alexa snippet

Perketat Seleksi, Dispora-KONI Sulsel Bentuk Tim

Perketat Seleksi, Dispora-KONI Sulsel Bentuk Tim
Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) dan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sulawesi Selatan, membentuk tim untuk memperketat atlet yang bakal tampil di Popnas 2017 / Istimewa
A+ A-
MAKASSAR - Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) dan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sulawesi Selatan, membentuk tim untuk memperketat atlet yang bakal tampil di Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) tahun depan.

Hal ini dikarenakan, Dispora Sulsel kecolongan terkait adanya atlet yang bukan pelajar tampil pada Popwil sebelumnya, sehingga pada ajang yang lebih besar lagi kontingen Sulsel akan memperketat proses seleksi. Pasalnya ada lima cabang olahraga yang berhasil masuk di Popnas.

Pada Popwil sebelumnya, kontingen Sulsel berhasil menduduki posisi kedua klasemen akhir setelah mereka berhasil merebut enam emas, sembilan perak dan 12 perunggu. Bahkan lima cabor diloloskan yakni Sepak bola, takraw, pencak silat, tenis lapangan serta bola basket putra-putri.

Ketua KONI Sulsel Andi Darussalam Tabussala mengatakan, pihaknya akan membantu Dispora untuk memperketat seleksi dengan membentuk tim bersama. "Ini penting karena Popwil dan Popnas ini merupakan olahraga penbinaan, sehingga pondasinya harus bagus," katanya.

Terkait tekhnisnya, pihaknya akan membahas hal ini lebih detail lagi. Apalagi sebelumnya ada hal yang kurang baik. "Seharusnya memang selalu ada kordinasi untuk hal ini. Pihak KONI tentu dengan senang hati membantu untuk perkembangan olahraga di Sulsel," jelasnya.

Sebelumnya,  pada dua cabor yang tampil di Popwil yakni Sepak bola dan pencak silat dinilai ada menggunakan atlet ilegal. Beruntung hal ini langsung diantisipasi dengan tidak memainkan mereka.

Plt Kadispora Sulsel Muchlis mengatakan, pihaknya tentu akan terbantu dengan adanya koordinasi ke KONI. "Mereka ini merupakan tim ahli dalam olahraga, sehingga pihak kami harus terus melibatkannya," katanya.

Dirinya menjelaskan, ke depan pihaknya akan memperbaiki beberapa hal termasuk pengelolaan kontingen. "Manajemen kontingen harus berjalan dengan baik, karena ini olahraga tentu butuh dukungan untuk memenangkan pertandingan," ujarnya.



(sha)
dibaca 2.867x
loading gif
Top