Motosport

Sial untuk Pedrosa, untung bagi Lorenzo

Wahyu Budi Santoso

Senin,  17 September 2012  −  02:45 WIB
Sial untuk Pedrosa, untung bagi Lorenzo
Jorge Lorenzo

Sindonews.com - Meraih kemenangan dengan hasil yang memuaskandi MotoGP San Marino, Minggu (16/9) , tak membuat Jorge Lorenzo  tutup mata atas nasib sial Dani Pedrosa. Ia menyatakan simpati kepada rival terberatnya itu.

Kemenangan Lorenzo , membuat jagoan Yamaha itu lega. Ia mampu memperlebar jarak dengan Pedrosa, dari 13 poin jadi 38 poin. Penyebabnya, Pedrosa gagal raih poin di seri ke-13 MotoGP 2012 itu.

Di Sirkuit Misano, Pedrosa benar-benar sial. Pembalap Repsol Honda itu tak bisa melanjutkan lomba karena terjatuh di lap pertama. Problem Pedrosa bukan hanya saat ia terjatuh. Problem pertama ketika balapan akan dimulai. Ada masalah di grid start. Kemudian saat restart, pemanas ban milik Pedrosa nyangkut dan sempat dibawa ke jalur pit.

Motor Pedrosa sempat pula mogok di restart sebelum warming up lap dimulai. Saat warming up lap pun Pedrosa sempat tersusul safety car sehingga direktur balap menetapkan hukuman bagi Pedrosa, yaitu mengawali balapan dari grid paling belakang.

Nasib sial memang lagi dirasakan Pedrosa. Ia jadi korban dari tergelincirnya motor milik Hector Barbera. Akhirnya ia harus kehilangan poin yang sangat berharga untuk bertarung di klasemen pembalap.

"Jujur saja kami benar-benar beruntung hari ini. Tak ada masalah sejak start. Apa yang menimpa Pedrosa di lap pertama, itu nasib buruk. Saya pernah merasakannya di Assen,” ungkap Lorenzo seperti yang dilansir motogp.com.

Lorenzo sendiri tak tahu Pedrosa terlibat insiden dengan Barbera di lap pertama. Ia tak melihat informasi itu di pit board. "Yang saya tahu, ada yang salah dengan Pedrosa karena saya melihat Rossi di posisi 2. Ia tak pernah tertangkap dan melewatinya,” jelas Lorenzo.

"Tentu saya bersimpati atas nasib buruk yang menimpa Pedrosa. Tapi, di sisi lain, ini kemenangan penting bagi kami dalam persaingan perebutan gelar,” tandasnya.

 

(wbs)

shadow