Bayern Muenchen Menang, Barcelona Lolos ke Final
Rabu, 13 Mei 2015 - 03:39 WIB
Bayern Muenchen Menang, Barcelona Lolos ke Final
A
A
A
MUNICH - Keangkeran Allianz Arena begitu terasa ketika Bayern Muenchen berhasil mengalahkan Barcelona di pertandingan leg kedua semifinal Liga Champions dengan skor 3-2. Namun pendukung tuan rumah batal melihat tim kesayangan mereka tampil di final ke-13 kalinya setelah kalah agregat 3-5 atas tim tamu.
Ini adalah final kedelapan Barcelona (1991, 1960, 1985, 1993, 2005, 2008, 2010, 2015) di Liga Champions. Siapa lawan yang pantas menemani The Blaugrana di partai pamungkas baru diketahui pada Kamis (14/5/2015) dini hari WIB, yang mempertemukan Real Madrid kontra Juventus di Santiago Bernabeu. Jika Lionel Messi cs berhasil memenangi Liga Champions musim ini, maka itu akan menjadi trofi juara kelima (1991, 2005, 2008, 2010) mereka.
Beralih ke pertandingan, permainan terbuka dipertontonkan kedua tim selama babak pertama berlangsung. Barcelona, yang berstatus sebagai tim tamu lebih mengandalkan serangan balik, sedang tuan rumah terlihat rajin mengurung barisan pertahanan lawan. Namun mereka sering terburu-buru dalam mengatur serangan sehingga hanya mampu menciptakan satu gol di babak pertama lewat Medhi Benatia di menit ketujuh.
Barcelona justru jauh lebih beruntung di interval pertama ini. Strategi serangan balik yang diterapkan Enrique di pertandingan ini terbilang sukses. Pasalnya sepasang gol yang diciptakan Neymar berawal dari permainan counter attack. (Baca juga: Barcelona Unggul, Gerbang Menuju ke Final Makin Terbuka)
Memasuki babak kedua, Bayern sedikitnya harus membutuhkan enam gol tanpa harus kebobolan untuk berangkat ke Berlin. Sedang Barcelona yang sudah memimpin agregat 1-5 membuat tim polesan Luis Enrique leluasa dalam melakukan pergantian pemain. Memasuki babak kedua, Suarez ditarik keluar dan digantikan Pedro.
Walau ini tidak terlalu berdampak buruk terhadap permainan Barcelona, namun Enrique paham masih ada misi lain yang harus dikejar, yakni juara Liga Spanyol. Karenanya dia melakukan pergantian agar pemain bisa mengisi ulang baterai alias tenaga untuk laga lanjutan La Liga nanti.
Beralih ke pertandingan, di babak kedua ini Bayern lebih sedikit mendominasi permainan. Lewandowski dkk terlihat rajin dalam mendobrak barisan pertahanan Barcelona dan upaya untuk memperkecil keadaan baru tercipta di menit ke-59.
Umpan Schweinsteiger sukses diselesaikannya dengan baik oleh Lewandowski lewat tendangan kencang yang tak sanggup dihalau Ter Stegen. Bayern menyamakan skor menjadi 2-2. 15 menit kemudian seisi Allianz Arena kembali bersorak setelah Thomas Mueller sukses mengoyak jala Barcelona dan kedudukan pun kembali berubah menjadi 3-2 untuk kemenangan Bayern.
Meski mampu mencetak gol di babak kedua, asa tuan rumah mencapai final ke-12 di Liga Champions tetap kecil. Mereka masih membutuhkan empat gol, plus tidak boleh kemasukan lagi.
Ini adalah final kedelapan Barcelona (1991, 1960, 1985, 1993, 2005, 2008, 2010, 2015) di Liga Champions. Siapa lawan yang pantas menemani The Blaugrana di partai pamungkas baru diketahui pada Kamis (14/5/2015) dini hari WIB, yang mempertemukan Real Madrid kontra Juventus di Santiago Bernabeu. Jika Lionel Messi cs berhasil memenangi Liga Champions musim ini, maka itu akan menjadi trofi juara kelima (1991, 2005, 2008, 2010) mereka.
Beralih ke pertandingan, permainan terbuka dipertontonkan kedua tim selama babak pertama berlangsung. Barcelona, yang berstatus sebagai tim tamu lebih mengandalkan serangan balik, sedang tuan rumah terlihat rajin mengurung barisan pertahanan lawan. Namun mereka sering terburu-buru dalam mengatur serangan sehingga hanya mampu menciptakan satu gol di babak pertama lewat Medhi Benatia di menit ketujuh.
Barcelona justru jauh lebih beruntung di interval pertama ini. Strategi serangan balik yang diterapkan Enrique di pertandingan ini terbilang sukses. Pasalnya sepasang gol yang diciptakan Neymar berawal dari permainan counter attack. (Baca juga: Barcelona Unggul, Gerbang Menuju ke Final Makin Terbuka)
Memasuki babak kedua, Bayern sedikitnya harus membutuhkan enam gol tanpa harus kebobolan untuk berangkat ke Berlin. Sedang Barcelona yang sudah memimpin agregat 1-5 membuat tim polesan Luis Enrique leluasa dalam melakukan pergantian pemain. Memasuki babak kedua, Suarez ditarik keluar dan digantikan Pedro.
Walau ini tidak terlalu berdampak buruk terhadap permainan Barcelona, namun Enrique paham masih ada misi lain yang harus dikejar, yakni juara Liga Spanyol. Karenanya dia melakukan pergantian agar pemain bisa mengisi ulang baterai alias tenaga untuk laga lanjutan La Liga nanti.
Beralih ke pertandingan, di babak kedua ini Bayern lebih sedikit mendominasi permainan. Lewandowski dkk terlihat rajin dalam mendobrak barisan pertahanan Barcelona dan upaya untuk memperkecil keadaan baru tercipta di menit ke-59.
Umpan Schweinsteiger sukses diselesaikannya dengan baik oleh Lewandowski lewat tendangan kencang yang tak sanggup dihalau Ter Stegen. Bayern menyamakan skor menjadi 2-2. 15 menit kemudian seisi Allianz Arena kembali bersorak setelah Thomas Mueller sukses mengoyak jala Barcelona dan kedudukan pun kembali berubah menjadi 3-2 untuk kemenangan Bayern.
Meski mampu mencetak gol di babak kedua, asa tuan rumah mencapai final ke-12 di Liga Champions tetap kecil. Mereka masih membutuhkan empat gol, plus tidak boleh kemasukan lagi.
(bbk)