Liga Indonesia

Enam pemain lepas, Persebaya gandoli Jusmadi

Rachmad Tomy

Rabu,  15 Mei 2013  −  13:18 WIB
Enam pemain lepas, Persebaya gandoli Jusmadi
Alian N'Kong (kanan) saat berlatih bersama Persebaya IPL/Rachmad Tomy/Koran Sindo

sindonews.com - Manajemen Persebaya harus bersusah payah menahan  badai eksodus pemain. Termasuk menolak penguduran diri gelandang bertahan Jusmadi.

Manajer Persebaya Saleh Hanifah menegaskan setelah enam  pemain lepas  tidak ada lagi pemain lain yang hengkang dari Surabaya, termasuk Jusmadi, "Yang pasti tidak ada lagi pemain yang meninggalkan tim Persebaya. Justru kita akan menambah pemain,"  ujarnya.

Sayangnya,  pengusaha peralatan olahraga ini, tidak menjelaskan rinci apakah sudah menjalin komunikasi dengan Jusmadi setelah resmi berpamitan kepada Pelatih Persebaya Ibnu Grahan, Selasa (14/5). "Tida ada masalah apa-apa, " elaknya Saleh Hanifah   

Sebelumnya, Ibnu Grahan mengatakan jika  Jusmadi secara lisan sudah meminta ijin mengundurkan diri dari tim Persebaya yang sudah  dibelanya selama dua musim ini. "Dia hanya bilang ada masalah pelik yang harus diselesaikan. Saya minta dia komunikasi dengan manajer dulu sebelum memutuskan mundur, " ujar Ibnu.

Kabar berhembus selain ada masalah keluarga, kabarnya Jusmadi menjadi incaran sejumlah klub ISL. Maklum, penampilan sebagai gelandang bertahan cukup konsisten. Selain dikenal pekerja keras, mantan pemain Pelita Jaya ini juga garang dalam membantu serangan. Apalagi, para pemain Persebaya  menerima gaji bulan April hanya separuh.  

Yang jelas,  lanjut Ibnu, permintaan mundur Jusmadi ini sempat membuat resah. Apalagi enam pemain sudah resmi meninggalkan Persebaya. Yaitu kiper  Dedi Iman, Hary Syahputra, Alain N'kong, Bima Ragil, Dani Saputra dan kapten Erol Iba. Dedi merapat ke Barito dan  N'kong ke Persiba Balikpapan.

Erol menyebrang ke tim tetangga Persegres. Sedangkan Dani dan Bima menjadi milik klub Divisi Utama, Rheza-Mojokerto Putra mengikuti jejak mantan CEO Persebaya I Gede Widiade.  Sementara Hary tak jelas kabarnya. Selain itu, juga terancam kehilangan Rivelino Ardiles. Pemain asal Padang ini berjanji datang, Minggu (12/5) lalu, namun hingga sore kemarin belum muncul.

Sementara Jusmadi sudah tidak menampakan diri sejak dua hari, mulai  Senin (13/5). Bukan hanya Jusmadi, Persebaya juga terancam kehilangan striker asal Argetina Fernando Soler. Sebab, masa ijin kerja sudah habis pekan depan."Soal Soler, sudah kita urus, " ucap Sekretaris Persebaya, Ram Surahman.  

Sementara dalam sesi laihan pagi kemarin, hanya diikuti 17 pemain. Selain Jusmadi, pemain lain yang tak tampak adalah Yusuf Hamzah. Namun, menurut Ibnu Grahan, bek kanan asal Makassar ini sudah izin absen latihan lantaran sakit.

 

(aww)

shadow