Klub Spanyol Mimpi Buruk Guardiola di Liga Champions
Selasa, 12 Mei 2015 - 20:50 WIB
Klub Spanyol Mimpi Buruk Guardiola di Liga Champions
A
A
A
MUNICH - Pelatih Bayern Muenchen, Josep 'Pep' Guardiola sepertinya harus bersiap menghadapi mimpi buruk sekali lagi bila tidak waspada kala menjamu Barcelona di leg kedua semifinal Liga Champions musim 2014-2015 di Allianz Arena, Rabu (13/5) dini hari nanti WIB. Kekalahan 3-0 pada pertemuan pertama di Camp Nou, mengukuhkan bila klub wakil Spanyol kerap jadi mimpi buruk buat Guardiola.
Selama dua musim memimpin pasukan The Bavarians -julukan Bayern-, Guardiola kerap mendapatkan hambatan dari tanah kelahirannya Spanyol. Pada musim sebelumnya Bayern yang datang sebagai juara bertahan, dipaksa kalah memalukan oleh salah satu klub raksasa asal Negeri Matador, Real Madrid.
(Baca Juga: Statistik Buat Barcelona Tersenyum Lawan Bavarians)
Madrid sendiri kala itu bermain sempurna dengan keunggulan agregat 5-0, sementara Bayern yang waktu itu sudah diasuh Guardiola dipermalukan dua kali. Membawa modal kemenangan tipis 1-0 pada pertemuan pertama, Madrid yang diprediksi akan kesulitan di Allianz Arena, justru tampil menggila.
Terbukti dua gol dari Sergio Ramos dan sepasang lainnya dicetak Ronaldo berhasil melengserkan Muenchen untuk coba mempertahan gelar juara Liga Champions. Ketika itu pelatih Bayern, Pep Guardiola, menyebut timnya bermain sangat buruk, meski unggul dalam penguasaan bola.
"Kami bermain di level tertinggi di Eropa, dan kami melakukan kesalahan. Ini hukuman yang harus kami terima. Bayern adalah tim besar. Saya akan mencoba untuk mengangkat mental pemain lagi," ucap Guardiola ketika itu.
Kini Guardiola berpeluang besar kembali menelan pil pahit untuk kedua kalinya dari wakil Spanyol pada ajang Liga Champions. Tertinggal tiga gol pada leg pertama, membuat perjuangan Guardiola sangat berat untuk memesan tiket ke final. Apalagi skuat mereka dipastikan tidak akan turun dengan kekuatan penuh, setelah ditinggal beberapa pilar utama. Kita tunggu apakah wakil Spanyol kembali jadi mimpi buruk buat Guardiola pada kompetisi kasta tertinggi di Eropa tersebut.
Selama dua musim memimpin pasukan The Bavarians -julukan Bayern-, Guardiola kerap mendapatkan hambatan dari tanah kelahirannya Spanyol. Pada musim sebelumnya Bayern yang datang sebagai juara bertahan, dipaksa kalah memalukan oleh salah satu klub raksasa asal Negeri Matador, Real Madrid.
(Baca Juga: Statistik Buat Barcelona Tersenyum Lawan Bavarians)
Madrid sendiri kala itu bermain sempurna dengan keunggulan agregat 5-0, sementara Bayern yang waktu itu sudah diasuh Guardiola dipermalukan dua kali. Membawa modal kemenangan tipis 1-0 pada pertemuan pertama, Madrid yang diprediksi akan kesulitan di Allianz Arena, justru tampil menggila.
Terbukti dua gol dari Sergio Ramos dan sepasang lainnya dicetak Ronaldo berhasil melengserkan Muenchen untuk coba mempertahan gelar juara Liga Champions. Ketika itu pelatih Bayern, Pep Guardiola, menyebut timnya bermain sangat buruk, meski unggul dalam penguasaan bola.
"Kami bermain di level tertinggi di Eropa, dan kami melakukan kesalahan. Ini hukuman yang harus kami terima. Bayern adalah tim besar. Saya akan mencoba untuk mengangkat mental pemain lagi," ucap Guardiola ketika itu.
Kini Guardiola berpeluang besar kembali menelan pil pahit untuk kedua kalinya dari wakil Spanyol pada ajang Liga Champions. Tertinggal tiga gol pada leg pertama, membuat perjuangan Guardiola sangat berat untuk memesan tiket ke final. Apalagi skuat mereka dipastikan tidak akan turun dengan kekuatan penuh, setelah ditinggal beberapa pilar utama. Kita tunggu apakah wakil Spanyol kembali jadi mimpi buruk buat Guardiola pada kompetisi kasta tertinggi di Eropa tersebut.
(akr)