Skuat Persip Pekalongan Tidak Dijamin Bertahan

Selasa, 16 Juni 2015 - 16:03 WIB
Skuat Persip Pekalongan...
Skuat Persip Pekalongan Tidak Dijamin Bertahan
A A A
PEKALONGAN - Persip Pekalongan tidak menjamin seluruh pemain yang bergabung dalam Turnamen Polda Jateng Cup 2015 kembali membela tim jika kompetisi resmi bergulir. General Manager Persip Aam Ichwan menyatakan, manajemen akan membahas persoalan ini, sebelum bergulirnya kompetisi resmi.
Namun, kalangan suporter menginginkan agar skuad yang ada dan tim pelatih musim ini tetap dipertahankan, karena meski gagal lolos ke babak empat besar, namun performanya dinilai cukup bagus. ''Dari sharing-sharing dengan suporter, mereka ingin tim ini tetap dipertahankan. Tapi menurut kami tidak mungkin semuanya,''ungkap Aam.
Pihaknya juga belum berani memastikan, apakah juru ramu Laskar Kalong Gatot Barnowo musim depan tetap akan dipertahankan. Persip melakoni turnamen dengan hasil akhir cukup tragis, berada di juru kunci dengan nilai 4. Peringkat pertama ditempati oleh PSCS Cilacap (7) dan kedua Persibas Banyumas (6).

Meski menuai hasil buruk, Aam tidak mau menyalahkan pemain. Selama ini, pemain memang tidak dilarang untuk ikut pertandingan antarkampung (tarkam) di sela-sela turnamen, karena mereka juga butuh uang, setelah kompetisi dihentikan.

Setelah ikut tarkam di luar, baru pada H-1, mereka kembali dikumpulkan di Stadion Kota Batik, untuk persiapan laga selanjutnya. ''Tentu dengan kondisi tersebut, pemain jadi tidak bisa maksimal. Tapi dengan melihat di lapangan, pemain sudah sangat luar biasa,''ucapnya.

Usai dikalahkan PSCS Cilacap 1-0, tim Persip langsung dibubarkan. Para pemain pun angkat koper untuk pulang ke tempat asalnya masing-masing. Aam berharap segera ada kejelasan kompetisi.
Selama tidak ada kompetisi, pihaknya tidak akan mengumpulkan pemain lagi.

''Kalau sudah ada kepastian kompetisi mau bergulir, kami baru kumpulkan pemain. Itu masihmenunggu kondisi persepak bolaan di Tanah Air,''ucapnya.

Menurut dia, sebelum membentuk tim baru, tentu juga harus disiapkan pendanaan yang tidak sedikit.
Dana tersebut akan digunakan untuk belanja pemain dan biaya operasional selama kompetisi.''Kami bisanya hanya menunggu. Kan sampai sekarang tidak ada kepastian,''kata dia.
(aww)
Berita Terkait
Bentrok Suporter Persip...
Bentrok Suporter Persip Pekalongan dan Persibat Batang, 10 Orang Ditetapkan Tersangka
Wakil Wali Kota Pekalongan...
Wakil Wali Kota Pekalongan Tinjau Lokasi Terdampak Banjir dan Bagikan Logistik
Alquran Berbahan Marmer...
Alquran Berbahan Marmer di Pekalongan Ini Sungguh Indah
Bawaslu Pekalongan Kembali...
Bawaslu Pekalongan Kembali Aktifkan Pengawasan Ad Hoc
Tampang Perampok Penganiaya...
Tampang Perampok Penganiaya Wanita Pemilik Salon yang Ternyata Kekasih Korban
Viral Berenang Tanpa...
Viral Berenang Tanpa Busana di Air Mancur Alun-Alun Kajen, Pelaku Ngaku Mabuk Kecubung
Berita Terkini
Argentina Terancam Sanksi...
Argentina Terancam Sanksi FIFA, Hukuman Berat Menanti usai Ricuh di Final Piala Dunia 2026
1 jam yang lalu
Terlibat Keributan,...
Terlibat Keributan, Keluarga Pemain Timnas Argentina Ditangkap Polisi AS
2 jam yang lalu
JJ All Star 2026 Jadi...
JJ All Star 2026 Jadi Awal Kebangkitan Equestrian Nasional
9 jam yang lalu
Juara Piala Dunia 2026,...
Juara Piala Dunia 2026, Mengapa Spanyol Dibayar Lebih Murah dari Chelsea?
10 jam yang lalu
Selamat Datang Piala...
Selamat Datang Piala Dunia 2030: Pesta Sepak Bola 6 Negara dan 3 Benua!
15 jam yang lalu
Viral! Momen Pemain...
Viral! Momen Pemain Argentina Tolak Jabat Tangan Trump di Podium Final Piala Dunia 2026
16 jam yang lalu
Infografis
Keterbatasan Strategis...
Keterbatasan Strategis USS Abraham Lincoln: Si ’Benteng Terapung’ yang Tidak Kebal
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved