Pemanasan Global Buat Suhu Trek MotoGP Naik 15 Derajat

Kamis, 18 Juni 2015 - 12:17 WIB
Pemanasan Global Buat...
Pemanasan Global Buat Suhu Trek MotoGP Naik 15 Derajat
A A A
BARCELONA - Perubahan iklim akibat aktivitas masif umat manusia juga berdampak pada kebijakan teknis balap MotoGP. Pada balapan di Sirkuit Catalunya akhir pekan lalu, produsen ban balap Bridgestone dilaporkan kesulitan membuat penyesuaian.

Balapan di Sirkuit Catalunya telah selesai dengan kemenangan keempat secara beruntun Jorge Lorenzo musim ini. Tetapi di balik riuh-rendah kesuksesan Lorenzo, ada peran produsen yang merancang ban khusus untuk menaklukan sirkuit 16 tikungan itu.

Seperti kita ketahui, balapan di Sirkuit Catalunya dijalankan dalam keadaan terik meski hujan sempat turun saat sesi latihan bebas kedua. Situs resmi MotoGP melaporkan, hari pada saat digelarnya balapan merupakan hari terpanas dari semua sesi grand prix di Spanyol, karena mencapai suhu 55°celcius, atau 15° lebih tinggi dari tahun lalu.

Bagaimana produsen ban membantu pembalap mengelola kondisi sirkuit semacam itu? Manejer Pengembangan Ban Balap Bridgestone, Shinji Aoki menjelaskan, pihaknya menyediakan ban dengan kompon lembut.

"Ketika merencanakan alokasi ban untuk GP Catalunya, ban belakang sengaja dibuat dengan senyawa lebih lembut, lebih lembut dari tahun lalu. Pilihan ban belakang lembut membantu mengkompensasi kurangnya grip yang di permukaan aspal trek Catalunya," kata Aoki, dikutip MotoGP, Kamis (18/6/2015).

"Fokus kita adalah bahwa suhu trek untuk balapan tahun ini 15 derajat lebih tinggi dari perlombaan tahun lalu. Umumnya ketika suhu trek mencapai lebih dari 50 derajat, tingkat grip dari aspal berkurang jauh. Jadi kondisi trek untuk balapan tahun ini jauh lebih buruk dari tahun lalu, namun total waktu balapan adalah 3,7 detik lebih cepat dari tahun lalu yang merupakan hasil yang sangat baik bagi kita!" lanjut Aoki.

Sebelumnya diberitakan, Bridgestone telah merekomendasikan dua jenis ban dengan karakter berbeda. Ban kering dengan senyawa kompon lembut, sedang dan keras. Lalu ban basah dengan senyawa kompon keras dan lembut. Dua jenis ban dengan tingkat kelembutan berbeda itu menjadi rekomendasi Bridgstones untuk balapan di Catalunya. (Baca juga : Catalunya Jadi Sirkuit Tersulit Para Pembalap)
(bbk)
Berita Terkait
Motogp Mandalika 2022,...
Motogp Mandalika 2022, Penonton Hari Kedua Membeludak
Ducati Sudah Tepat Merekrutnya...
Ducati Sudah Tepat Merekrutnya di MotoGP 2021
Momen Penonton MotoGP...
Momen Penonton MotoGP Thailand 2024 Dibawa Naik Tuktuk untuk Menuju Tribun
Tak Mau Ketinggalan...
Tak Mau Ketinggalan Aksi Pembalap, Penonton Datangi Sirkuit Mandalika Sejak Pagi
Puncak Arus Balik Penonton...
Puncak Arus Balik Penonton MotoGP Diprediksi Malam Ini, Kemenhub Siapkan Tiket 'Go Show'
Suguhkan 63 Balapan...
Suguhkan 63 Balapan Live, Saksikan Seluruh Rangkaian Seri MotoGP di SPOTV melalui Vision+!
Berita Terkini
Rodri Semprot FIFA:...
Rodri Semprot FIFA: Wasit Abai Lindungi Yamal
24 menit yang lalu
90 Menit yang Bisa Mengubah...
90 Menit yang Bisa Mengubah Takdir Lamine Yamal Jadi Legenda
6 jam yang lalu
Spanyol 2010 vs 2026:...
Spanyol 2010 vs 2026: Dari Tiki-Taka Menuju Era Baru La Furia Roja
8 jam yang lalu
Statistik Ungkap Rahasia...
Statistik Ungkap Rahasia Spanyol ke Final Piala Dunia 2026
9 jam yang lalu
Harry Kane Bantah Rumor...
Harry Kane Bantah Rumor Konflik Jude Bellingham dan Thomas Tuchel
11 jam yang lalu
Keamanan Diperketat...
Keamanan Diperketat Jelang Duel Panas Inggris vs Argentina
13 jam yang lalu
Infografis
Jadwal MotoGP Mandalika...
Jadwal MotoGP Mandalika 2025, Mampukah Marc Marquez Naik Podium?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved