Indonesia Runner-up Korea Open

Jum'at, 31 Juli 2015 - 08:24 WIB
Indonesia Runner-up...
Indonesia Runner-up Korea Open
A A A
JAKARTA - Pasukan taekwondo Indonesia sukses menduduki runnerupChuncheon Korea Open International Taekwondo di Chuncheon, Korea Selatan, 24–27 Juli.

Indonesia mengumpulkan tujuh medali emas dan satu medali perak. Atlet nasional dari kategori poomsae (jurus) merebut lima emas dan dua medali emas direbut dari kategori kyorugi atau pertarungan serta satu medali perak dari kategori kyorugi. Sayang, pencapaian itu kalah dari sang tuan rumah Korea Selatan yang tampil sebagai juara umum.

Kalungan emas kategori poomsae dipersembahkan Defia Rosmaniar yang turun pada nomor individual senior, Mega Ayu Suseno (individual yunior putri), dan Muhamad Alvi Kusuma (individual yunior putra). Defia dan Irsyad Abdul Aziz yang turun pada nomor pair senior serta Muhamad Alvi Kusuma dan Mega yang turun pada nomor pair junior juga menyumbang emas.

Melengkapi keberhasilan tersebut, pada kategori kyorugi medali emas dipersembahkan Dinggo Ardian Prayogo yang berlaga pada nomor under 68 kg senior putra dan Ananda Lubay pada nomor under 55 kg junior putri yang berhasil menekuk lutut lawannya atlet asal Filipina dengan skor telak 7-3. Sementara medali perak diraih Adam Yazid Ferdyansyah yang berlaga pada kategori kyorugi nomor under 55 kg junior.

Menurut Kabid Binpres PBTI Rahmi Kurnia, keberhasilan ini merupakan bukti dari peningkatan prestasi atlet taekwondo nasional dan tonggak prestasi yang terus ditingkatkan sebagai bagian dari road mapprestasi internasional atlet PBTI. “Atlet-atlet poomsae kami mampu menundukkan atlet Filipina, Meksiko, Taiwan, China, dan Rusia yang biasanya mengungguli kategori jurus ini.

Atlet Indonesia sering mendapat nilai tinggi karena gerakannya semakin halus sekaligus bertenaga. Defia, selain merebut emas, juga berhasil meraih penghargaan sebagai atlet terbaik untuk nomor poomsae individual putri senior,” ujar Rahmi. Kekuatan atlet Indonesia berlaga di eventinternasional pada kategori ini hampir mencapai kondisi terbaik. Pasalnya, pada lapisan senior dan junior telah menunjukkan kemampuannya yang mumpuni.

“PBTI memberikan ruang kepada mereka untuk bersaing secara positif melalui pencapaian prestasi di ajang kejuaraan internasional serta memacu mereka untuk terus menyempurnakan kemampuannya. Atlet terbaik akan mewakili Indonesia pada SEA Games 2017 di Malaysia dan Asian Games 2018 yang akan berlangsung di Indonesia,” pungkasnya.

Raikhul amar
(bbg)
Berita Terkait
Bikin Sulit Bernapas,...
Bikin Sulit Bernapas, Hindari Pemicu Asma dengan Mosehat
Kejutkan Pelanggan,...
Kejutkan Pelanggan, Brand Fashion Lokal Ini Bagikan Pandora Box
Mengandung Ekstrak Daun...
Mengandung Ekstrak Daun Kelor, Mosehat Diyakini Mampu Luruhkan Batu Ginjal
Jaga Kebersihan Lantai...
Jaga Kebersihan Lantai agar Selalu Nyaman Berada di Rumah
Dukung Pemulihan Pariwisata,...
Dukung Pemulihan Pariwisata, Eazy Property Lavaya Bali Gelar Soft Launching
Penunjang Kinerja Profesional...
Penunjang Kinerja Profesional dengan Mobilitas Tinggi
Berita Terkini
Hajar Makau, Indonesia...
Hajar Makau, Indonesia Amankan Tiket Perempat Final Kejuaraan Bulu Tangkis Junior Asia 2026
53 menit yang lalu
Mengapa Gol Iran ke...
Mengapa Gol Iran ke Gawang Mesir Dianulir? Ini Penjelasan Aturan Offside di Piala Dunia 2026
1 jam yang lalu
Peluang Iran Lolos ke...
Peluang Iran Lolos ke Babak 32 Besar Masih Terbuka, Diprediksi Capai 80 Persen
2 jam yang lalu
Sejarah! Mesir Lolos...
Sejarah! Mesir Lolos ke Babak 32 Besar, Iran Masih Tunggu Nasib
5 jam yang lalu
Belgia Juara Grup G,...
Belgia Juara Grup G, Lolos ke 32 Besar usai Bungkam Selandia Baru 5-1
5 jam yang lalu
HYROX Jakarta 2026 Siap...
HYROX Jakarta 2026 Siap Digelar, Peserta Jalani Persiapan Menuju Kompetisi
6 jam yang lalu
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved