Bonucci: Bukan Soal Menyerang lawan Bertahan
Sabtu, 06 Juni 2015 - 17:14 WIB
Bonucci: Bukan Soal Menyerang lawan Bertahan
A
A
A
BERLIN - Bek Juventus, Leonardo Bonucci menganggap, partai final Liga Champions antara timnya melawan Barcelona bukanlah pertarungan antara sepak bola menyerang melawan bertahan. Menurutnya, Juventus tidak akan bermain bertahan.
Pertemuan Barcelona dan Juventus seolah merepresentasikan dua kultur sepak bola yang berbeda, Spanyol dan Italia. Sepak bola Spanyol terkenal dengan permainan atraktif dan menyerang sementara sepak bola Italia dikenal dengan pertahanan yang kuat. Statistik pun seolah berbicara demikian.
Barcelona dengan trio Neymar, Messi, dan Suarez telah menciptakan 28 gol di Liga Champions musim ini. Torehan tersebut merupakan yang terbanyak.
Sementara Juventus masuk ke dalam 10 besar tim yang paling sedikit kebobolan. Bianconeri -julukan Juventus- hanya kebobolan tujuh kali hingga mereka menjejakan kakinya di partai final.
"Pertandingan ini tidak bisa disimpulkan sebagai sepak bola menyerang Barcelona melawan pertahanan kuat Juventus. Kami akan mengeluarkan penampilan terbaik seperti saat kami melawan Borussia Dortmund di babak 16 besar," ujar Bonucci di situs resmi UEFA.
Bonucci mengakui Barcelona memang memiliki kualitas satu tingkat di atas Juventus. Namun atmosfer parta final menurutnya punya pengaruh lebih kepada para penggawa Juve.
"Kami ke sini tahu bahwa kami satu tingkat di bawah Barcelona, tetapi ini final. Satu pertandingan maka segala macam perbedaan akan hilang. Ini akan tergantung deengan diri kami, untuk bermain. Kami ke sini bukan untuk kalah," tutup Bonucci.
Pertemuan Barcelona dan Juventus seolah merepresentasikan dua kultur sepak bola yang berbeda, Spanyol dan Italia. Sepak bola Spanyol terkenal dengan permainan atraktif dan menyerang sementara sepak bola Italia dikenal dengan pertahanan yang kuat. Statistik pun seolah berbicara demikian.
Barcelona dengan trio Neymar, Messi, dan Suarez telah menciptakan 28 gol di Liga Champions musim ini. Torehan tersebut merupakan yang terbanyak.
Sementara Juventus masuk ke dalam 10 besar tim yang paling sedikit kebobolan. Bianconeri -julukan Juventus- hanya kebobolan tujuh kali hingga mereka menjejakan kakinya di partai final.
"Pertandingan ini tidak bisa disimpulkan sebagai sepak bola menyerang Barcelona melawan pertahanan kuat Juventus. Kami akan mengeluarkan penampilan terbaik seperti saat kami melawan Borussia Dortmund di babak 16 besar," ujar Bonucci di situs resmi UEFA.
Bonucci mengakui Barcelona memang memiliki kualitas satu tingkat di atas Juventus. Namun atmosfer parta final menurutnya punya pengaruh lebih kepada para penggawa Juve.
"Kami ke sini tahu bahwa kami satu tingkat di bawah Barcelona, tetapi ini final. Satu pertandingan maka segala macam perbedaan akan hilang. Ini akan tergantung deengan diri kami, untuk bermain. Kami ke sini bukan untuk kalah," tutup Bonucci.
(bbk)