Olympic

Manipulasi pertandingan, empat ganda putri dipulangkan

Anto Kurniawan

Rabu,  1 Agustus 2012  −  22:13 WIB
Manipulasi pertandingan, empat ganda putri dipulangkan
Pasangan Greysia Polii/Meiliana Jauhari yang juga terkena diskualifikasi/ daylife

Sindonews.com - Babak penyisihan ganda putri bulu tangkis di Olimpiade London 2012 menimpulkan sebuah kasus yang mencoreng cabang olahraga bulu tangkis pada perhelatan olahraga terbesar sejagat. Sebelumnya empat pasangan ganda putri yang terlibat dalam insiden yang diduga memanipulasi pertandingan dengan sangaja mengalah akhirnya berbuntut keempat pasangan tersebut didiskualifikasi.
 
Hal ini disampaikan Badminton World Federation (BWF)lewat konferensi pers yang dilangsungkan di Wembley Arena, Rabu (1/8/2012), sekitar pukul 14.00 waktu London.

“BWF memutuskan keempat pasangan ganda putri telah didiskualifikasi dari cabang bulu tangkis Olimpiade London 2012. Tim Indonesia dan Korea sudah menyatakan banding atas keputusan ini. Keputusan hasil sidang banding ini akan diumumkan beberapa jam kedepan,” ujar Thomas Sekjen BWF Thomas Lund seperti dilansir situs resmi PBSI, Rabu (1/8/2012).

Ke empat pasangan tersebut adalah Wang Xiaoli/Yu Yang (China), Kim Ha Na/Jung Kyung Eun dan Ha Jung Eun/Kim Min Jung (Korea) serta Greysia Polii/Meiliana Jauhari (Indonesia) akhirnya didiskualifikasi dari Olimpiade London 2012.
 
Sebelumnya BWF juga telah membahas kasus ini, bahwa kedelapan pemain terlihat tidak berusaha selama final penyisihan grup yang berlangsung kemarin, Selasa (31/7). Para pemain terus mengulang kesalahan dengan sengaja menyangkutkan bola ke net atau membuang bola jauh ke luar lapangan.
 
Keempat pasangan ini sebetulnya sudah memiliki tiket ke babak perempat final. Namun pasangan China dituduh tidak menginginkan Wang/Yu dan Tian Qing/Zhao Yunlei untuk bertemu hingga di babak final nanti.
 
Pemain tertuduh dianggap melanggar code of conduct pasal 4.5 dan 4.16 yaitu 'tidak bersungguh-sungguh untuk berusaha memenangkan pertandingan' dan 'bertingkahlaku menghina dan merusak reputasi bulu tangkis.
 
"Tidak menggunakan salah satu usaha terbaiknya untuk memenangkan pertandingan dan melakukan diri dengan cara yang jelas kasar atau merugikan olahraga," ucap pihak BWF.

 

 

(akr)

shadow