Vinales akan berada satu garasi dengan legenda hidup balap motor dengan segudang prestasi; Valentino Rossi. Nah, hal tersebut yang mesti diwaspadai Vinales dengan baik agar fokusnya jadi juara dunia tidak terpecah belah.

Rossi tak dipungkiri lagi punya pengaruh besar bagi Yamaha. Pembalap berjuluk The Doctor sudah membantu Yamaha mulai dari popularitas hingga mengembangkan YZR-M1 sehingga pabrikan Jepang tetap jadi tim elit di ajang MotoGP hingga saat ini.

Rossi sendiri masih tetap kompetitif kendati usianya sudah hampir menginjak kepala empat. Dalam dua musim terakhir, pembalap Italia selalu jadi runner up kejuaraan dunia.

Seperti dikutip dari AS, Vinales pun diminta jangan ikutan tertarik mengalahkan Rossi untuk jadi juara dunia. Alasannya, Marquez merupakan lawan yang lebih sesuai dihadapi untuk bersaing jadi juara dunia.

"Kesalahan dilakukan Maverick andai misinya adalah mengalahkan Valentino. Yang dia perlukan adalah bisa mengalahkan Marc, sebab dia yang juara," tutur sumber AS yang enggan disebut namanya.

"Valentino memang salah satu pembalap yang juga bisa menang. Tapi bukan hal yang bagus untuk fokus pada seseorang berusia 37 tahun bernama Valentino Rossi," tegasnya.

Vinales memang punya syarat komplet untuk bersaing jadi juara dunia musim depan. Selain sudah punya skill balap yang mumpuni, musim depan Ia menunggangi YZR-M1, salah satu motor juara selain RC213V Honda atau Desmosedici Ducati.

Vinales yang membuktikan bisa menang dengan motor Suzuki, diprediksi sukses bersama Yamaha. Ada pun satu-satunya kendala adalah proses adaptasinya menunggangi YZR-M1. Jika tak ada penghalang, Vinales bisa menjajal kuda besi Yamaha pada pengujian post-race Valencia, 15-16 November mendatang.

dibaca 95.277x
halaman ke-1 dari 2
loading gif
Top