Gregorz Krychowiak, Mimpi yang Jadi Kenyataan
Kamis, 28 Mei 2015 - 10:13 WIB
Gregorz Krychowiak, Mimpi yang Jadi Kenyataan
A
A
A
WARSZAWA - Ketika saya bergabung dengan Sevilla, di kepala saya adalah bermain di final di Warsawa. Itulah pernyataan pemain Sevilla, Gregorz Krychowiak usai timnya berhasil menaklukan Dnipro 3-2 di Final Liga Europa, Kamis (28/5) dini hari WIB. Ya, impian Krychowiak telah menjadi kenyataan.
Krychowiak bergabung dengan Sevilla di awal musim ini dari Stade de Reims dengan harga transfer hanya 4,5 juta Euro atau Rp64,98 miliar. Harga yang terhitung murah untuk transfer pemain saat ini.
Namun keputusan Sevilla memboyong Krychowiak bukan tanpa alasan. Pasalnya, Krychowiak sudah memiliki bibit untuk menjadi pemain berkelas di masa depan.
Saat membela Stade De Reims pada 2009, Krychowiak mampu membawa Reims promosi ke Ligue 1 Prancis dari Divisi Tiga hanya dalam waktu tiga tahun. Dia pun sempat terpilih sebagai pemain terbaik versi fans Reims.
Kegemilangan Krychowiak terus berlanjut di Sevilla. Kendati baru satu musim bergabung, dia telah menjelma menjadi pemain andalan pelatih Unai Emery baik di Liga Spanyol maupun Liga Europa.
Statistik menunjukkan, Krychowiak masuk ke dalam tiga besar pemain Sevilla yang paling banyak tampil. Rinciannya, Krychowiak tampil di Liga Spanyol 32 kali dan di Liga Europa 13 kali.
Kepercayaan Emery pun dibayar lunas oleh Krychowiak. Di Final, Krychowiak menyumbang satu gol yang memantik semangat Sevilla usai lebih dulu tertinggal dari Dnipro.
"Mencetak gol itu momen yang luar biasa. Saya sangat senang. Saya hampir tidak pernah mencetak gol dan saya mencetak gol sekarang di Warsawa. Sekarang kami menikmati malam ini," kata Krychowiak.
Usai membantu Sevilla menjuarai Liga Europa, Krychowiak punya tugas lain: Membawa Sevilla tampil apik di Liga Champions musim depan. Kompetisi yang pastinya juga diimpikan olehnya.
Krychowiak bergabung dengan Sevilla di awal musim ini dari Stade de Reims dengan harga transfer hanya 4,5 juta Euro atau Rp64,98 miliar. Harga yang terhitung murah untuk transfer pemain saat ini.
Namun keputusan Sevilla memboyong Krychowiak bukan tanpa alasan. Pasalnya, Krychowiak sudah memiliki bibit untuk menjadi pemain berkelas di masa depan.
Saat membela Stade De Reims pada 2009, Krychowiak mampu membawa Reims promosi ke Ligue 1 Prancis dari Divisi Tiga hanya dalam waktu tiga tahun. Dia pun sempat terpilih sebagai pemain terbaik versi fans Reims.
Kegemilangan Krychowiak terus berlanjut di Sevilla. Kendati baru satu musim bergabung, dia telah menjelma menjadi pemain andalan pelatih Unai Emery baik di Liga Spanyol maupun Liga Europa.
Statistik menunjukkan, Krychowiak masuk ke dalam tiga besar pemain Sevilla yang paling banyak tampil. Rinciannya, Krychowiak tampil di Liga Spanyol 32 kali dan di Liga Europa 13 kali.
Kepercayaan Emery pun dibayar lunas oleh Krychowiak. Di Final, Krychowiak menyumbang satu gol yang memantik semangat Sevilla usai lebih dulu tertinggal dari Dnipro.
"Mencetak gol itu momen yang luar biasa. Saya sangat senang. Saya hampir tidak pernah mencetak gol dan saya mencetak gol sekarang di Warsawa. Sekarang kami menikmati malam ini," kata Krychowiak.
Usai membantu Sevilla menjuarai Liga Europa, Krychowiak punya tugas lain: Membawa Sevilla tampil apik di Liga Champions musim depan. Kompetisi yang pastinya juga diimpikan olehnya.
(bbk)