alexa snippet

Renang indah DIY optimistis

Renang indah DIY optimistis
Renang Indah / Ist
A+ A-
Sindonews.com - Tim Renang Indah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) tidak pesimistis pada perhelatan PON XVIII/2012 Riau meski rival dari kontestan lain tergolong berat. Mereka optimistis bisa mendulang satu emas dari 7 nomor yang diperebutkan dalam ajang pesta olah raga terbesar empat tahunan di Indonesia itu. Tidak mustahil Tim Renang Indah DIY mampu membuat kejutan di Riau.

Pelatih Renang Indah DIY Ragil Sugirestu mengatakan, target tim besutannya di PON Riau adalah mampu menyumbang medali emas untuk Kontingen DIY. Peluang emas bagi Tim DIY ada di nomor beregu. "Peluang bisa menyumbang emas di nomor beregu. Semoga target kita tercapai," katanya, Senin (3/9/2012)

Selain itu, peluang bagi Norren Anisya Ismail dkk juga terbuka untuk dua nomor lain seperti technical free dan kombinasi. "Belum bisa dipastikan, kita akan berjaya di nomor yang mana. Atlet dari kontingen lain juga punya peluang merebut medali," imbuhnya.

Pada PON Riau mendatang, kekuatan Tim Renang Indah DIY diperkuat tujuh atlet serta satu pelatih dan asisten pelatih. Tujuh atlet seni gerak tubuh di air ini adalah Norren Anisya Ismail, Pratiwi Adhiati, Winnie Mayasari, Kirana Budi Astari, Claudia Megawati, Dea Vania Putri dan Putri Yanindha.

Dia mengakui, target satu emas memang berat mengingat rival berat dari kontingen lain. Kontingen DKI Jakarta merupakan rival terberat di cabang olah raga (cabor) ini. Kontingen ibu kota ini dilatih pelatih asing yang berpengelaman serta diperkuat 4 atlet yang sudah kaliber internasional. Keempatnya memperkuat Kontingen Indonesia pada SEA Games 2011 lalu.

"Sulit bagi DIY bisa mengalahkan DKI Jakarta yang diperkuat atlet-atlet yang sudah berpengalaman. Meski berat, bukan mustahil kita bisa mendapatkannya. Dapat 1 emas sudah bagus, apalagi dapat 2 emas," jelasnya.

Selain DKI Jakarta, Kontingen dari Jawa Timur juga sangat kuat. Bahkan Tim Jatim menjalani latihan intensif di Malaysia selama 30 hari. "Sekali lagi, kami tidak pesimistis. Kami tetap memberikan yang terbaik agar mampu menyumbang medali emas. Di Renang Indah segalanya bisa terjadi, termasuk DIY dalam meraih medali emas," paparnya.

Menurut dia, sampai saat ini Tim Renang Indah masih menjalani latihan intensif di Training Center (TC) UNY. Sebelumnya, selama 42 hari juga menjalani latihan di AAU Yogyakarta. Latihan tetap digelar selama 7 jam setiap hari selain Sabtu. "Ini konsekuensi bagi kami sebelum berlaga di even besar seperti PON. Kami juga tidak melakukan uji coba keluar," katanya.



(wbs)
dibaca 5.415x
loading gif
Top