Gairah Klub Ikut Turnamen Mulai Menyusut

Sabtu, 27 Juni 2015 - 19:28 WIB
Gairah Klub Ikut Turnamen...
Gairah Klub Ikut Turnamen Mulai Menyusut
A A A
GRESIK - Rencana digelarnya Piala Presiden sempat membuat klub-klub bersemangat untuk kembali mencicipi nuansa kompetisi. Namun sayang, pada perkembangannya klub-klub mengalami penurunan gairah seiring dengan perkembangan konflik antara Kemenpora RI dengan PSSI.

Langkah Imam Nahrawi selaku Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) mengundang Djohar Arifin Husin ternyata membuat klub-klub pesimistis masalah di sepak bola Indonesia bisa selesai. Dua klub Jawa Timur, Persela Lamongan dan Persegres Gresik United terlihat malas mengikuti perkembangan event Piala Presiden.

"Kami sebenarnya menginginkan Piala Presiden sebagai awal bersatunya PSSI dan Menpora, sehingga ke depannya situasi menjadi lebih baik. Ternyata perkembangannya mengecewakan dan saya tidak yakin persoalan sepak bola Indonesia akan bisa cepat terselesaikan," ucap Bagoes Cahyo Yuwono, Manager Persegres.

Menurutnya Persegres tidak akan terlalu antusias menyiapkan kekuatan andai Piala Presiden nantinya resmi digelar. Jika masih terjadi konflik, ia menilai turnamen tersebut tidak memiliki nilai plus di mata masyarakat.

"Mungkin tetap ikut tapi ya tidak terlalu ngotot. Biasa saja karena event tersebut tidak ada gengsinya kalau persoalan di sepak bola Indonesia belum ada perkembangan positif. Paling nanti hanya akan memakai pemain-pemain lokal saja yang kondisinya siap," jelas Bagoes.

Senada dengan Persegres, Persela juga kurang atusias dengan ajang Piala Presiden yang merupakan gagasan Mahaka Sports. CEO Persela Lamongan Debby Kurniawan mengatakan kompetisi tersebut hanya berstatus tarkam jika PSSI dan Menpora terus bermusuhan.

"Klub-klub sudah frustrasi menunggu situasi sepak bola Indonesia membaik. Kalau begini terus, semua event kompetisi tak ubahnya seperti turnamen antar kampung (Tarkam), termasuk Piala Presiden. Saya pesimistis bisa berlangsung sesuai rencana," tegasnya.

"Persela belum menentukan apakah nanti akan terlibat di kompetisi tertentu. Yang pasti event yang kami ikuti harus ada keterlibatan federasi yakni PSSI. Yang menjadi masalah adalah kalau silang pendapat antara PSSI dan Menpora tak kunjung selesai," ujar Debby lagi.

Sebagai penggagas kegiatan, Mahaka Sports memang sudah mendapat dukungan dari PSSI. Namun kini mereka tinggal meminta rekomendasi Badan Olahraga Profesional (BOPI) bentukan Kemenpora.
(bep)
Berita Terkait
PSIS Semarang Melaju...
PSIS Semarang Melaju ke Semifinal Piala Presiden 2022
Dikalahkan Bali United,...
Dikalahkan Bali United, Persebaya Tersingkir dari Piala Presiden 2022
Jelang Pembukaan Piala...
Jelang Pembukaan Piala Presiden 2022
Persib, Arema hingga...
Persib, Arema hingga Oxford United Ramaikan Piala Presiden 2025
Momen Ratusan Driver...
Momen Ratusan Driver Gojek Nonton Langsung Piala Presiden 2025 di GBK
Dukung Kesuksesan Penyelenggaraan...
Dukung Kesuksesan Penyelenggaraan Piala Presiden, Telkomsat Siapkan 4 Unit SNG
Berita Terkini
ASEAN Hyundai Cup 2026...
ASEAN Hyundai Cup 2026 Tayang di VISION+: Simak Jadwal Pertandingan Minggu Ini!
14 jam yang lalu
Piala Dunia 2026 Sukses...
Piala Dunia 2026 Sukses Digelar, Presiden FIFA Gianni Infantino Dapat Tawaran Jabatan dari Trump
14 jam yang lalu
John Herdman Pede Timnas...
John Herdman Pede Timnas Indonesia Mampu Bersaing Juarai AFF 2026
14 jam yang lalu
Profil Pau Cubarsi,...
Profil Pau Cubarsi, Pemain Muda Terbaik Piala Dunia 2026 yang Pernah Main di Solo
16 jam yang lalu
FIFA Bikin Kejutan!...
FIFA Bikin Kejutan! Leandro Paredes Tak Jadi Dikartu Merah di Final Piala Dunia 2026
19 jam yang lalu
H-3 Piala AFF 2026,...
H-3 Piala AFF 2026, Kapan Daftar Pemain Timnas Indonesia Diumumkan?
20 jam yang lalu
Infografis
Politikus Muslim Mulai...
Politikus Muslim Mulai Kuasai Politik AS, Sinyal Kebangkitan Islam di Paman Sam?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved