Ban dan Pengereman Jadi Masalah Utama Lorenzo

Sabtu, 27 Juni 2015 - 06:59 WIB
Ban dan Pengereman Jadi...
Ban dan Pengereman Jadi Masalah Utama Lorenzo
A A A
ASSEN - Jorge Lorenzo mendapat hasil kurang memuaskan ketika harus menempati posisi delapan untuk memulai balapan di Sirkuit Assen dalam Grand Prix Belanda, Sabtu (27/6/2015). Pembalap Movistar Yamaha itu mengaku, titik pengereman dan ban jadi kendala utamanya kali ini.

Lorenzo yang merebut juara empat kali beruntun sejak di Jerez hingga Barcelona, mulai menurun performanya jelang Grand Prix Belanda. Sejak sesi latihan bebas, prestasi terbaiknya hanya jadi runner up di sesi latihan ketiga di bawah rekan setimnya, Valentino Rossi.

Berbeda dengan Rossi, Lorenzo yang juga menjajal sasis Yamaha YZR-M1 baru justru gagal bersaing dengan rekannya serta duo pembalap Honda; Marc Marquez dan Pedrosa. Menurutnya, dirinya cukup kesulitan mencapai waktu terbaik di beberapa lokasi Sirkuit Assen dalam sesi kualifikasi karena diganggu masalah pengereman dan tekanan ban.

"Pertama-tama, kami harus bekerja sedikit lebih banyak untuk bisa bersaing menggunakan ban ini. Perasaan saya dengan hasil di sesi latihan keempat, saya sangat senang dengan motor. Kemudian saya harus bekerja ekstra keras dengan kecepatan saya di sektor dua dan empat. Saya tidak menemukan pengaturan terbaik dalam pengereman jadi saya sedikit merubah gaya balapan di kedua sektor tersebut," ucapnya dilansir Crash.

"Saya melakukannya hingga kualifikasi. Ketika saya memacu motor secara maksimal, saya kembali ke gaya balapan yang normal namun saya jadi kehilangan waktu terlalu banyak. Saya kehilangan dua persepuluh detik di sektor dua dan dua atau tiga detik di sektor akhir. Itu adalah kunci untuk merebut baris pertama. Di sektor satu saya orang pertama, tetapi saya turun kedua di sektor selanjutnya," jelasnya.

"Sayang sekali untuk memulai balapan besok (dari posisinya), tapi saya pikir motor sudah bekerja dengan baik. Saya hanya perlu mempelajari dua sektor itu jika ingin lebih cepat. Kecepatan di FP4 sudah sangat baik dengan ban lama. Saya hanya perlu membuat awal balapan yang baik dan sedikit kesabaran untuk menyalip pembalap lain," pungkasnya.
(bbk)
Berita Terkait
Motogp Mandalika 2022,...
Motogp Mandalika 2022, Penonton Hari Kedua Membeludak
Ducati Sudah Tepat Merekrutnya...
Ducati Sudah Tepat Merekrutnya di MotoGP 2021
Momen Penonton MotoGP...
Momen Penonton MotoGP Thailand 2024 Dibawa Naik Tuktuk untuk Menuju Tribun
Tak Mau Ketinggalan...
Tak Mau Ketinggalan Aksi Pembalap, Penonton Datangi Sirkuit Mandalika Sejak Pagi
Puncak Arus Balik Penonton...
Puncak Arus Balik Penonton MotoGP Diprediksi Malam Ini, Kemenhub Siapkan Tiket 'Go Show'
Suguhkan 63 Balapan...
Suguhkan 63 Balapan Live, Saksikan Seluruh Rangkaian Seri MotoGP di SPOTV melalui Vision+!
Berita Terkini
Timnas Iran Mendarat...
Timnas Iran Mendarat di Meksiko Jelang Piala Dunia 2026, Optimistis Lolos Fase Grup
1 jam yang lalu
Indonesia Lolos Dramatis...
Indonesia Lolos Dramatis ke Semifinal Piala AFF U-19 usai Tekuk Vietnam
7 jam yang lalu
Marc Marquez Juara MotoGP...
Marc Marquez Juara MotoGP Hungaria 2026, Hapus Dahaga Gelar 266 Hari
11 jam yang lalu
Raymond/Joaquin Kalah,...
Raymond/Joaquin Kalah, Merah Putih Tanpa Gelar di Indonesia Open 2026
12 jam yang lalu
Campus League The Nationals...
Campus League The Nationals 2026 Resmi Dimulai, UPH dan BINUS Langsung Menang di Laga Pembuka
12 jam yang lalu
Campus League dan Universitas...
Campus League dan Universitas Pelita Harapan Jalin Kerja Sama Majukan Ekosistem Olahraga
12 jam yang lalu
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved