Marquez Bangkit, Rossi Hitung-hitungan Lagi Peluang Juaranya
Senin, 13 Juli 2015 - 11:07 WIB
Marquez Bangkit, Rossi Hitung-hitungan Lagi Peluang Juaranya
A
A
A
HOHENSTEIN-ERNSTTHAL - Keberhasilan Marc Marquez menjuarai Grand Prix MotoGP Jerman, Minggu (12/7/2015) membuat peta persaingan kejuaraan MotoGP kembali memanas. Penguasa klasemen sementara, Valentino Rossi, mulai hitung-hitungan soal peluangnya bisa merengkuh gelar kedelapan musim ini.
Marquez akhirnya bisa memutus rangkaian hasil buruk dalam enam balapan terakhir ketika jadi penguasa di Sirkuit Sachsenring, Jerman. Mendominasi sejak sesi latihan bebas, pembalap Repsol Honda mengalahkan Rossi di balapan sesungguhnya untuk memastikan kemenangan keduanya musim ini. (Baca Juga: Pedrosa 'Bantu' Marquez Kalahkan Rossi)
Saat ini, Rossi memang masih aman di puncak klasemen dengan poin 179 setelah Jorge Lorenzo sebagai pesaing terdekatnya, hanya menempati posisi empat di akhir balapan. Sedangkan Marquez terus menambah poinnya jadi 114 dan bertengger di posisi empat. (Klik di sini untuk update klasemen pembalap)
Setelah balapan di Jerman, para pembalap akan memasuki paruh kedua musim yang akan dimulai di Indianapolis, 9 Agustus nanti. Rossi yang menutup paruh pertama dengan kekalahan mau tak mau langsung hitung-hitungan peluang juaranya.
"Saya pikir setelah istirahat, ada tiga trek di mana tidak hanya Marc, tapi juga Jorge jadi sangat kuat. Di Indiana, tempat yang cukup baik bagi saya tahun lalu; di Brno, di mana saya mesti melihatnya lagi; dan Silverstone, tempat yang membuat Marc dan Jorge akan sangat kuat," beber pembalap Movistar Yamaha itu dilansir Crash. (Baca Juga: Marquez Buktikan Gaya Balapannya Sudah Oke)
"Saya cukup suka di Misano, sedangkan Aragon saya kurang tahu dan sirkuit terakhir jelas saya sangat suka. Saya pikir hal itu tetap sama, tetapi kami harus melihatnya sebab tiap akhir pekan akan jauh berbeda kondisinya. Kami mendapat beberapa hal kecil yang kadang terjadi, beberapa rincian kecil yang bisa jadi keseimbangan dari satu pembalap ke pembalap lain," tambahnya.
"Tahun lalu, saya melakukan tugas dengan baik di paruh kedua. Tapi musim ini saya pikir akan jadi lebih kuat sebab motor sudah lebih baik, jadi saya pikir kami bisa bersaing untuk merebut kemenangan," pungkasnya.
Marquez akhirnya bisa memutus rangkaian hasil buruk dalam enam balapan terakhir ketika jadi penguasa di Sirkuit Sachsenring, Jerman. Mendominasi sejak sesi latihan bebas, pembalap Repsol Honda mengalahkan Rossi di balapan sesungguhnya untuk memastikan kemenangan keduanya musim ini. (Baca Juga: Pedrosa 'Bantu' Marquez Kalahkan Rossi)
Saat ini, Rossi memang masih aman di puncak klasemen dengan poin 179 setelah Jorge Lorenzo sebagai pesaing terdekatnya, hanya menempati posisi empat di akhir balapan. Sedangkan Marquez terus menambah poinnya jadi 114 dan bertengger di posisi empat. (Klik di sini untuk update klasemen pembalap)
Setelah balapan di Jerman, para pembalap akan memasuki paruh kedua musim yang akan dimulai di Indianapolis, 9 Agustus nanti. Rossi yang menutup paruh pertama dengan kekalahan mau tak mau langsung hitung-hitungan peluang juaranya.
"Saya pikir setelah istirahat, ada tiga trek di mana tidak hanya Marc, tapi juga Jorge jadi sangat kuat. Di Indiana, tempat yang cukup baik bagi saya tahun lalu; di Brno, di mana saya mesti melihatnya lagi; dan Silverstone, tempat yang membuat Marc dan Jorge akan sangat kuat," beber pembalap Movistar Yamaha itu dilansir Crash. (Baca Juga: Marquez Buktikan Gaya Balapannya Sudah Oke)
"Saya cukup suka di Misano, sedangkan Aragon saya kurang tahu dan sirkuit terakhir jelas saya sangat suka. Saya pikir hal itu tetap sama, tetapi kami harus melihatnya sebab tiap akhir pekan akan jauh berbeda kondisinya. Kami mendapat beberapa hal kecil yang kadang terjadi, beberapa rincian kecil yang bisa jadi keseimbangan dari satu pembalap ke pembalap lain," tambahnya.
"Tahun lalu, saya melakukan tugas dengan baik di paruh kedua. Tapi musim ini saya pikir akan jadi lebih kuat sebab motor sudah lebih baik, jadi saya pikir kami bisa bersaing untuk merebut kemenangan," pungkasnya.
(bbk)