Rossi Berfirasat Duel Sengit Lawan Marquez
Senin, 29 Juni 2015 - 15:50 WIB
Rossi Berfirasat Duel Sengit Lawan Marquez
A
A
A
ASSEN - Pembalap Movistar Yamaha, Valentino Rossi mengaku sudah memiliki firasat bahwa dirinya akan bertarung sengit melawan jagoan Repsol Honda, Marc Marquez. Pertarungan itu akhirnya klimaks di lap terakhir MotoGP Belanda yang digelar di Sirkuit Assen pada Sabtu (27/6).
Rossi yang mengawali balapan dari pole mendapatkan perlawanan sengit dari Marquez sejak lap pertama. Kedua pembalap sempat terlibat aksi saling salip, dan yang paling kontroversial adalah senggolan yang terjadi di chicane terakhir pada lap pemungkas.
"Karena saya kuat sepanjang pekan balap dan start dari pole, maka saya berusaha ngotot sejak awal. Ritme balap saya sangat baik, tapi Marc terus membuntuti saya. Jadi saya sudah tahu bahwa pertarungan ini bakal berlangsung hingga lap terakhir. Saya pun sangat kuat di dua lap terakhir," kata Rossi, dikutip Fox Sports, Senin (29/6/2015).
Rossi menjelaskan insiden benturan yang dia alami bersama Marquez. Menurutnya, pembalap Honda lah yang menyebabkan senggolan, mengingat ia sudah melaju lebih dulu ketika masuk ke dalam chicane tersebut. Akibatnya, Rossi terpaksa memotong area gravel sebelum melintasi garis finis.
"Marc berusaha menyalip saya saat memasuki chicane. Saya sudah melaju lebih dulu, namun dia menyenggol saya, jadi saya harus memotong gravel. Dua puluh lima poin sangat penting, tapi kemenangan di Assen rasanya lebih spesial," kata Rossi. (Baca juga : Ini Video Lengkap Kemenangan Kontroversial Rossi)
Rossi yang mengawali balapan dari pole mendapatkan perlawanan sengit dari Marquez sejak lap pertama. Kedua pembalap sempat terlibat aksi saling salip, dan yang paling kontroversial adalah senggolan yang terjadi di chicane terakhir pada lap pemungkas.
"Karena saya kuat sepanjang pekan balap dan start dari pole, maka saya berusaha ngotot sejak awal. Ritme balap saya sangat baik, tapi Marc terus membuntuti saya. Jadi saya sudah tahu bahwa pertarungan ini bakal berlangsung hingga lap terakhir. Saya pun sangat kuat di dua lap terakhir," kata Rossi, dikutip Fox Sports, Senin (29/6/2015).
Rossi menjelaskan insiden benturan yang dia alami bersama Marquez. Menurutnya, pembalap Honda lah yang menyebabkan senggolan, mengingat ia sudah melaju lebih dulu ketika masuk ke dalam chicane tersebut. Akibatnya, Rossi terpaksa memotong area gravel sebelum melintasi garis finis.
"Marc berusaha menyalip saya saat memasuki chicane. Saya sudah melaju lebih dulu, namun dia menyenggol saya, jadi saya harus memotong gravel. Dua puluh lima poin sangat penting, tapi kemenangan di Assen rasanya lebih spesial," kata Rossi. (Baca juga : Ini Video Lengkap Kemenangan Kontroversial Rossi)
(aww)