Satlak Prima Berharap Ada Kejutan

Selasa, 09 Juni 2015 - 09:14 WIB
Satlak Prima Berharap...
Satlak Prima Berharap Ada Kejutan
A A A
SINGAPURA - Perburuan medali emas kontingen Indonesia kedodoran pada hari ketiga. Beberapa cabang olahraga yang diharapkan bisa menambah koleksi emas ternyata gagal memenuhi target.

Merah Putih makin tertinggal dari Singapura, Thailand, dan Vietnam. Salah satunya adalah cabor kano. Target tim kano dan kayak Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) meleset dengan perolehan medali perak atas nama Erni Sokoy pada nomor perlombaan K-1 putri 500 meter SEA Games 2015 di Teluk Marina Singapura, Senin kemarin.

”Erni terlambat ambil start. Untuk perlombaan jarak kurang dari 1.000 meter, atlet harus terus mengejar lawan. Tapi, lawan-lawan Erni tadi memang bagus,” kata Manajer tim perahu kano dan kayak PODSI Hari Sidarta setelah perlombaan di Singapura. Erni Sokoy semula ditargetkan menambah medali emas bagi kontingen Indonesia dengan catatan waktu satu menit 59,986 detik setelah atlet Singapura Jiexian Stephenie Chen.

Selanjutnya tim kano dan kayak Indonesia masih berharap dapat tambahan medali pada nomor perlombaan 200 meter putra dan 200 meter putri demi mencapai target total empat medali emas. Kondisi ini membuat Satuan Pelaksana (Satlak) Program Indonesia Emas (Prima) berharap cabor permainan mampu memberikan kejutan.

”Hingga hari ini memang belum ada emas dari cabang permainan. Cabor permainan banyak yang belum dipertandingkan. Kami berharap ada kejutan,” kata Koordinator Cabor Permainan Satlak Prima Mimi Irawan di Singapura. Pada SEA Games 2015 Indonesia turun pada 11 cabor permainan. Saat ini cabang yang sudah mulai bertanding adalah sepak bola, tenis meja, sepak takraw, sofbol, polo air, petanque, dan tenis. Cabor lain seperti bulu tangkis akan dimulai Kamis (10/6), dan basket dimulai Rabu (9/6), sedangkan voli mulai Kamis (10/6).

Sementara itu, Lindswell Kwok menuntaskan misinya meraih emas kedua . Emas kedua diraih atet putri andalan Indonesia dari nomor Taijijian atau pedang. Turun di urutan ketiga, Lindswell tampil apik menunjukkan kemampuan memainkan pedang dan gerakan-gerakan sulit. Dia berhasil mencatatkan nilai tertinggi 9,73.

Raikhul amar/antara
(ars)
Berita Terkait
Bikin Sulit Bernapas,...
Bikin Sulit Bernapas, Hindari Pemicu Asma dengan Mosehat
Kejutkan Pelanggan,...
Kejutkan Pelanggan, Brand Fashion Lokal Ini Bagikan Pandora Box
Mengandung Ekstrak Daun...
Mengandung Ekstrak Daun Kelor, Mosehat Diyakini Mampu Luruhkan Batu Ginjal
Jaga Kebersihan Lantai...
Jaga Kebersihan Lantai agar Selalu Nyaman Berada di Rumah
Dukung Pemulihan Pariwisata,...
Dukung Pemulihan Pariwisata, Eazy Property Lavaya Bali Gelar Soft Launching
Penunjang Kinerja Profesional...
Penunjang Kinerja Profesional dengan Mobilitas Tinggi
Berita Terkini
Daftar Lengkap Skuad...
Daftar Lengkap Skuad Timnas Korea di Piala Dunia 2026: Son Jadi Motor, Bek Muda Cho Wi-je Debut
2 jam yang lalu
FIFA Terapkan Teknologi...
FIFA Terapkan Teknologi Offside Baru di Piala Dunia 2026, Bendera Tak Lagi Terlambat Diangkat
3 jam yang lalu
Manchester City Jadi...
Manchester City Jadi Klub dengan Wakil Terbanyak di Piala Dunia 2026
4 jam yang lalu
Frans Putros, Pemain...
Frans Putros, Pemain Aktif Liga Indonesia Pertama di Piala Dunia 2026
4 jam yang lalu
Leo/Daniel Gugur, Tiga...
Leo/Daniel Gugur, Tiga Wakil Merah Putih Tembus 16 Besar Indonesia Open 2026
16 jam yang lalu
Perjalanan Rifat Siapkan...
Perjalanan Rifat Siapkan Generasi Ketiga Keluarga Sungkar di Dunia Balap
19 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved