Rossi Bahagia Beda 10 poin dengan Lorenzo

Minggu, 28 Juni 2015 - 10:36 WIB
Rossi Bahagia Beda 10...
Rossi Bahagia Beda 10 poin dengan Lorenzo
A A A
ASSEN - Sebutan pembalap akhir pekan memang pantas disematkan kepada Valentino Rossi. Pasalnya, The Doctor berhasil menghentikan empat kemenangan beruntun Jorge Lorenzo sekaligus memperlebar keunggulan sepuluh poin atas rekan setimnya tersebut.

Genderang perang Rossi versus Lorenzo terjadi di empat balapan terakhir. Saat itu, juara dunia dua kali sukses mempecundangi pemilik nomor 46 dengan merebut podium pertama. Tapi bukan Rossi namanya jika ia tak mampu membuat kejutan.

Meskipun ia selalu gagal mendapatkan posisi ideal selama menjalani kualifikasi di empat balapan sebelumnya, namun pemilik nomor 46 itu mampu mencapai podium sekaligus mempertahankan posisinya sebagai pemimpin klasemen sementara. (Lihat Klasemen MotoGP)

Singkat kata, Grand Prix Belanda dijadikan Rossi sebagai momentum yang tepat untuk memperlebar keunggulan poin atas Lorenzo. Maklum, pemilik nomor 99 itu kurang begitu akrab dengan Sirkuit Assen. Benar saja, joki kuda besi berambut kriwil tersebut berhasil mencetak podium pertama di Assen sekaligus menambah deretan sembilan kemenangan di sana. (Baca juga: Menanti Kemenangan Kesembilan Rossi)

Rossi menggarisbawahi bahwa kemenangan ini sangat penting. Sebab peluangnya untuk merebut mahkota juara kesepuluh di MotoGP musim ini masih terbuka lebar. "Saya tahu bahwa saya memiliki peluang besar karena saya kompetitif untuk semua akhir pekan, sehingga dalam kejuaraan seperti ini penting untuk tampil semaksimal mungkin. Saya bisa merasakan kemenangan saat saya merasa nyaman berada di motor dan menjalani sesi latihan pertama. Di Assen, saya pikir saya melakukan balapan yang sangat baik. Saya terkonsentrasi dari awal dan melakukan awal yang sangat baik dari posisi pole dan itu adalah sedikit lebih mudah daripada berada di barisan ketiga," ungkap Rossi seperti dikutip Crash, Minggu (28/6/2015).

Ini adalah kemenangan pertama Rossi ketika ia berada di barisan terdepan (pole position) sejak San Marino pada 2009 lalu. Berkat kemenangan ini, pembalap 36 tahun itu menjadikan Assen sebagai tempat favorit setelah Mugello.

"Sepuluh poin dan berapa banyak ras sampai akhir? Mungkin 10 atau 11, sehingga merupakan cara lama tetapi penting di akhir pekan seperti ini untuk mengambil keuntungan maksimal. Karena untuk beberapa trek balap pasti akan lebih sulit. Kemenangan kesembilan di Assen seperti Mugelo, sehingga salah satu trek favorit saya," tukasnya.
(sha)
Berita Terkait
Motogp Mandalika 2022,...
Motogp Mandalika 2022, Penonton Hari Kedua Membeludak
Ducati Sudah Tepat Merekrutnya...
Ducati Sudah Tepat Merekrutnya di MotoGP 2021
Momen Penonton MotoGP...
Momen Penonton MotoGP Thailand 2024 Dibawa Naik Tuktuk untuk Menuju Tribun
Tak Mau Ketinggalan...
Tak Mau Ketinggalan Aksi Pembalap, Penonton Datangi Sirkuit Mandalika Sejak Pagi
Puncak Arus Balik Penonton...
Puncak Arus Balik Penonton MotoGP Diprediksi Malam Ini, Kemenhub Siapkan Tiket 'Go Show'
Suguhkan 63 Balapan...
Suguhkan 63 Balapan Live, Saksikan Seluruh Rangkaian Seri MotoGP di SPOTV melalui Vision+!
Berita Terkini
Timnas Iran Mendarat...
Timnas Iran Mendarat di Meksiko Jelang Piala Dunia 2026, Optimistis Lolos Fase Grup
1 jam yang lalu
Indonesia Lolos Dramatis...
Indonesia Lolos Dramatis ke Semifinal Piala AFF U-19 usai Tekuk Vietnam
7 jam yang lalu
Marc Marquez Juara MotoGP...
Marc Marquez Juara MotoGP Hungaria 2026, Hapus Dahaga Gelar 266 Hari
11 jam yang lalu
Raymond/Joaquin Kalah,...
Raymond/Joaquin Kalah, Merah Putih Tanpa Gelar di Indonesia Open 2026
12 jam yang lalu
Campus League The Nationals...
Campus League The Nationals 2026 Resmi Dimulai, UPH dan BINUS Langsung Menang di Laga Pembuka
12 jam yang lalu
Campus League dan Universitas...
Campus League dan Universitas Pelita Harapan Jalin Kerja Sama Majukan Ekosistem Olahraga
12 jam yang lalu
Infografis
10 Bendera Negara Paling...
10 Bendera Negara Paling Unik di Dunia, Ada yang Bergambar Naga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved