Garuda Muda Paksa Pelatih Singapura Mengundurkan Diri
Jum'at, 12 Juni 2015 - 03:36 WIB
Garuda Muda Paksa Pelatih Singapura Mengundurkan Diri
A
A
A
KALLANG - Tersingkirnya timnas Singapura U-23 dari ajang SEA Games 2015 setelah dikalahkan Indonesia U-23 di babak penyisihan Grup A telah memaksa pelatih tim berjuluk, Young Lions, Aide Iskandar memutuskan mengundurkan diri dari jabatannya. Setelah dua tahun membesut skuat Singapura, Aide memutuskan untuk berhenti menangani tim tuan rumah SEA Games 2015 itu sesaat setelah timnya tersingkir.
"Bermula dua tahun lalu, saya mencoba membangun tim ini untuk SEA Games kali ini. Saya menemui banyak tantangan sebagai pelatih. Saya baru saja menungdurkan diri dari jabatan saya. Saya sangat berterima kasih atas segala dukungan kalian, saya ingin kembali kepada keluarga saya sekarang. Mereka sudah lama menunggu untuk ini," jelas Aide, yang juga legenda sepakbola Singapura itu dilansir ESPN, Jumat (12/6/2015).
Kekalahan Singapura U-23 dari Garuda Muda lewat gol tunggal Evan Dimas, membuat skuat besutan Aide itu harus puas mengakhiri fase Grup A di posisi ketiga. Pada SEA Games edisi ke-28 ini, Singapura hanya mampu meraih enam poin dari empat penampilan. Mereka merengkuh kemenangan dari Filipina dan Kamboja, serta harus keok dari Myanmar dan Indonesia. Hasil ini membuat Singapura gagal melaju ke semifinal, dan jadi pukulan buat publik tuan rumah.
Pelatih berusia 40 tahun itu juga mengatakan banyak pemain Singapura yang masih muda yang menurutnya layak mendapatkan juru taktik yang lebih baik. "Saya mengatakan kepada mereka, kekalahan ini dapat membuat mereka menjadi jauh lebih kuat. Saya ingin ucapkan terima kasih atas daya juang mereka," tandasnya.
Semenjak menangani Singapura U-23 pada 2013 lalu, pretasi terbaik Aide adalah menuntun Young Lions meraih tempat ketiga di SEA Games 2013 yang berlangsung di Myanmar. Sementara sebagai pemain, ia pernah memenangkan tiga trofi Piala AFF termasuk pada dua periode yakni 2004 dan 2007 sebagai kapten tim.
"Bermula dua tahun lalu, saya mencoba membangun tim ini untuk SEA Games kali ini. Saya menemui banyak tantangan sebagai pelatih. Saya baru saja menungdurkan diri dari jabatan saya. Saya sangat berterima kasih atas segala dukungan kalian, saya ingin kembali kepada keluarga saya sekarang. Mereka sudah lama menunggu untuk ini," jelas Aide, yang juga legenda sepakbola Singapura itu dilansir ESPN, Jumat (12/6/2015).
Kekalahan Singapura U-23 dari Garuda Muda lewat gol tunggal Evan Dimas, membuat skuat besutan Aide itu harus puas mengakhiri fase Grup A di posisi ketiga. Pada SEA Games edisi ke-28 ini, Singapura hanya mampu meraih enam poin dari empat penampilan. Mereka merengkuh kemenangan dari Filipina dan Kamboja, serta harus keok dari Myanmar dan Indonesia. Hasil ini membuat Singapura gagal melaju ke semifinal, dan jadi pukulan buat publik tuan rumah.
Pelatih berusia 40 tahun itu juga mengatakan banyak pemain Singapura yang masih muda yang menurutnya layak mendapatkan juru taktik yang lebih baik. "Saya mengatakan kepada mereka, kekalahan ini dapat membuat mereka menjadi jauh lebih kuat. Saya ingin ucapkan terima kasih atas daya juang mereka," tandasnya.
Semenjak menangani Singapura U-23 pada 2013 lalu, pretasi terbaik Aide adalah menuntun Young Lions meraih tempat ketiga di SEA Games 2013 yang berlangsung di Myanmar. Sementara sebagai pemain, ia pernah memenangkan tiga trofi Piala AFF termasuk pada dua periode yakni 2004 dan 2007 sebagai kapten tim.
(akr)