Rossi Ngeluh Ban Enggak Bisa Diajak Kompromi
Sabtu, 30 Mei 2015 - 05:07 WIB
Rossi Ngeluh Ban Enggak Bisa Diajak Kompromi
A
A
A
MUGELLO - Predikat sebagai penguasa Sirkuit Mugello sejak 2002-2008 ternyata bukan jaminan bahwa Valentino Rossi bakal tampil sempurna selama sesi latihan pertama dan kedua, Jumat (29/5/2015) kemarin. Pemilik nomor 46 itu justru terlihat keteteran dalam mencatatkan waktu terbaiknya di kandangnya sendiri.
Pada sesi pembuka Rossi mencatatkan waktu terbaik keenam dengan 1 menit 48.325 detik. Alih-alih ingin memperbaiki catatan waktunya, joki Movistar Yamaha itu malah terlempar ke urutan kesembilan dengan 1 menit 48.211 detik atau selisih 0.732 detik dari Andrea Dovizioso, yang berhasil menutup sesi latihan pembuka sebagai yang tercepat.
Berarti Rossi diharuskan bekerja keras di dua sesi berikutnya (sesi ketiga dan kualifikasi), jika ia ingin menutup puasa kemenangan di Mugello sejak 2008 lalu. "Di pagi hari (latihan pertama) saya berhasil memiliki beberapa waktu putaran yang baik. Di sore hari (latihan kedua) kami berjalan dengan baik, saya adalah orang yang pertama dari tiga pembalap yang keluar, tapi kemudian ada beberapa masalah dengan motor. Saya tidak cukup cepat saat pengereman dan murni mengemudi di kurva. Jadi kami membuat modifikasi, tetapi mereka tidak menyukai ide saya dan saya tidak cukup cepat dengan mereka," terang Rossi seperti dikutip Speedweek, Sabtu (30/5/2015).
Juara dunia sembilan kali itu menjelaskan bahwa posisi kesembilan bukan hasil yang bagus. Karena ada beberapa masalah terjadi terutama bagian ban yang kurang bisa diajak kompromi saat mengaspal di Sirkuit Mugello.
"Tempat kesembilan adalah hasil buruk, karena kami mengubah ban. Saya awalnya mencoba ban keras depan dan ban belakang keras, karena kita membutuhkan beberapa data. Sayangnya, ban yang digunakan tidak memiliki cukup grip di lintasan ini. Kita harus bekerja untuk meningkatkan turn-in dan kelincahan motor. Kita harus merawat ban dan ban depan tidak begitu buruk, namun masih ada ban belakang untuk mengejar ketinggalan."
Pada sesi pembuka Rossi mencatatkan waktu terbaik keenam dengan 1 menit 48.325 detik. Alih-alih ingin memperbaiki catatan waktunya, joki Movistar Yamaha itu malah terlempar ke urutan kesembilan dengan 1 menit 48.211 detik atau selisih 0.732 detik dari Andrea Dovizioso, yang berhasil menutup sesi latihan pembuka sebagai yang tercepat.
Berarti Rossi diharuskan bekerja keras di dua sesi berikutnya (sesi ketiga dan kualifikasi), jika ia ingin menutup puasa kemenangan di Mugello sejak 2008 lalu. "Di pagi hari (latihan pertama) saya berhasil memiliki beberapa waktu putaran yang baik. Di sore hari (latihan kedua) kami berjalan dengan baik, saya adalah orang yang pertama dari tiga pembalap yang keluar, tapi kemudian ada beberapa masalah dengan motor. Saya tidak cukup cepat saat pengereman dan murni mengemudi di kurva. Jadi kami membuat modifikasi, tetapi mereka tidak menyukai ide saya dan saya tidak cukup cepat dengan mereka," terang Rossi seperti dikutip Speedweek, Sabtu (30/5/2015).
Juara dunia sembilan kali itu menjelaskan bahwa posisi kesembilan bukan hasil yang bagus. Karena ada beberapa masalah terjadi terutama bagian ban yang kurang bisa diajak kompromi saat mengaspal di Sirkuit Mugello.
"Tempat kesembilan adalah hasil buruk, karena kami mengubah ban. Saya awalnya mencoba ban keras depan dan ban belakang keras, karena kita membutuhkan beberapa data. Sayangnya, ban yang digunakan tidak memiliki cukup grip di lintasan ini. Kita harus bekerja untuk meningkatkan turn-in dan kelincahan motor. Kita harus merawat ban dan ban depan tidak begitu buruk, namun masih ada ban belakang untuk mengejar ketinggalan."
(bbk)