KADO ULTAH PERNIKAHAN

Selasa, 14 Juli 2015 - 11:21 WIB
KADO ULTAH PERNIKAHAN
KADO ULTAH PERNIKAHAN
A A A
LONDON - Novak Djokovic menjadi petenis kelima yang sukses merebut lebih dari tiga gelar di Wimbledon setelah menang atas Roger Federer 7-6, 6-7, 6-4, 6-3di Center Court, All England Lawn Tennis and Croquet Club, dini hari kemarin.

Sukses tersebut membuat dia berhasil menyandingkan Trofi Wimbledon dan Australia Terbuka yang direngkuhnya Januari lalu. Kemenangan ini sekaligus membayar lunas kekecewaannya saat final Prancis Terbuka dikalahkan Stan Wawrinka, bulan lalu.

”Ini adalah tantangan besar menghadapi Federer. Banyak pemain dari generasi saya yang melirik dia dan mengikuti jejaknya,” kata Djokovic, dilansir atpworldtour. ”Saya sudah tahu sejak memasuki lapangan bahwa Federer akan bermain seperti dia selalu bermain dengan saya. Tapi, dia selalu membuat saya bekerja keras untuk setiap poin,” ujarnya.

Selain menambah koleksi gelar ATP menjadi 54 trofi, mengalahkan Federer juga membuatnya mencatatkan kemenangan ke-200 di ajang grand slam. Tiga gelar Wimbledon ini sekaligus menyamai perolehan gelar yang dicapai pelatihnya Boris Becker saat menjadi juara pada 1985, 1986, 1989. Hasil ini sekaligus menjadikan Djokovic sebagai petenis pertama yang mampu mempertahankan gelar Wimbledon sejak 2007.

Menariknya, keberhasilan Djokovic mendapatkan hadiah 1,880 juta poundsterling (Rp38,8 miliar) itu bertepatan kado ultang tahun (ultah) perniakahannya yang pertama. Pada 12 Juli, tahun lalu, petenis berusia 28 tahun itu menikahi sang kekasih, Jelena Ristic, atau seminggu setelah menyabet gelar keduanya di Wimbledon.

Semangat Djokovic semakin bertambah setelah mendapatkan keturunan pada Oktober lalu. ”Setahun yang lalu saya menang di Wimbledon. Hari itu kami (bersama Jelena) menikah di gereja untuk memulai hidup baru bersama-sama,” kenang Djokovic.

”Tentu saja menjadi orang tua pada Oktober lalu adalah dimensi lain yang besar dari cinta kami dan itu memberi energi. Membuat kami lebih dekat bersamasama. Jadi, jelas ketika Anda pergi berlibur tahunan dengan trofi Wimbledon akan sedikit berbeda ketika tidak memilikinya.

Tapi saya pikir, baik menang atau kalah, dia (Jelena) selalu ada. Keluarga selalu ada,” paparnya. Bagi Federer yang berusia 33 tahun dan 333 hari, kekalahan ini sangat mengecewakan karena mengakhiri impian menjadi juara Wimbledon tertua di Era Terbuka. Apalagi, peraih 17 gelar grand slam itu tak pernah menjadi juara selama tiga tahun sejak menjuarai grand slam terakhirnya pada Wimbledon 2012.

Kesempatan menjadi petenis satu-satunya merebut delapan gelar atau yang terbanyak di Wimbledon, akhirnya tak tercapai. Dia harus puas masih bersanding dengan legendaris Amerika Serikat Pete Sampras dengan tujuh trofi. ”Djokovic bermain bagus tidak hanya hari ini, tapi pada seluruh dua pekan ini, sepanjang tahun, tahun lalu, dan tahun sebelum itu,” ucap Federer.

”Jelas, saya akan sangat senang jika bisa menang di pertandingan itu. Tapi, saya sedikit senang karena permainan saya meningkat,” papar finalis grand slam tertua sejak 1974 ini. Sementara itu, petenis putri asal Swiss, Martina Hingis, mempersembahkan gelar kedua di ajang Grand Slam Wimbledon 2015. Setelah Hingis meraih gelar juara Wimbledon di nomor ganda putri berpasangan dengan Sania Mirza (India), Sabtu (11/7), kini dia kembali merebut gelar juara dari pasangan ganda campuran bersama Leander Paes (India).

Pada final keduanya berhasil mengalahkan Alexander Peya/Timea Babos dua set langsung 6- 1, 6-1.

Raikhul Amar
(ars)
Berita Terkait
Penunjang Kinerja Profesional...
Penunjang Kinerja Profesional dengan Mobilitas Tinggi
Fasilitasi Anak Hadapi...
Fasilitasi Anak Hadapi Dunia Digital Tanpa Tekanan
Perjuangan Nicky Sonjaya...
Perjuangan Nicky Sonjaya Berdayakan Masyarakat Tuai Hasil Manis
Ingin Bermanfaat buat...
Ingin Bermanfaat buat Orang Lain, Septia Yetri Opani Lakukan Ini
Layanan Teknologi Bantu...
Layanan Teknologi Bantu RS di Vietnam Tangani Pasien Covid-19
5 Tips dan Trik Bekerja...
5 Tips dan Trik Bekerja atau Belajar Produktif di Rumah
Berita Terkini
Ranking FIFA usai Piala...
Ranking FIFA usai Piala Dunia 2026: Spanyol Gusur Argentina dari Takhta, Norwegia Meroket 12 Tingkat
3 jam yang lalu
Legenda Liverpool Kevin...
Legenda Liverpool Kevin Keegan Meninggal Dunia di Usia 75 tahun
5 jam yang lalu
Jalanan Memerah, 2 Juta...
Jalanan Memerah, 2 Juta Suporter Spanyol Turun ke Jalan Rayakan Gelar Piala Dunia 2026
6 jam yang lalu
Nico Williams Hadiahkan...
Nico Williams Hadiahkan Medali Emas Piala Dunia 2026 untuk Sang Ibunda
6 jam yang lalu
Argentina Terancam Sanksi...
Argentina Terancam Sanksi FIFA, Hukuman Berat Menanti usai Ricuh di Final Piala Dunia 2026
11 jam yang lalu
Terlibat Keributan,...
Terlibat Keributan, Keluarga Pemain Timnas Argentina Ditangkap Polisi AS
12 jam yang lalu
Infografis
8 Negara yang Melegalkan...
8 Negara yang Melegalkan Pernikahan pada Usia Dini
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved