alexa snippet

Hong Kong Terbuka 2016

Indonesia Pastikan Satu Gelar dari Ganda Campuran

Indonesia Pastikan Satu Gelar dari Ganda Campuran
Tontowi Ahmad/ Liliyana Natsir dan Praveen Jordan/ Debby Susanto bertemu di final ganda campuran Hong Kong Terbuka 2016. Foto/Istimewa
A+ A-
KOWLOON - Indonesia akhirnya bisa menyudahi kutukan di Hong Kong Terbuka. Tim Merah Putih dipastikan meraih satu gelar di edisi 2016 setelah terjadi all-Indonesian final di ganda campuran.

Indonesia terakhir kali meraih gelar di Hong Kong Terbuka pada 2014 melalui ganda putra. Saat itu Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan jadi satu-satunya wakil yang mampu berdiri di podium pertama. Sayangnya, di edisi 2014 dan 2015 Indonesia gagal total. 

Catatan buruk itu hampir saja berlanjut karena semua wakil di tunggal putra, tunggal putri, ganda putra dan ganda putri tersisih. Beruntung Indonesia bisa terselamatkan karena Tontowi Ahmad/ Liliyana Natsir dan Praveen Jordan/ Debby Susanto bertemu di final.

Praven/Deby melaju lebih dulu ke partai penentu usai menghajar pasangan Korea Selatan Choi Solgyu/Chae Yoo Jung 19-21, 21-18, 21-18. Setelah itu giliran Tontowi/ Liliyana melibas wakil tuan rumah Tang Chun Man/Tse Ying Suet 23-21, 21-14 di  Hong Kong Coliseum, Sabtu (26/11/2016).

“Satu gelar (dari nomor ganda campuran) sudah pasti jadi milik Indonesia. Ini merupakan prestasi yang menggembirakan buat ganda campuran di Hong Kong Terbuka,” kata Liliyana setelah laga dikutip laman resmi Badmintonindonesia.

Keberhasilan ini memulihkan reputasi Indonesia. Soalnya, setelah gagal total saat Denmark Terbuka dan Prancis Terbuka, Indonesia bisa meraih gelar di dua turnamen beruntun. Selumnya tim Garuda memenangi ganda putra dan ganda campuran di ajang China Terbuka.

Ini juga membuat Tontowi serta rekan-rekannya terbebas dari tekanan. Mereka kini bisa bermain tanpa beban. “Yang penting sama-sama Indonesia dan kami bermain maksimal saja. All out dan tetap enjoy di lapangan,” kata Tontowi.

Indonesia hanya meraih gelar dari ganda campuran lantran ganda putra Mohammad Ahsan/Rian Agung Saputro terhenti di semifinal. Mereka disingkirkan wakil Denmark, Mathias Boe/Carsten Mogensen 21-18 dan 21-11.



(mir)
dibaca 16.884x
loading gif
Top