Kisah Ironi Casillas dan Seorang Pelayan Camp Nou

Rabu, 15 Juli 2015 - 00:53 WIB
Kisah Ironi Casillas...
Kisah Ironi Casillas dan Seorang Pelayan Camp Nou
A A A
MADRID - Rivalitas El Clasico di La Liga yang mengerucut pada dua klub termahsyur dunia; Real Madrid dan Barcelona, memberi stigma dua klub tersebut punya sisi saling bergesekan. Dalam sepekan terakhir, hal itu kembali terlihat dari bagaimana keduanya memperlakukan anggota keluarga besar masing-masing. Seperti apa yang dirasakan Iker Casillas dan seorang pelayan di Camp Nou, Manel Vich, ternyata punya cerita ironi yang perbedaannya bak langit dan bumi.

Minggu (12/7/2015), Madrid resmi melepas legenda yang juga lahir dan besar di Ibu kota Spanyol tersebut, Iker Casillas. Pemain yang sudah mengabdi selama 25 tahun sejak masih bocah, diputus kontraknya oleh Los Blancos untuk membiarkan sang pemain hijrah ke Porto meski masih terikat kontrak hingga 2017. (Baca Juga: RESMI: Madrid Restui Iker Casillas Pindah ke Porto)

Dilepasnya pemain yang sudah dijuluki Saint atau Santo alias orang suci tersebut langsung mengundang beragam reaksi, termasuk dari rival beratnya di Barcelona yang juga menyayangkan lawan terbaiknya mesti hengkang secara tidak hormat. Beberapa penggawa Blaugrana, sebut saja Andres Iniesta, Gerard Pique, Carles Puyol, bahkan Xavi Hernandez, turut menyuarakan kesedihan atas kepergian Casillas. (Baca Juga: Xavi: Rakyat Spanyol Tidak Menghargai Casillas)

Menariknya, bukan tanpa alasan rival abadinya mengecam tindakan Madrid melepas Casillas. Dalam beberapa kesempatan, Blaugrana memang kerap menunjukkan caranya bagaimana menghargai seorang legenda. Megahnya pesta kepergian Xavi musim ini mungkin jadi hal yang masih segar dalam ingatan pecinta sepak bola.

Melansir The Green Soccer Journal, ada kisah ironi untuk Casillas jika disandingkan dengan seorang anggota keluarga Barca, tepatnya seorang pelayan di Stadion Camp Nou, Manel Vich. Pria tua yang bekerja sebagai announcer atau pembaca susunan pemain sebelum Barca bertanding, dapat kehormatan khusus dari sutradara film asal Belanda, Johan Kramer dengan dibuatkan film dokumenter bertajuk La Veu del Barca atau Voice of Barca (Suara Barca).

Kramer yang sempat membuat beberapa film dokumenter Barca, merasa kagum dengan pengabdian Manel Vich yang telah mencapai 59 tahun. Sejak berada Les Corts Stadium hingga Camp Nou dibangun dan tak seorangpun peduli dengan siapa sosok di balik pengeras suara, Vich tetap dianggap sebagai anggota keluarga Barca sejak 1956.

Dedikasi Manel Vich memang tak perlu diragukan lagi. Pria yang kini berusia 77 tahun tercatat hanya absen membacakan susunan pemain Barca sebanyak tiga kali sepanjang kariernya. "Dua kali karena menjalani operasi ginjal, kemudian ketika putri saya menikah," ungkap Manel Vich yang sangat mengidolakan pemain legendaris Barca, Ladislao Kubala.

Kembali ke sosok Casillas, apa yang telah diberikan pemain berusia 34 tahun memang seolah tak pernah dianggap, baik oleh masyarakat, penggemar, hingga jejeran manajemen Madrid. Dalam beberapa musim terakhir, Casillas malah sering mendapat cemooh di Santiago Bernabeu. Sampai pada akhirnya di musim 2015, sang pemain menggelar konferensi pers seorang diri dengan berurai air mata untuk mengumumkan kepergiannya.

Sangat ironi mengingat nasib sang pemain sekelas Casillas, tak lebih beruntung dari Manel Vich. Pemain yang telah mencatatkan namanya dalam kejayaan Madrid selama dua dekade lebih, diperlakukan tak lebih baik ketimbang seorang announcer tua di Camp Nou. Menyedihkan sekali bukan?
(aww)
Berita Terkait
Dua Klub Inggris Tempati...
Dua Klub Inggris Tempati Tahta Klub Sepakbola Terkaya Dunia, Ini Analisa Pengamat
Kapan Persisnya Liverpool...
Kapan Persisnya Liverpool Akan Menjuarai Liga Primer Tahun Ini, Simak Analisa Berikut
Dipepet Lazio, Apakah...
Dipepet Lazio, Apakah Juventus Akan Kembali Juara Liga Italia Tahun Ini, Simak Analisa Berikut
Bintang Muda MU Ini...
Bintang Muda MU Ini Bagikan Paket Sembako dan Puluhan Miliar untuk Korban Covid-19
Diikuti 1.633 Siswa,...
Diikuti 1.633 Siswa, Milklife Soccer Challenge Surabaya Seri I Lahirkan Bintang Baru
Lanjutan Story of Kale,...
Lanjutan Story of Kale, Ini 5 Alasan Story of Dinda Bukan Film Cinta Biasa
Berita Terkini
Shin Tae-yong Bawa Gerbong...
Shin Tae-yong Bawa Gerbong Lama Tim Pelatih Timnas Indonesia ke Persija
1 jam yang lalu
Shin Tae-yong Resmi...
Shin Tae-yong Resmi Jadi Pelatih Persija Jakarta
3 jam yang lalu
Insiden Penembakan Dekat...
Insiden Penembakan Dekat Markas Timnas Inggris Bayangi Piala Dunia 2026
4 jam yang lalu
Team RSTelkomsel 5G...
Team RSTelkomsel 5G Juarai Grup R pada Putaran 2 Kejurnas Sprint Rally 2026
5 jam yang lalu
Jonatan Christie Rehat...
Jonatan Christie Rehat dari Bulu Tangkis usai Gagal Juara Indonesia Open 2026
6 jam yang lalu
Christian Eriksen Kembali...
Christian Eriksen Kembali Kolaps di Lapangan saat Uji CobaDenmark vs Ukraina
8 jam yang lalu
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved