Rossi Menang Berdasarkan Sudut Kamera Helikopter

Minggu, 28 Juni 2015 - 09:00 WIB
Rossi Menang Berdasarkan...
Rossi Menang Berdasarkan Sudut Kamera Helikopter
A A A
ASSEN - Tim Honda dipastikan gigit jari setelah Race Director atau direktur balap MotoGP, Mike Webb, tetap memenangkan Valentino Rossi dalam Grand Prix MotoGP Belanda, Sabtu (27/6/2015) kendati memotong jalur di tikungan terakhir Sirkuit Assen untuk menyalip Marc Marquez. Menurut Webb, sudut kamera helikopter membuktikan jika Rossi sudah menyalip sehingga tak ada yang disebut memotong jalur.

Kemenangan Rossi di Negeri Kincir Angin memang sedikit berbau kontroversial. Pasalnya, Rossi yang menyalip Marquez lewat kerikil dinilai sengaja memotong untuk merebut kemenangan. Dua pembalap tersebut pun sempat beradu argumen. (Baca Juga: Kemenangan Rossi Dipermasalahkan Tim Honda)

"Pandangan saya, saya sudah berada di depan Marc dan kemudian dia menyenggol bagian tengah motor saya. Senggolannya itu membuat saya keluar dari trek," seru Rossi seusai balapan. (Baca Juga: Dituding Potong Jalur, Rossi: Marquez Penyebabnya!)

Marquez mengatakan sebaliknya: "Saya mempelajari dengan sempurna chicane (tikungan terakhir) untuk menempatkan motor dengan baik. Tapi oke, saya tidak berharap dia (Rossi) memotong jalur. Pada akhirnya, saya merasa kami layak memenangkan balapan," balasnya.

Kejadian tersebut membuat Race Director turun tangan meneliti insiden tersebut. Webb akhirnya menemukan jawabannya setelah melihat angle kamera helikopter yang ternyata memberi gambaran insiden Rossi dan Marquez dengan jelas. (Baca Juga: Valentino Rossi Rajai GP Belanda)

"Kami melihat ulang kejadian tersebut dengan jelas dari semua sudut pandang kamera. Keputusannya, itu tetap insiden dalam balapan. Tidak ada yang diuntungkan dalam hal tersebut. Keputusan itu didasari dari sudut pandang kamera helikopter yang menunjukkan, Rossi sudah berada di depan dari tiap tahapan. Jadi Rossi berhak untuk tetap memimpin," ucap Webb dilansir Crash, Minggu (28/6/2015).

"Jadi Rossi tetap memimpin balapan. Dia tidak memotong jalur. Ketika mereka tiba di tikungan terakhir, Marc menyenggol Rossi yang menyebabkan Rossi melebar. Jadi itu adalah insiden, itu tak bisa dihindari," tambahnya.

"Dua pemikiran berimbang adalah itu tetap memotong jalur setelah ada kontak dan anda tidak diizinkan mendorong pembalap lain dari lintasan. Hasil akhirnya, mereka masuk dan keluar di tikungan dalam posisi yang sama. Tidak ada keuntungan yang diperoleh keduanya. Kasus selesai," pungkas Webb.

Kemenangan ini membuat Rossi tetap mengamankan singgasana klasemen pembalap dengan poin 163. Sedangkan Marquez naik satu setrip ke posisi empat dengan poin 89.
(rus)
Berita Terkait
Motogp Mandalika 2022,...
Motogp Mandalika 2022, Penonton Hari Kedua Membeludak
Ducati Sudah Tepat Merekrutnya...
Ducati Sudah Tepat Merekrutnya di MotoGP 2021
Momen Penonton MotoGP...
Momen Penonton MotoGP Thailand 2024 Dibawa Naik Tuktuk untuk Menuju Tribun
Tak Mau Ketinggalan...
Tak Mau Ketinggalan Aksi Pembalap, Penonton Datangi Sirkuit Mandalika Sejak Pagi
Puncak Arus Balik Penonton...
Puncak Arus Balik Penonton MotoGP Diprediksi Malam Ini, Kemenhub Siapkan Tiket 'Go Show'
Suguhkan 63 Balapan...
Suguhkan 63 Balapan Live, Saksikan Seluruh Rangkaian Seri MotoGP di SPOTV melalui Vision+!
Berita Terkini
Ketum PB WI Airlangga...
Ketum PB WI Airlangga Hartarto: Pendanaan Pelatnas Jangka Panjang Kunci Ciptakan Generasi Juara
4 jam yang lalu
Ketum PB Akuatik Optimistis...
Ketum PB Akuatik Optimistis Skema Anggaran Pelatnas Multiyears Lahirkan Atlet Berprestasi
4 jam yang lalu
Hasil MotoGP Belanda...
Hasil MotoGP Belanda 2026: Ai Ogura Cetak Sejarah, Marc Marquez Keenam
4 jam yang lalu
Jadwal Babak 32 Besar...
Jadwal Babak 32 Besar Piala Dunia 2026: Brasil Jumpa Jepang, Argentina Ditantang Cape Verde
11 jam yang lalu
Daftar Lengkap 32 Tim...
Daftar Lengkap 32 Tim Lolos ke Fase Gugur Piala Dunia 2026
12 jam yang lalu
Timnas Iran Pulang Tanpa...
Timnas Iran Pulang Tanpa Kekalahan
13 jam yang lalu
Infografis
Siapa yang Menang dalam...
Siapa yang Menang dalam Perang Gaza, Hamas atau Netanyahu?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved