Tinju

Masa berlaku Pacquiao di dunia tinju segera berakhir

Wahyu Nugroho

Sabtu,  25 Mei 2013  −  05:48 WIB
Masa berlaku Pacquiao di dunia tinju segera berakhir
Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (dok:Istimewa)

Sindonews.com - Apapun hasil yang diraih Manny Pacquiao ketika berhadapan dengan Brandon Rios pada November nanti, pelatih Pacquaio, Freddie Roach  yakin jika petinju asal Filipina itu hanya memiliki beberapa kali kesempatan untuk naik ring. Roach pun mengakui, Pacquiao, yang kini telah berusia 34 tahun,  sudah mendekati masa gantung sarung tinju.

Selepas pensiun dari dunia tinju profesional, Pacquiao jelas akan banyak menghabiskan waktunya untuk karir politiknya. "Saya berharap dia menjadi presiden  Filipina atau sesuatu seperti itu, Anda tahu itulah mimpinya, saya sangat yakin," tandas Roach ketika diwawancarai Fight Hub.

Petinju berjuluk Pac-Man itu sendiri kembali terpilih sebagai anggota kongres dari Provinsi Sarangani pada Pemilu 13 Mei lalu. Pacquiao juga memberi dorong  kepada istrinya, Jinkee, untuk ikut berkarir di dunia politik. Dorongan Pacquiao terhadap istrinya pun membuahkan hasil, pasalnya Jinkee menang sebagai Wakil  Gubernur Sarangani dalam pemilihan.

Terkait hal tersebut, Roach pun mengaku tutup mata, dan ia akan menilai petinju itu, ketika menjalani sesi pelatihan. "Setelah saya melihat dia malas-malasan  atau mulai tidak berlatih begitu keras, saya akan menyuruhnya pensiun. Tapi pada saat ini, dia sangat fokus terhadap yang ingin dilakukannya (di tinju)."

Roach menambahkan bahwa tidak ada banyak lawan lagi yang tersisa di tingkat Pacquiao. Petinju yang menjadi incaran Pacquiao, seperti Juan Manuel Marquez  dan Floyd Mayweather Jr. pun ogah untuk menjalani pertandingan melawan Pac-Man. Itulah sebabnya, pihak Pacquiao akhirnya bersedia menerima laga melawan  Rios. "Menang atau kalah, Manny hanya memiliki beberapa bentrokan tersisa dalam karirnya."

 

(nug)

shadow