Blatter Persilakan FIFA Diobok-obok

Kamis, 28 Mei 2015 - 14:11 WIB
Blatter Persilakan FIFA...
Blatter Persilakan FIFA Diobok-obok
A A A
ZURICH - Presiden FIFA, Sepp Blatter menegaskan, lembaga pimpinannya tidak akan menghalangi investigasi yang akan dilakukan FBI dan Kepolisian Swiss usai sembilan petinggi FIFA ditangkap, Rabu (27/5) waktu setempat. Menurutnya, hal itu sejalan dengan yang diinginkan FIFA untuk memberantas korupsi ditubuhnya.

Seperti diketahui, FIFA sedang dihantam kasus penyuapan, korupsi, dan pencucian uang. Hal itu terungkap setelah FBI menangkap sembilan petinggi FIFA yang diduga melakukan pencucian uang dan penyuapan.

Tidak hanya itu, secara terpisah Kepolisian Swiss juga tengah menginvestigasi FIFA karena dugaan korupsi dalam proses pemilihan tuan rumah Piala Dunia 2018 dan 2022 yang akan dilaksanakan di Russia dan Qatar.

"Jelas, kami menyambut baik investigasi dari FBI dan Kepolisian Swiss, dan percaya itu akan membantu kami, yang berkomitmen menjauhkan penyalahgunaan apapun di sepak bola," kata Blatter di Talksport.

Bagi FIFA, kasus ini jelas hantaman telak. Bagaimana tidak, hujan kritik kepada otoritas tertinggi sepak bola dunia itu terus turun pasca kasus ini mengemuka.

UEFA misalnya, otoritas sepak bola Eropa itu langsung meminta FIFA menunda Kongres untuk memilih Presiden baru, yang rencananya digelar pada Jumat (29/5) waktu setempat. UEFA menilai, Kongres baru akan bisa dilakukan dalam waktu enam bulan ke depan.

Kritik lain datang dari mantan pemain timnas Prancis, David Ginola. Pria yang sempat maju sebagai calon Presiden FIFA ini dengan lantang menyebut FIFA sebagai sarang koruptor. Ginola secara tidak langsung meminta Blatter untuk mundur.

"Tepat dari atas, kita harus mengganti setiap elemen," kata Ginola.

Blatter sendiri menambahkan, lembaga pimpinannya itu sangat tidak mentolerir tindakan korupsi atau semacamnya. Dengan tegas, Blatter mengungkapkan FIFA akan mengenakan sanksi dilarang aktif di sepak bola kepada mereka yang melakukan tindakan korupsi.

"Saya ingin membuatnya jelas. Tindakan penyelewengan semacam itu tidak mendapat toleransi di sepak bola dan kami akan memastikan mereka yang terlibat dikeluarkan dari sepak bola," tutup Blatter.
(bbk)
Berita Terkini
Live Streaming Premier...
Live Streaming Premier Padel Malaga 2026 di VISION+: Jadwal Tanding dari Awal Sampai Final
2 jam yang lalu
FIFA Setujui Permintaan...
FIFA Setujui Permintaan Khusus ArgentinaPakai Jersey Biru Tua Saat Lawan Inggris
2 jam yang lalu
Kilas Balik Piala Dunia:...
Kilas Balik Piala Dunia: Prancis Permalukan Spanyol 3-1
4 jam yang lalu
Skuad Prancis Jadi Korban...
Skuad Prancis Jadi Korban Rasisme di Piala Dunia 2026, Bek Spanyol Meradang
5 jam yang lalu
Bukan Harry Kane atau...
Bukan Harry Kane atau Bellingham, Argentina Waspadai Declan Rice Jelang Semifinal Piala Dunia 2026
6 jam yang lalu
Wasit Piala Dunia 2026...
Wasit Piala Dunia 2026 yang Dicoret FIFA Ditemukan Meninggal Dunia, Polisi Turun Tangan
7 jam yang lalu
Infografis
Prediksi Poin Ranking...
Prediksi Poin Ranking FIFA Timnas Indonesia vs China
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved