alexa snippet

MotoGP

Taktik Honda di MotoGP 2017, Knalpot RC213V Marquez Nyontek Motor Miller

Taktik Honda di MotoGP 2017, Knalpot RC213V Marquez Nyontek Motor Miller
Beda knalpot motor Jack Miller (ada tulisan SC) dan Marc Marquez di MotoGP Malaysia 2016. (Foto/motoblog.it)
A+ A-
AALST - Walau motor RC213V milik tim Honda Repsol telah mengantar Marc Marquez ke tangga juara dunia MotoGP 2016. Namun tim yang bermarkas di Aalst, Belgia tersebut, masih belum puas secara keseluruhan dengan salah satu bagiannya.

Ya, seperti dilaporkan Motorsport pada Rabu (11/1/2017). Ternyata, tim Honda Repsol masih belum puas dengan performa knalpot dari motor RC213V tunggangan Marquez serta Dani Pedrosa.

Karenanya, setelah enam tahun bersama Termignoni sebagai pemasok knalpot buat RC213V. Tim Honda Repsol akan beralih ke knalpot buatan rumah produksi asal Italia lainnya, yaitu SC-Project.

Rupanya, kebijakan ini merupakan keputusan yang telah diambil oleh tim induk mereka, Honda Racing Corporation (HRC). Karena tim asal Asaka, Saitama, Jepang itu, telah menandatangani kontrak baru dengan SC-Project.

Dengan begitu motor RC213V milik tim Repsol Honda, akan mulai menggunakan knalpot buatan rumah produksi asal Milan tersebut, pada MotoGP 2017.
Beda knalpot motor Jack Miller (ada tulisan SC) dan Marc Marquez di MotoGP Australia 2016. (Foto-dodajgas.mk)
Beda knalpot motor Jack Miller (ada tulisan SC) dan Marc Marquez di MotoGP Australia 2016. (Foto/dodajgas.mk)

Namun dibalik semua ini, ternyata HRC juga punya perhitungan matang. Pasalnya selama MotoGP 2016, mereka sudah menjajal knalpot buatan SC-Project di dua motor pembalap tim Marc VDS, yakni Jack Miller di kelas bergengsi, dan Johann Zarco di kelas Moto2. Mungkin, hal itu pula yang jadi pertimbangan HRC ketika menugaskan Miller sebagai pembalap penguji motor tim Repsol Honda pada tes akhir musim di Sirkuit Jerez, akhir November 2016.

Artinya, dengan fakta Miller mampu meraih satu kemenangan seri di MotoGP 2016, dan Zarco finis sebagai juara dunia Moto2 musim lalu. Semakin meyakinkan HRC bahwa knalpot buatan SC-Project juga tak kalah yahud ketimbang produksi Termignoni. Selain itu, SC-Project juga menjalin kerjasama dengan tim pabrikan MV Agusta di Kejuaraan Dunia Superbike (WSBK).

“Kami sangat senang untuk menyambut SC-Project sebagai sponsor resmi dari knalpot tim Repsol Honda. SC-Project memiliki banyak pengalaman di level tertinggi dalam kejuaraan balap motor dunia. Kami yakin bahwa kerjasama ini, akan mengantar banyak kesuksesan buat kami,” beber CEO HRC, Tetsuhiro Kuwata. Nah, kira-kira bagaimana hasil dari performa knalpot SC-Project dengan motor RC213V milik tim Honda Repsol di MotoGP 2017 ya? Kita tunggu sama-sama.



(sbn)
views: 39.639
loading gif
Top