Seru, Dua Pemain Indonesia Susah Payah di Kualifikasi Pertama
Selasa, 02 Juni 2015 - 14:34 WIB
Seru, Dua Pemain Indonesia Susah Payah di Kualifikasi Pertama
A
A
A
JAKARTA - Bukan tugas mudah bagi Sony Dwi Kuncoro untuk memenangkan pertandingan awal di BCA Indonesia Open Super Serier Premier 2015. Pada babak kualifikasi, Selasa (2/6/2015), Sony harus bertarung sengit melawan wakil Amerika Serikat, Sattawat Pongnairat.
Pada game pertama Sony dikalahkan dengan skor 17-21. Namun ia bisa membalasnya pada dua set penentuan. Sony menang 21-13 dan 21-2.
"Tadi game pertama saya mainnya terlalu santai sehingga kecolongan oleh lawan. Namun di game kedua dan ketiga, saya berusaha bermain lebih menekan dan juga sisi kelemahan lawan sudah saya ketahui," ungkapnya.
Pada final kualifikasi sore nanti, Sony akan berjumpa pemain muda bernama Anthony Ginting. Sebelumnya Antony sukses menundukan Andre Kurniawan Tedjono dengan skor 21-15 dan 21-16.
Di laga lainnya Jonatan Cristie juga harus melewati tiga set untuk memenangkan pertandingan. Menghadapi rekannya di Pelatnas, Firman Abdul Kholik, Jonatan menang 21-16, 19-21 dan 24-22.
"Kunci kemenangan saya adalah bermain lebih berani, saya tidak ragu-ragu dalam membuat keputusan di lapangan," kata Jonatan yang dikutip dari situs resmi PBSI.
"Saat kedudukan genting di game ketiga, kami sama-sama grogi, maklum saja ini kan poin penting. Poin ini saya dapat lewat permainan net, padahal Firman sudah menjaga di depan net, namun saya lebih berani," tambahnya.
Meski sudah mengantongi satu kemenangan, namun Jonatan belum lolos ke babak pertama. Ia harus meraih satu kemenangan lagi dan hal itu bisa didapat sang pemain jika mampu mengalahkan unggulan pertama kualifikasi asal Thailand, Boonsak Ponsana.
Pada game pertama Sony dikalahkan dengan skor 17-21. Namun ia bisa membalasnya pada dua set penentuan. Sony menang 21-13 dan 21-2.
"Tadi game pertama saya mainnya terlalu santai sehingga kecolongan oleh lawan. Namun di game kedua dan ketiga, saya berusaha bermain lebih menekan dan juga sisi kelemahan lawan sudah saya ketahui," ungkapnya.
Pada final kualifikasi sore nanti, Sony akan berjumpa pemain muda bernama Anthony Ginting. Sebelumnya Antony sukses menundukan Andre Kurniawan Tedjono dengan skor 21-15 dan 21-16.
Di laga lainnya Jonatan Cristie juga harus melewati tiga set untuk memenangkan pertandingan. Menghadapi rekannya di Pelatnas, Firman Abdul Kholik, Jonatan menang 21-16, 19-21 dan 24-22.
"Kunci kemenangan saya adalah bermain lebih berani, saya tidak ragu-ragu dalam membuat keputusan di lapangan," kata Jonatan yang dikutip dari situs resmi PBSI.
"Saat kedudukan genting di game ketiga, kami sama-sama grogi, maklum saja ini kan poin penting. Poin ini saya dapat lewat permainan net, padahal Firman sudah menjaga di depan net, namun saya lebih berani," tambahnya.
Meski sudah mengantongi satu kemenangan, namun Jonatan belum lolos ke babak pertama. Ia harus meraih satu kemenangan lagi dan hal itu bisa didapat sang pemain jika mampu mengalahkan unggulan pertama kualifikasi asal Thailand, Boonsak Ponsana.
(bep)