Olympic

Jeda kompetisi pelari nasional ikuti kompetisi amatir

Minggu,  30 September 2012  −  21:54 WIB
Jeda kompetisi pelari nasional ikuti kompetisi amatir
Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Hardiono Saroso memberikan hadiah kepada para juara

Sindonews.com - Sejumlah atlet lari Nasional asal Jawa Tengah, mengiktui lomba lari 10 K dalam rangka HUT Ke-67 TNI 2012 yang digelar Kodam IV Diponegoro di Stadion Diponegoro Semarang, Minggu (30/9).

Diantaranya, untuk atlet putra, ada Atlet Nasional Sukarno, Tri Sutrinson, dan Nur Sodiq, sementara untuk atlet putri ada Unik Setyorini, Erni Ulatningsih, dan juga Novita Andriani.

Sukarno yang merupakan atlet dari Club Pandanaran Semarang ini tampil sebagai juara, dengan waktu 32 menit 55 detik. Kemudian di susul juniornya Tri Sutrisno dari Club Migas Cepu dengan 33 menit 4 detik, Nur Shodiq dari PASI Bantul berada diurutan ke tiga dengan waktu 33 menit 5 detik.

Kelompok Umum Putri, pelari Nasional asal  Salatiga Unik Setyorini berhasil menjadi yang terdepan dengan mencatat waktu 38 menit 5 detik, disusul Novita Andriani (Club Migas Cepu) 38 menit 16 detik, Erni Ulatningsih (Salatiga) 38 menit 42 detik dan diurutan keempat Siti Khotijah (Lokomotif) 40 menit 2 detik.

Selain sejumlah atlit Nasional, atlet-atlet Junior Jawa Tengah juga turut meramaikan. Diantaranyan, di kelompok Putra Umur di bawah 12 tahun Yahya dari klub Dragon Salatiga berhasil finis pertama dengan 41 menit 38 detik, kemudian Brian (Dragon Salatiga) 41 menit 43 detik dan Pradipta (Pandanaran Semarang) yang berhasil diperingkat tiga dengan waktu 48 menit 20 detik.

Sedangkan di kelompok putri umur di bawah 12 tahun atlet -atlet junior juga ada Melly yang mampu finish diurutan pertama dengan perolehan waktu,  45 menit 9 detik, Dinda 46 menit 2 detik dan Nurul 46 menit 13 detik, ketiganya dari klub dragon Salatiga.

Dalam perlombaan tersebut juga diperlombakan khusus untuk kategori TNI & Polri. Pada kategori ini,  Juara I Praka Oktovianus Yonif 411/Kostrad 33 menit 38 detik, Praka Ramli Ohorela Yonif 410/Alugoro 33 menit 43 detik, Pratu Mujiono Yonif 406/Chandra Kusuma 36 menit 7 detik dan keempat Praka Samangun Yonif 406/Chandra Kusuma 36 menit 10 detik.

Sukarno, pelari andalan Jateng ini mengaku, mengikuti kompetisi yang diadakan oleh Kodam IV/Diponegoro ini untuk tetap menjaga kebugarannya, selama jeda kompetisi.
"Saat ini terus berlatih di Secapa Bandung, untuk persiapan Pelatnas, rencananya sih mau dipanggil tapi belum tahu kapan. Jadi ikuti kompetisi ini juga untuk tetap menjaga latihan," ujarnya usai menerima penghargaan.

Pengakuan yang sama juga dilontarkan Unik Setyorini. Pelari yang menjadi langganan dipanggil Pelatnas ini mengaku, dengan tetap menjaga latihan, diharapkan sewaktu-waktu dipanggil pelatnas sudah siap."Sementara ini tidak ada kompetisi, jadi seharii-hari hanya latihan rutin," katanya.

Gubernur Jateng Bibit Waluyo yang melepas start pelari merasa bangga terhadap masyarakat terutama atlet - atlet lari yang interest memeriahkan lomba lari 10 K. Selain untuk memeriahkan HUT Ke-67 TNI, dia berharap hendaknya event tersebut juga dijadikan sarana melatih dan menguji kemampuan atlet untuk mencapai prestasi.

"Kegiatan ini juga untuk berlatih bagi para atlet untuk mempersiapkan diri untuk komptisi yang akan datang," ujar Bibit.

Pangdam IV Diponegoro Mayjen TNI Hardiono Saroso, mengatakan, kegiatan lari  10 K rutin dilakukan setiap tahun. Kegiatan tersebut juga bekerjasama dengan Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Jateng dalam rangka pembinaan atlet. "Selain Lari 10 K dalam rangka HUT TNI kita menggelar berbagai acara, seperti lari beban tempur, renang tempur dan lain-lain," katanya.


(wbs)

views: 1.523x
shadow