Sejarah Buruk Jersey Klasik Hantui Juventus di Final
Rabu, 20 Mei 2015 - 17:47 WIB
Sejarah Buruk Jersey Klasik Hantui Juventus di Final
A
A
A
BERLIN - Juventus dan Barcelona akan memakai jersey klasik dengan motif garis pada final Liga Champion musim 2014-2015 yang akan berlangsung Olympiastadion, Berlin, Minggu (7/6) dini hari WIB mendatang. UEFA (Federasi Sepak Bola Uni Eropa) telah mengonfirmasu bahwa skuat berjuluk Si Nyonya Tua akan mengenakan jersey kebesaran mereka yakni garis hitan dan putih dengan kaus kaki dan celana berwarna senada yakni putih.
Sementara kubu La Blaugrana -julukan Barca- akan memakai jersey kaos khas warna Catalan yakni garis biru dan merah, dengan celana pendek berwarna biru dan kasus kaki merah dengan strip. Meski begitu, sejarah menunjukkan jersey khas I Bianconeri dengan garis zebra tidak membawa keberuntungan buat klub wakil Italia itu pada Final kompetisi kasta tertinggi di Eropa
Juventus memakai jersey khas mereka sebanyak lima kali, namun klub raksasa asal Turin itu hanya mampu meraih kemenangan satu kali yakni ketika mengalahkan Liverpool di Hysel pada tahun 1985. Sementara itu Juventus pernah dipaksa takluk selama lima kali pada partai puncak yakni oleh Ajax Amsterdam pada 1973, Hamburger SV 1983, Real Madrid 1998 dan dipermalukan AC Milan pada 2003.
Entah karena ingin mendatangkan keberuntungan, Juventus memakai jersey berwarna biru tanpa garis dengan simbol bintang di bahu. Mengenakan jersey baru, Juve langsung sukses keluar sebagai juara dengan mengalahkan Ajax Amsterdam lewat drama adu penalti pada 1996 silam. Kemudian setahun berselang mereka kalah 3-1 oleh Borussia Dortmund, kembali dengan jersey bergaris.
Sementara di sisi lain, Barcelona meraih kejayaan dengan jersey khas mereka berwarna bendera Catalan. Skuat La Blaugrana memenangkan final empat kali dan tiga kali tersungkur yakni saat berkunjung ke Milan pada 1994 dan Benfica di tahun 1961. Sementara dengan mengenakan jersey yang sama, Barca keluar sebagai sejarah pada tahun 1992, 2006, 2009 dan 2011.
Koleksi Gelar
Klub Juara Runner-Up Tahun Juara Tahun Runner-Up
Barcelona 4 3 1992, 2006, 2009, 2011 1961, 1986, 1994
Juventus 2 5 1985, 1996 1973, 1983, 1997, 1998, 2003
Sementara kubu La Blaugrana -julukan Barca- akan memakai jersey kaos khas warna Catalan yakni garis biru dan merah, dengan celana pendek berwarna biru dan kasus kaki merah dengan strip. Meski begitu, sejarah menunjukkan jersey khas I Bianconeri dengan garis zebra tidak membawa keberuntungan buat klub wakil Italia itu pada Final kompetisi kasta tertinggi di Eropa
Juventus memakai jersey khas mereka sebanyak lima kali, namun klub raksasa asal Turin itu hanya mampu meraih kemenangan satu kali yakni ketika mengalahkan Liverpool di Hysel pada tahun 1985. Sementara itu Juventus pernah dipaksa takluk selama lima kali pada partai puncak yakni oleh Ajax Amsterdam pada 1973, Hamburger SV 1983, Real Madrid 1998 dan dipermalukan AC Milan pada 2003.
Entah karena ingin mendatangkan keberuntungan, Juventus memakai jersey berwarna biru tanpa garis dengan simbol bintang di bahu. Mengenakan jersey baru, Juve langsung sukses keluar sebagai juara dengan mengalahkan Ajax Amsterdam lewat drama adu penalti pada 1996 silam. Kemudian setahun berselang mereka kalah 3-1 oleh Borussia Dortmund, kembali dengan jersey bergaris.
Sementara di sisi lain, Barcelona meraih kejayaan dengan jersey khas mereka berwarna bendera Catalan. Skuat La Blaugrana memenangkan final empat kali dan tiga kali tersungkur yakni saat berkunjung ke Milan pada 1994 dan Benfica di tahun 1961. Sementara dengan mengenakan jersey yang sama, Barca keluar sebagai sejarah pada tahun 1992, 2006, 2009 dan 2011.
Koleksi Gelar
Klub Juara Runner-Up Tahun Juara Tahun Runner-Up
Barcelona 4 3 1992, 2006, 2009, 2011 1961, 1986, 1994
Juventus 2 5 1985, 1996 1973, 1983, 1997, 1998, 2003
(akr)