Wawrinka yang Tak Disukai Djokovic-Murray

Minggu, 07 Juni 2015 - 08:58 WIB
Wawrinka yang Tak Disukai...
Wawrinka yang Tak Disukai Djokovic-Murray
A A A
KETIKA setahun lalu ditaklukkan Guillermo Garcia Lopez dalam babak awal di stadion yang sama, tidak banyak yang terhenyak.

Bahkan, koran Prancis menulisnya sebagai kekalahan yang sangat wajar karena di sana tempat Stanilas Wawrinka sesungguhnya. Ejekan yang menyakitkan, tapi juga sekaligus menunjukkan fakta yang sesungguhnya. Sejak Roger Federer tahun 2004 memenangkan dua kali grand slam, hanya Novak Djokovic, Andy Murray, dan Rafael Nadal yang bisa menyamainya. Wawrinka dimasukkan kategori juara kebetulan bersama Martin del Potro, Marat Safin, dan Marin Cilic.

“Permainan saya memang tidak sekonstan the big four (Federer, Nadal, Djokovic, Murray). Saya jauh di bawah mereka,“ katanya, merendah. Sebelum menjungkalkan Joe Wilfied Tsonga (6-3, 6-7, 7-6, 6-4) di semifinal, pria yang masa kecilnya dihabiskan di sebuah daerah pertanian di Lausanne, Swiss Barat, ini juga sama sekali tak dianggap. Tidak terkecuali oleh panitia Roland Garros.

Pada babak kedua, ketika harus melawan petenis Serbia Dusan Lajovic, Wawrinka harus menyelesaikan laganya di Court 2. Memang tak terdengar lalu lalang suara kendaraan. Namun, court ini bukanlah tempat yang layak untuk pemain yang pernah memenangkan trofi grand slam. Betapa tidak, tribune untuk wartawan hanya muat 10 orang, itu pun harus berdesakan dengan keluarga pemain.

Magnus Norman, pelatih Wawrinka, memilih duduk di bangku khusus untuk keluarga pemain ketimbang berdesakan di boks pelatih musuhnya. Di bagian atas court 2, ada semacam tribune kosong yang menjadikan penonton bebas lalu lalang. Wawrinka bahkan sempat protes kepada panitia karena beberapa pintu ke stadion dibiarkan terbuka. Perlakuan tak enak dari panitia dirasakan sejak awal. Kisruh rumah tangganya dengan Ilham, wanita yang memberikan satu anak, tertulis dalam buku panduan resmi Roland Garros.

“Seharusnya hanya tentang tenis, tapi mengapa rumah tangga saya masuk juga dalam buku resmi Roland Garros?“ katanya, kesal. Wawrinka dan Ilham kini memang resmi memasuki proses perceraian setelah sempat rujuk beberapa bulan. “Tapi, di sinilah turnamen kesayangan saya,“ katanya, kepada wartawan yang memenuhi main press room di Phillipe Chartier, satu jam setelah mengalahkan Tsonga. Tidak peduli dukungan penuh kepada petenis tuan rumah, tidak peduli siulan ejekan akibat keributan di ruang ganti saat Turnamen Piala Davis di Lille, Wawrinka menyingkirkan harapan tuan rumah.

Wawrinka memiliki kenangan manis di Roland Garros, khususnya tahun 2003, ketika menjadi juara untuk kategori junior. Di final, Wawrinka akan menantang Djokovic yang mengalahkan Murra di semifinal, kemarin. Djokovic menang 6-3, 6-3,5-7, 5-7, 6-1. Meski secara statistik rekornya sangat negatif melawan the big four, di kalangan wartawan Swiss, Wawrinka dianggap kuda hitam yang bisa lepas dari julukan juara kebetulan.

Di Australia Terbuka setahun lalu, Wawrinka memaksa Djokovic bermain lima set, sebelum akhirnya Djokovic juara. “Permainan saya tidak disukai Djokovic dan Murray,“ katanya.

Laporan Koresponden Koran Sindo
Krisna Diantha
Prancis
(ars)
Berita Terkait
Penunjang Kinerja Profesional...
Penunjang Kinerja Profesional dengan Mobilitas Tinggi
Fasilitasi Anak Hadapi...
Fasilitasi Anak Hadapi Dunia Digital Tanpa Tekanan
Perjuangan Nicky Sonjaya...
Perjuangan Nicky Sonjaya Berdayakan Masyarakat Tuai Hasil Manis
Ingin Bermanfaat buat...
Ingin Bermanfaat buat Orang Lain, Septia Yetri Opani Lakukan Ini
Layanan Teknologi Bantu...
Layanan Teknologi Bantu RS di Vietnam Tangani Pasien Covid-19
5 Tips dan Trik Bekerja...
5 Tips dan Trik Bekerja atau Belajar Produktif di Rumah
Berita Terkini
Shin Tae-yong Bawa Gerbong...
Shin Tae-yong Bawa Gerbong Lama Tim Pelatih Timnas Indonesia ke Persija
3 jam yang lalu
Shin Tae-yong Resmi...
Shin Tae-yong Resmi Jadi Pelatih Persija Jakarta
5 jam yang lalu
Insiden Penembakan Dekat...
Insiden Penembakan Dekat Markas Timnas Inggris Bayangi Piala Dunia 2026
6 jam yang lalu
Team RSTelkomsel 5G...
Team RSTelkomsel 5G Juarai Grup R pada Putaran 2 Kejurnas Sprint Rally 2026
6 jam yang lalu
Jonatan Christie Rehat...
Jonatan Christie Rehat dari Bulu Tangkis usai Gagal Juara Indonesia Open 2026
8 jam yang lalu
Christian Eriksen Kembali...
Christian Eriksen Kembali Kolaps di Lapangan saat Uji CobaDenmark vs Ukraina
10 jam yang lalu
Infografis
10 Bendera Negara Paling...
10 Bendera Negara Paling Unik di Dunia, Ada yang Bergambar Naga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved