alexa snippet

Pearce sesumbar ingin hapus sejarah buruk Inggris

Pearce sesumbar ingin hapus sejarah buruk Inggris
daylife
A+ A-
Sindonews.com – Pelatih timnas Inggris Raya Stuart Pearce tak ingin timnya mengalami nasib buruk yang menimpa The Three Lions dalam ajang adu penalti. Seperti diketahui pasukan Roy Hodgson harus disingkirkan Italia melalui adu tos-tosan pada babak perempat final Piala Eropa 2012.
 
Pada setiap sesi latihan, Pearce mengaku timnya melakukan latihan penalti,bahkan kiper Inggris Jack Butland harus menahan lebih dari 300 tendangan penalti. Hal tersebut disiapkan agar Inggris Raya siap jika  menghadapai adu penalti di ajang Olimpiade 2012.
 
“Mereka melakukan latihan penalti di setiap sesi latihan. Kami memiliki data statistik pada setiap pemain. Kami memandang ini sebagai masalah yang serius karena pada tahun ini Inggris kembali tersingkir melalui adu penalti,” ungkap Pearce seperti dikutip The Sun, Jumat (20/7/2012)
 
“Butland telah menghadapi 300 tendangan penalti. KIper mampu membuat kami tampil luar biasa.  Ini seperti latihan di timnas Inggris U-21 yang banyak berlatih penalti. Kami menyimpan data kemampuan pemain dalam penalti,” tambahnya.
 
Seperti diketahui Inggris memiliki catatan buruk setiap melakukan adu penalti. Pada Piala Dunia 1990, Inggris harus tersinggkir setelah kalah adu penalti saat menghadapi Jerman pada perempat final. Hal tersebut kembali terulang saat The Three Lions kembali tersingkir di tangan Der Panzer setelah kalah adu penalti di Piala Eropa 1996.
 
Dua tahun kemudian, lagi-lagi Inggris kalah adu penalti dari Argentina pada saat Piala Dunia 1998, kemudian kalah dari Portugal di Piala Eropa 2004. Dan kembali di pulangkan Portugal melalui adu penalti di perempat final Piala Dunia 2006.



(wbs)
dibaca 1.043x
loading gif
Top