Olympic

DKI tambah dua emas karate

Kamis,  13 September 2012  −  19:06 WIB
DKI tambah dua emas karate

Sindonews.com - Kontingen karate DKI Jakarta menambah dua medali emas dan dua perak di GOR Tribuana, Riau, Kamis (13/9). Dengan hasil ini, DKI telah mengumpulkan 3 medali emas selama PON Riau XVIII/2012.

Keberhasilan DKI menambah emas berkat raihan dari Tebing Hutapea saat turun di nomor kumite perorangan putra -55kg. Dia mampu meraih kemenangan 4-1 atas IGP Arimbawa asal Bali. Sedangkan medali perunggu diraih Hendra Darmawan (Aceh) dan Imam Tauhid (Jawa Tengah).
Kesuksesan itu merupakan pertama kali dalam kariernya, yakni bisa mempersembahkan emas bagi kontingen DKI di ajang PON.

"Saya prinsipnya bermain bertahan. Setelah melihat ada kesempatan, saya langsung menyerang," kata Tebing. "Ini berkat semua rekan-rekan dan pendukung yang selalu memotivasi saya. Terutama, pelatih saya sejak di KKI Senpai (Yuniadi Putra," lanjutnya.

Dia menambahkan bahwa prestasi ini merupakan kesuksesannya yang pertama dan terbaiknya selama terjun di karate. Apalagi, sebelumnya, dia tidak memiliki target apapun di sini. Namun, dia sempat saja memiliki beban karena harus menggantikan Yosepin, yang merupakan seniornya di tim DKI di kelas tersebut.

Selain itu, perjuangannya menurunkan berat badan dari 61kg menjadi 55kg merupakan salah satu tantangan tersendiri. Berkat kerja keras, dia berhasil menurunkan 8 kg dan langsung memanfaatkan kesempataan itu dengan meraih prestasi terbaik.

"Saya selalu didukung dan mendapatkan motivasi untuk menurunkan berat badan. Hasilnya, saya berhasil diberi kesempatan pengurus untuk berjuang di sini,"ujar Tebing. "Setelah ini, saya ingin penampilan saya lebih bagus dari PON. Sehingga, saya berharap bisa memberikan hasil yang lebih baik lagi," papar karateka yang bercita-cita jadi polisi ini.

Sedangkan emas kedua diraih Nurhadiyanti pada kumite perorangan putri -55kg. Keberhasilannya itu merupakan medali emas pertamanya di ajang PON. Dengan pertarungan ketat melawan Dyah puspitasari (Jateng), dia mampu mempertahankan kemenangan 8-7 dengan menyisakan dua detik sebelum pertandingan usai. Sedangkan medali perunggu diraih Rista Mart (Jawa Barat) dan Nova Sinaga (Sumatera Utara)

"Pertarungan tadi benar-benar krusial. Sempat saling mengejar angka membuat saya kesulitan," ucap Fitrianingsih. "Tapi, saya tetap fokus dan sesekali mendapatkan kesempatan. Puncaknya saat dua detik terakhir, saya mendapatkan ruang memukulnya."

Sementara itu, dua medali perak yang dihasilkan tim DKI dihasilkan Lita Mulia pada nomor kumite perorangan putri -50kg dan Alfariez Thariq di kelas Kumite perorangan putra -60kg. Dengan pencapaian itu, tim karateka DKI telah meraih 3 emas, 4 perak, dan 3 perunggu selama tiga hari cabang karate berlangsung.


(aww)

views: 648x
shadow