Puas Hasil Drawing, Bidik Satu Poin

Selasa, 14 Juli 2015 - 11:17 WIB
Puas Hasil Drawing,...
Puas Hasil Drawing, Bidik Satu Poin
A A A
JAKARTA - Tim tenis Indonesia minimal membidik satu poin pada hari pertama pertandingan kualifikasi Piala Davis Zona Asia/Ocenia Grup II melawan Pakistan di Lapangan Tenis Senayan, Jakarta, Selasa (14/7).

Kapten tim tenis Indonesia Roy Therik mengatakan, pada pertandingan perdana kualifikasi Piala Davis ini dua pemain Indonesia akan turun di nomor tunggal.

Namun, tanpa Christopher Rungkat yang masih mengalami cedera. ”Kami cukup senang dengan hasil drawing. Kami membidik minimal mendapatkan satu poin pada hari pertama besok,” kata Roy di sela drawingpemain kualifikasi Piala Davis, dikutip Antara.

Berdasarkan hasil drawingyang dipimpin perwakilan ITF, pada pertandingan pertama Indonesia akan menurunkan unggulan kedua, yaitu Aditya Hari Sasongko yang berhadapan dengan unggulan pertama Pakistan, yaitu Aqeel Khan. Pada pertandingan berikutnya unggulan pertama asal Indonesia, David Agung Susanto akan berhadapan dengan Samir Iftikhar.

Peraih perak SEA Games 2015 ini diharapkan mampu memberikan kejutan bagi tim Indonesia. ”Melihat hasil drawing, kami optimistis mereka bisa. Yang jelas, kami tinggal menunggu di lapangan besok,” katanya. Roy mengaku absennya andalan Pakistan Aisam Qureshi dinilai cukup menguntungkan bagi Indonesia selaku tuan rumah terutama di nomor ganda. Untuk itu, pihaknya berharap ganda Indonesia mampu bermain.

”Peluang ganda jadi 50:50. Absennya Aisam jelas mengurangi kekuatan lawan. Jika dia hadir, bisa dipastikan akan membangkitkan motivasi pemain lain. Kondisi ini membuat kapten lawan tegang,” tandasnya. Qureshi merupakan pemain peringkat 57 dunia untuk nomor ganda. Bagi Pakistan, Aisam merupakan dewa tenis dan cukup berkarisma.

Absennya sang bintang membuat kekuatan tim dinilai kurang maksimal. Untuk nomor ganda yang akan bertanding pada Rabu (15/7), Indonesia akan menurunkan pasangan David Agung Susanto/Sunu Wahyu Trijati yang akan berhadapan dengan pasangan Pakistan Mohammad Abid Ali Khan Akbar/Aqeel Khan.

Pada hari kedua ini untuk nomor tunggal juga kembali dipertandingkan. Giliran David Agung Susanto menghadapi Aqeel Khan. Di pertandingan terakhir Kamis (16/7) akan mempertemukan Aditya Hari Sasongko melawan Samir Iftikhar. ”Pakistan adalah tim kuat.

Sebagai tuan rumah, jelas kami ingin menang 3-0. Tapi, semuanya tergantung hasil di lapangan,” kata Roy Therik. Demi hasil terbaik, Roy berharap Christopher yang saat ini masih mengalami cedera pinggang tetap bisa main.

Namun, harapannya hanya di nomor ganda. Pihaknya masih menunggu peluang mengganti pemain hingga pukul 11.00 WIB, Selasa (14/7).

Raikhul Amar
(ars)
Berita Terkait
Penunjang Kinerja Profesional...
Penunjang Kinerja Profesional dengan Mobilitas Tinggi
Fasilitasi Anak Hadapi...
Fasilitasi Anak Hadapi Dunia Digital Tanpa Tekanan
Perjuangan Nicky Sonjaya...
Perjuangan Nicky Sonjaya Berdayakan Masyarakat Tuai Hasil Manis
Ingin Bermanfaat buat...
Ingin Bermanfaat buat Orang Lain, Septia Yetri Opani Lakukan Ini
Layanan Teknologi Bantu...
Layanan Teknologi Bantu RS di Vietnam Tangani Pasien Covid-19
5 Tips dan Trik Bekerja...
5 Tips dan Trik Bekerja atau Belajar Produktif di Rumah
Berita Terkini
Cipta Cendikia FA U-15...
Cipta Cendikia FA U-15 dan Putri JP Jakarta U-18 Juara Hydroplus Soccer League Jakarta 2025/2026
2 jam yang lalu
Pemain Israel Dilempari...
Pemain Israel Dilempari Sepatu Buntut Selebrasi Provokatif saat Lawan Albania
8 jam yang lalu
The Legend Continues...
The Legend Continues Bergulir di Semarang, Team RS-Telkomsel 5G Siap Hadapi Putaran 2 Kejurnas Sprint Rally 2026
8 jam yang lalu
Simpati Woman Rally...
Simpati Woman Rally Team Siap Tampil di Putaran 2 Kejurnas Sprint Rally 2026
8 jam yang lalu
Emil Audero Minta Timnas...
Emil Audero Minta Timnas Indonesia Tak Cepat Puas Usai Kalahkan Oman
10 jam yang lalu
Mathew Baker Cetak Sejarah...
Mathew Baker Cetak Sejarah Jadi Pemain Termuda di Timnas Indonesia
12 jam yang lalu
Infografis
Hasil Drawing Grup Piala...
Hasil Drawing Grup Piala Dunia 2026: Brasil dan Prancis Dihadang Kuda Hitam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved