Olympic

Sukses Jabar buah keberhasilan pembinaan

Jum'at,  21 September 2012  −  20:06 WIB
Sukses Jabar buah keberhasilan pembinaan
Wagub Jabar Dede Yusuf membriefing atlet taekwondo/Koran Sindo

Sindonews.com - Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII 2012 menjadi sejarah baru bagi kemajuan olahraga Jawa Barat. Pembinaan yang dilakukan membuahkan hasil yang baik, guna menggapai Jabar Kahiji di PON XIX 2016 nanti.
 
Jabar Kahiji memiliki pengertian luas, selain meraih hasil maksimal dengan target juara umum juga menjadi yang terunggul dalam sportifitas dan kebersamaan.
 
''Sebenarnya Jabar bisa menjadi juara, tapi ada beberapa cabang olahraga yang gagal memenuhi target. Meskipun begitu, para atlet sudah berjuang maksimal, tinggal nanti evaluasi untuk perbaikan prestasi ke depn," kata Ketua KONI Jawa Barat, Azis Syarif.
 
Begitu juga dengan target Jabar untuk memperbaiki peringkat tercapai dengan melangkahi Juara Umum PON XVII, Jawa Timur. Namun di sisi lain pada saat-saat menentukan, Jabar harus dilewati DKI Jakarta dan mengharuskan Jabar menjadi yang kedua.
 
 
"Sejak awal kita memang menargetkan untuk melampaui juara bertahan PON 2008, tapi DKI menyalip. Yang pasti kita syukuri hasil maksimal yang sudah kita catatkan di PON Riau," kata Azis Syarif.
 
 
Namun, bila dibandingkan PON sebelumnya, raihan medali Jabar saat ini dinilai lebih produktif, pasalnya pada PON 2012 terdapat sejumlah cabang yang dicurangi, seperti, sepatu roda, golf, softball serta beberapa nomor pertandingan terukur maupun tak terukur lainnya.
 
 
Terlepas dari sukses Jabar menggapai Dua Besar, perolehan per cabang juga relatif lebih merata, meski di beberapa cabang pertandingan ada yang pulang tanpa emas sekepingpun, namun jumlahnya tidak banyak.
 
 
Bahkan catatan yang sangat mencengangkan diberikan tim renang Jawa Barat yang meraih 22 medali emas, lima perak serta sejumlah perunggu yang merupakan pencapaian terbesar dalam sejarah PON sebuah cabang olahraga meraih medali sebanyak itu selama PON. "Ada target yang meleset, namun ada juga peningkatan prestasi atlet muda," kata Azis.
 
 
Ia menyebutkan ada kemajuan di beberapa cabang olahraga seperti di menembak, panahan, bulutangkis, squash, kempo, taekwondo serta sejumlah cabang lainnya. Namun ada juga yang gagal menembus target seperti dayung, layar, sepatu roda dan karate.
 
"Fenomena ini jelas bahan evaluasi kami seusai PON, yang jelas seluruh kontingen sudah berjuang keras dan fight. Saya lihat langsung mereka bertanding dan beradu strategi," ujarnya.
Sementara itu, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menyatakan keberhasilan Kontingen Jabar di PON XVIII/2012 kemarin sebagai sebuah kemajuan.
 
 
"Secara umum peringkat kedua sudah itu sudah menjadi kemajuan luar biasa bagi Jabar. Peringkat Jabar naik dari keempat menjadi kedua,"pungkasnya.
 


(aww)

views: 1.293x
shadow