Marquez Minta Honda Kerja Keras Demi Susul Rossi
Jum'at, 29 Mei 2015 - 13:48 WIB
Marquez Minta Honda Kerja Keras Demi Susul Rossi
A
A
A
MUGELLO - Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez mendorong Departemen Balap Honda (HRC) untuk melakukan perbaikan elektronik dan sasis pada motor RC213V yang ia nilai terlampau agresif. Menurut Marquez, hanya itu cara agar motornya mampu menyalip Valentino Rossi di Sirkuit Mugello.
Jelang MotoGP Italia akhir pekan ini, pembalap berjuluk Si Bayi Alien baru menduduki peringkat keempat pada klasemen pebalap dengan 69 poin. Ia bahkan baru meraih dua podium, yakni satu kemenangan di Austin, Texas dan finis kedua di Jerez, Spanyol.
"Saya percaya pada keahlian Honda. Kami punya banyak ide dan saya yakin mereka bekerja keras. Update akan datang, dan saya sendiri akan memperbaiki kemampuan. Masalahnya adalah mesin kami sangat agresif," kata Marquez dikutip GPOne, Jumat (29/5/2015).
Marquez pun mengaku telah menyadari hal ini sejak uji coba pascamusim di Valencia, Spanyol akhir tahun lalu. Sang juara dunia bertahan ini bahkan menyatakan bahwa sang tandem, Dani Pedrosa merasakan hal serupa.
"Dengan mesin yang disegel, tentu kami tak bisa mengubahnya. Tapi kami bisa menyiasatinya lewat elektronik dan sasis. Tapi di pekan balap, sangat sulit melakukannya. Mesin terlampau agresif dan saya dan Dani meminta Honda mengubahnya," tutupnya.
Rival abadi Marquez, Rossi, saat ini memimpin klasemen pembalap MotoGP dengan 102 poin. Di depan Marquez, ada dua nama pembalap yang terlihat siap meramaikan perburuan gelar juara musim ini, yakni Jorge Lorenzo (87 poin) dan Andrea Dovizioso (83 poin). (Baca juga : Lorenzo Siap Pertahankan Momentum di Mugello)
Jelang MotoGP Italia akhir pekan ini, pembalap berjuluk Si Bayi Alien baru menduduki peringkat keempat pada klasemen pebalap dengan 69 poin. Ia bahkan baru meraih dua podium, yakni satu kemenangan di Austin, Texas dan finis kedua di Jerez, Spanyol.
"Saya percaya pada keahlian Honda. Kami punya banyak ide dan saya yakin mereka bekerja keras. Update akan datang, dan saya sendiri akan memperbaiki kemampuan. Masalahnya adalah mesin kami sangat agresif," kata Marquez dikutip GPOne, Jumat (29/5/2015).
Marquez pun mengaku telah menyadari hal ini sejak uji coba pascamusim di Valencia, Spanyol akhir tahun lalu. Sang juara dunia bertahan ini bahkan menyatakan bahwa sang tandem, Dani Pedrosa merasakan hal serupa.
"Dengan mesin yang disegel, tentu kami tak bisa mengubahnya. Tapi kami bisa menyiasatinya lewat elektronik dan sasis. Tapi di pekan balap, sangat sulit melakukannya. Mesin terlampau agresif dan saya dan Dani meminta Honda mengubahnya," tutupnya.
Rival abadi Marquez, Rossi, saat ini memimpin klasemen pembalap MotoGP dengan 102 poin. Di depan Marquez, ada dua nama pembalap yang terlihat siap meramaikan perburuan gelar juara musim ini, yakni Jorge Lorenzo (87 poin) dan Andrea Dovizioso (83 poin). (Baca juga : Lorenzo Siap Pertahankan Momentum di Mugello)
(bbk)