Baru Pergi, Bos Yamaha Harap Lorenzo Kembali saat Rossi Pensiun
Minggu, 13 November 2016 - 21:22 WIB
Baru Pergi, Bos Yamaha Harap Lorenzo Kembali saat Rossi Pensiun
A
A
A
VALENCIA - Jorge Lorenzo tampil sempurna pada seri penutup Kejuaraan Dunia Balap GP Motor 2016 di Sirkuit Ricardo Tormo, Valencia. Kado yang indah dia persembahkan saat melakoni lomba terakhirnya bersama tim Yamaha dan motor YZR-M1 sebelum pindah ke Ducati mulai Selasa (15/11) nanti.
Ya, Lorenzo sempat menguasai dua sesi latihan bebas awal pada hari Jumat (11/11). Lalu merebut posisi start terdepan pada babak kualifikasi Sabtu (12/11). Porfuera menyempurnakannya dengan meraih posisi finis terdepan dalam lomba MotoGP Valencia 2016, Minggu (13/11) malam WIB.
Total dari total 156 lomba kelas bergengsi bersama tim Yamaha dan YZR-M1 sejak 2008, dia sudah mempersembahkan 44 kemenangan seri, 106 finis podium, 39 pole position, 28 fastest lap, 2600 poin, dan 3 gelar juara dunia.
Setelah lomba MotoGP Valencia 2016, Minggu (13/11) malam WIB, Lorenzo sudah akan berpindah tim yakni ke Ducati pada Selasa (15/11), atau tepatnya pada hari pertama tes pramusim 2017 yang kebetulan juga berlangsung di Sirkuit Ricardo Tormo, Valencia.
Apakah dua musim kepergian Lorenzo ke Ducati akan bertambah durasinya? Atau setelah dua musim melanglang buana ke Ducati, Lorenzo akan kembali ke pelukan tim asal Iwata, Jepang? Apalagi kemungkinan besar pembalap nomor satu Yamaha, Valentino Rossi, kontraknya dua tahun lagi benar-benar selesai, alias The Doctor memutuskan pensiun di usia jelang 40 tahun.
Nah sejumlah pengamat MotoGP, menilai atas dasar itulah Lorenzo pergi ke Ducati lebih dulu selama dua tahun ketimbang terus jadi ‘anak tiri’ di Yamaha untuk dua musim lagi. Walaupun ujung-ujungnya Rossi tetap pensiun dua tahun lagi, tentu akan lebih nyaman menghabiskan dua musim di Ducati sebagai pembalap utama.
Hal ini pula sepertinya sudah terbaca dari ucapan managing director Yamaha, Lin Jarvis, pada Minggu (13/11). Ibarat kata, Yamaha membiarkan Lorenzo pergi untuk kembali dengan nantinya berstatus pembalap utama seturut Rossi yang pensiun. Yakin, apakah ini berarti pula Maverick Vinales dua musim lagi tak masuk hitungan Yamaha?
“Saya sangat berharap Jorge bisa memenangkan lomba ini (MotoGP Valencia 2016), saya pikir ini akan menjadi akhir yang cocok untuk kariernya dengan kami,” beber Lin Jarvis seperti dilaporkan Motorsport.
“Saya mengharapkan yang terbaik untuk masa depan Lorenzo dan kami juga. Dan siapa tahu, mungkin kami akan bertemu lagi dalam satu tim,” imbuhnya.
Ya, Lorenzo sempat menguasai dua sesi latihan bebas awal pada hari Jumat (11/11). Lalu merebut posisi start terdepan pada babak kualifikasi Sabtu (12/11). Porfuera menyempurnakannya dengan meraih posisi finis terdepan dalam lomba MotoGP Valencia 2016, Minggu (13/11) malam WIB.
Total dari total 156 lomba kelas bergengsi bersama tim Yamaha dan YZR-M1 sejak 2008, dia sudah mempersembahkan 44 kemenangan seri, 106 finis podium, 39 pole position, 28 fastest lap, 2600 poin, dan 3 gelar juara dunia.
Setelah lomba MotoGP Valencia 2016, Minggu (13/11) malam WIB, Lorenzo sudah akan berpindah tim yakni ke Ducati pada Selasa (15/11), atau tepatnya pada hari pertama tes pramusim 2017 yang kebetulan juga berlangsung di Sirkuit Ricardo Tormo, Valencia.
Apakah dua musim kepergian Lorenzo ke Ducati akan bertambah durasinya? Atau setelah dua musim melanglang buana ke Ducati, Lorenzo akan kembali ke pelukan tim asal Iwata, Jepang? Apalagi kemungkinan besar pembalap nomor satu Yamaha, Valentino Rossi, kontraknya dua tahun lagi benar-benar selesai, alias The Doctor memutuskan pensiun di usia jelang 40 tahun.
Nah sejumlah pengamat MotoGP, menilai atas dasar itulah Lorenzo pergi ke Ducati lebih dulu selama dua tahun ketimbang terus jadi ‘anak tiri’ di Yamaha untuk dua musim lagi. Walaupun ujung-ujungnya Rossi tetap pensiun dua tahun lagi, tentu akan lebih nyaman menghabiskan dua musim di Ducati sebagai pembalap utama.
Hal ini pula sepertinya sudah terbaca dari ucapan managing director Yamaha, Lin Jarvis, pada Minggu (13/11). Ibarat kata, Yamaha membiarkan Lorenzo pergi untuk kembali dengan nantinya berstatus pembalap utama seturut Rossi yang pensiun. Yakin, apakah ini berarti pula Maverick Vinales dua musim lagi tak masuk hitungan Yamaha?
“Saya sangat berharap Jorge bisa memenangkan lomba ini (MotoGP Valencia 2016), saya pikir ini akan menjadi akhir yang cocok untuk kariernya dengan kami,” beber Lin Jarvis seperti dilaporkan Motorsport.
“Saya mengharapkan yang terbaik untuk masa depan Lorenzo dan kami juga. Dan siapa tahu, mungkin kami akan bertemu lagi dalam satu tim,” imbuhnya.
(sbn)