Olympic

2 Venue Belum Siap

Porprov Jateng tetap sesuai jadwal

Kamis,  22 November 2012  −  13:49 WIB
Porprov Jateng tetap sesuai jadwal
Ilustrasi / Ist

Sindonews.com  - Sejumlah kalangan mewacakan agar gelaran Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah ditunda sementara waktu. Alasanya Kabupaten Banyumas selaku tuan rumah dianggap belum siap menyediakan semua venue cabang olahraga yang dipertandingkan di pesta olahraga terbesar di Jateng tersebut.

Sampai saat ini, memang masih ada dua venue untuk cabang atletik dan renang yang belum ada kepastian. Kabupaten Banyumas tidak memiliki venue yang sesuai standar untuk cabang tersebut.

Ketua Harian KONI Banyumas Sukardi mengakui masih ada dua venue yang sampai saat ini belum dimiliki Kabupaten Banyumas. Namun, hal itu bukan alasan gelaran Porprov Jateng ditunda. "Memang masih ada dua venue yang statusnya masih belum jelas yakni cabang renang dan atletik. Tapi pelaksanaan Porprov Jateng tetap sesuai jadwal, yakni 8-12 Oktober 2013," ungkapnya, Kamis (22/11/2012).

Sukardi mengatakan, jumlah cabang olahraga (cabor) yang dipertandingkan di Porprov Jateng tetap 39 cabor. Cabang atletik dan renang tetap dipertandingkan. Venue untuk dua cabor tersebut mungkin digelar di luar Kabupaten Banyumas. "Tidak masalah cabang yang dipertandingkan di Porprov digelar di luar Banyumas meski kami (Kabupetan Banyumas) berstatus sebagai tuan rumah," ungkapnya.

Dia menambahkan, sebenarnya dari 39 cabor yang dipertandingkan memang tidak semuanya dipusatkan di Banyumas, tetapi ada yang digelar di kabupaten tetangga. Dia mencontohkan, untuk cabang gantole dan aeromodeling digelar di Purbalingga, sedangkan cabang golf di pusatkan di Cilacap. "Cabang renang dan atletik yang belum jelas venuenya, juga bisa dimainkan di Semarang atau Solo," imbuhnya.

Lebih lanjut Sukardi mengatakan, 39 cabor mempertandingkan 603 nomor pertandingan. Beberapa cabor yang baru kali pertama dipertandingkan di Porprov Jateng 2013 antara lain squash dan gantole. Untuk pengadaan venue squash, pendanaan dengan sharing antara Banyumas dan pengurus provinsi (pengprov) cabang tersebut.

Sukardi mengatakan, bertindak sebagai tuan rumah, Kabupaten Banyumas sudah mengalokasikan Rp14,8 miliar. Dana tersebut untuk perbaikan atau pembangunan venue, acara pembukaan dan penutupan serta untuk akomodasi dan konsumsi. "Untuk pelaksanaan juga mendapat bantuan pendanaan dari KONI Jawa Tengah," ujarnya.


(wbs)

views: 1.281x
shadow