Ini Kunci Iannone Cepat Nyetel Bersama Ducati
Selasa, 04 Agustus 2015 - 15:55 WIB
Ini Kunci Iannone Cepat Nyetel Bersama Ducati
A
A
A
BOLOGNA - Pembalap MotoGP Andrea Iannone angkat bicara seputar hubungannya bersama Andrea Dovizioso di tim balap Ducati. Menurutnya, Dovi telah membantunya cepat beradaptasi sejak pindah dari Pramac Ducati.
The Maniac Joe, julukan Iannone, meyakini bahwa adaptasi dengan motor di kelas terbuka MotoGP membutuhkan kesabaran yang luar biasa. Pasalnya, sejak turun di kelas MotoGP, Iannone selalu mendapatkan perbedaan antara motor resmi Desmosedici dengan di Pramac.
"Membela tim pabrikan sejatinya bukan target utama, karena saat menjalani debut dengan Pramac, saya selalu diberi motor pabrikan dan dukungan penuh agar saya bisa berkembang. Saya tak pernah kekurangan apapun. Namun sumber daya di tim Ducati memang lebih terpercaya dengan bimbingan dari Dovizioso," kata Iannone, dikutip GPOne, Selasa (4/8/2015).
Musim ini, Iannone pun berada di peringkat ketiga klasemen sementara pembalap setelah konsisten finis di enam besar. Hal itu bertolak belakang dengan Dovizioso yang belakangan kerap gagal finis dan tercecer ke posisi kelima dengan 87 poin.
"Saya senang bisa membuat gebrakan. Pada beberapa balapan terakhir saya selalu membawa pulang hasil maksimal. Awalnya memang tak mudah, tapi wajar mengingat saya baru berganti tim," tutupnya. (Baca juga : Iannone Paksa Akhiri Musim Tanpa Operasi)
The Maniac Joe, julukan Iannone, meyakini bahwa adaptasi dengan motor di kelas terbuka MotoGP membutuhkan kesabaran yang luar biasa. Pasalnya, sejak turun di kelas MotoGP, Iannone selalu mendapatkan perbedaan antara motor resmi Desmosedici dengan di Pramac.
"Membela tim pabrikan sejatinya bukan target utama, karena saat menjalani debut dengan Pramac, saya selalu diberi motor pabrikan dan dukungan penuh agar saya bisa berkembang. Saya tak pernah kekurangan apapun. Namun sumber daya di tim Ducati memang lebih terpercaya dengan bimbingan dari Dovizioso," kata Iannone, dikutip GPOne, Selasa (4/8/2015).
Musim ini, Iannone pun berada di peringkat ketiga klasemen sementara pembalap setelah konsisten finis di enam besar. Hal itu bertolak belakang dengan Dovizioso yang belakangan kerap gagal finis dan tercecer ke posisi kelima dengan 87 poin.
"Saya senang bisa membuat gebrakan. Pada beberapa balapan terakhir saya selalu membawa pulang hasil maksimal. Awalnya memang tak mudah, tapi wajar mengingat saya baru berganti tim," tutupnya. (Baca juga : Iannone Paksa Akhiri Musim Tanpa Operasi)
(bbk)