Basket

Kepak sayap Rajawali Priangan di WNBL

Kepak sayap Rajawali Priangan di WNBL

Sindonews.com - Persatuan Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Jawa Barat, akan mengutus klub dengan nama dan tampilan baru, sebagai perwakilan dari Tanah Priangan di Women National Basketball League (WNBL) 2012-2013, tahun ini. 
 
Pada kompetisi perdana WNBL tahun lalu, wakil Jabar memang menggunakan nama Rajawali-Tunas Mojang Priangan. Kala itu, Perbasi Jabar berinisiatif dengan sengaja melibatkan anak-anak yang disiapkan untuk PON Riau lalu.
 
Namun, Sekretaris Perbasi Jabar, Tedi Haryadi mengatakan, pada WNBL tahun ini pihaknya tidak lagi menggunakan nama tunas mojang. Pihaknya hanya akan menggunakan nama Rajawali pada tim yang akan memperkuat Jabar nanti.
 
Meski di WNBL 2011-2012 ini, Rajawali-Tunas Mojang Priangan, menjadi juru kunci pada klasemen akhir, namun di PON Riau lalu, berhasil memenuhi target awal, yakni nangkring di peringkat empat besar. ''Pada kompetisi WNBL tahun ini, nanti kita akan tampil dengan nama baru, tim akan menjadi Rajawali,” katanya di sela-sela syukuran yang digelar di GOR Bank BJB Jalan Naripan Kota Bandung beberapa waktu lalu.
 
Untuk persiapan tim sendiri, Rajawali akan didominasi para atlet muda yang dinilainya memiliki potensi. Langkah itu dilakukan untuk mempersiapkan regenerasi atlet basket putri yang disiapkan untuk Pekan Olahraga Nasioanal (PON) XIX 2016, di mana Jabar menjadi tuan rumah. ''Kita juga kan fokus untuk pembinaan atlet, untuk itu sekitar 60 persen tim akan diperkuat pemain muda, sedangkan sisanya para pemain senior,” kata Tedi. 
 
Tedi berharap dengan adanya tim Rajawali itu, tim Jabar bisa memeratakan prestasi Jabar baik putra maupun putri. Pasalnya, di PON Riau lalu, Jabar hanya bisa meraih medali emas dari tim putra.
 
''Ini Kami berharap, prestasi tim basket Jabar bisa merata untuk putra dan putri, apalagi Jabar akan bertindak sebagai tuan rumah PON, baik tim putra maupun tim putrid harus bisa mendulang medali emas untuk Jabar,” tegasnya.
 
Meskipun akan turun dengan penampilan yang berbeda, sisi sponsor masih menjadi kendala untuk tim dalam persiapan kompetisi. Sebab dalam mengarungi kompetisi WNBL ini, membutuhkan biaya yang tidak sedikit.
 
Tedi mengaku, permasalahan dana ini yang menjadi masalah utama dalam persiapan Jabar, untuk WNBL. Tahun lalu, Jabar mengkolaborasikan tim basket asal Kota Bandung, Rajawali dan Tunas.
''Rajawali saat ini memang sedang mencari sponsor, sebab kompetisi ini akan berlangsung panjang. Permasalah dana inilah yang menjadi penyebab utama Tunas tidak bisa ikutan pada WNBL tahun ini,“ ujarnya.
 
Tedi berharap, ada perusahaan yang siap menjadi sponsor kita untuk bisa mematangkan persiapan untuk terus berprestsi. Karena untuk cabor permainan seperti ini, sponsor juga menjadi hal utama yang mesti dipikirkan matang-matang untuk kemajuan tim itu sendiri dalam mengikuti kompetisi.
 


(aww)

views: 916x
shadow