Marquez Tak Pedulikan Rossi
Rabu, 05 Agustus 2015 - 09:46 WIB
Marquez Tak Pedulikan Rossi
A
A
A
INDIANAPOLIS - Marc Marquez mengatakan, hal paling utama pada sisa musim ini adalah bisa mengamankan kemenangan.
Pembalap MotoGP asal Spanyol itu mengaku tidak terlalu peduli dengan Valentino Rossi yang tengah berada di puncak klasemen sementara pembalap. Juara dunia dua tahun beruntun itu memang mengawali balapan dengan kurang bagus di musim ini. Buktinya, Marquez mengalami kegagalan di tiga dari enam balapan pertama tanpa menyentuh garis finis.
Bahkan, dia juga merasa motor Honda RC213V miliknya juga kalah cepat dengan dua pembalap Yamaha Rossi dan Jorge Lorenzo. Dengan begitu, saat ini Marquez harus puas berada di posisi 4 klasemen dengan terpaut 54 poin dari Rossi yang berada di posisi teratas pada paruh musim ini. Meski begitu, pembalap berusia 22 tahun itu tetap optimistis bisa mengatasi ketertinggalan angka tersebut. Namun, dia mengaku bukan ingin mengejar rider asal Italia itu, melainkan ingin selalu berada di garis terdepan setiap balapan.
”Saya tidak ingin berpikir tentang kejuaraan tahun ini,” kata Marquez, dilansir foxsport. ”(Selisih poin) terlalu jauh dan saya tidak ingin itu menjadi obsesi. Saya hanya ingin coba memenangkan perlombaan, kemudian melihat di mana kita berakhir pada akhir tahun ini. Enam puluh lima poin cukup banyak, tapi untuk mengejar bukan hal yang tidak mungkin,” tandasnya.
The Baby Aliens, julukan Marquez,jugamengungkapkan tengah dalam keadaan sangat percaya diri. Ini karena motornya sudah berkembang dengan sangat baik. Penegasannya itu dikatakannya setelah mampu menginjakkan kaki di podium kedua di Belanda pada akhir Juni lalu dan merebut kemenangan pada balapan terakhir di Jerman. Dengan menyisakan sembilan race lagi, Marquez akan terus berjuang dan melakukan balapan dengan kompetitif, khususnya di GP Indianapolis, akhir pekan ini.
Pada dua tahun terakhir pembalap kelahiran Carvera, Lleida, Spanyol, 17 Februari 1993, itu selalu merebut kemenangan di Sirkuit Indianapolis Motor Speedway tersebut. ”Kami masih memiliki setengah musim tersisa, jadi kami akan terus bekerja keras. Indy adalah sirkuit yang baik bagi saya dan di sana kami akan mencoba memenangkan perlombaan,” ujar Marquez.
”Kami belum bisa bahagia pada paruh musim ini karena saya membuat banyak kesalahan dan berjuang dengan keras. Tapi, sekarang saya berada senang karena mendapatkan dua balapan fantastis,” paparnya. Terlepas dari bagaimana perlombaan untuk kejuaraan berakhir, Marquez yakin dia bisa belajar banyak dari persaingan saat ini.
”Tentu saja Anda lebih memilih untuk menjadi yang terbaik dan memimpin kejuaraan, tapi selama berkarier sebagai pembalap pasti ada masa surut dan sulit untuk menang setiap tahun. Yang terpenting adalah kami bisa kembali di saat mengalami waktu sulit,” ujar dia.
Raikhul amar
Pembalap MotoGP asal Spanyol itu mengaku tidak terlalu peduli dengan Valentino Rossi yang tengah berada di puncak klasemen sementara pembalap. Juara dunia dua tahun beruntun itu memang mengawali balapan dengan kurang bagus di musim ini. Buktinya, Marquez mengalami kegagalan di tiga dari enam balapan pertama tanpa menyentuh garis finis.
Bahkan, dia juga merasa motor Honda RC213V miliknya juga kalah cepat dengan dua pembalap Yamaha Rossi dan Jorge Lorenzo. Dengan begitu, saat ini Marquez harus puas berada di posisi 4 klasemen dengan terpaut 54 poin dari Rossi yang berada di posisi teratas pada paruh musim ini. Meski begitu, pembalap berusia 22 tahun itu tetap optimistis bisa mengatasi ketertinggalan angka tersebut. Namun, dia mengaku bukan ingin mengejar rider asal Italia itu, melainkan ingin selalu berada di garis terdepan setiap balapan.
”Saya tidak ingin berpikir tentang kejuaraan tahun ini,” kata Marquez, dilansir foxsport. ”(Selisih poin) terlalu jauh dan saya tidak ingin itu menjadi obsesi. Saya hanya ingin coba memenangkan perlombaan, kemudian melihat di mana kita berakhir pada akhir tahun ini. Enam puluh lima poin cukup banyak, tapi untuk mengejar bukan hal yang tidak mungkin,” tandasnya.
The Baby Aliens, julukan Marquez,jugamengungkapkan tengah dalam keadaan sangat percaya diri. Ini karena motornya sudah berkembang dengan sangat baik. Penegasannya itu dikatakannya setelah mampu menginjakkan kaki di podium kedua di Belanda pada akhir Juni lalu dan merebut kemenangan pada balapan terakhir di Jerman. Dengan menyisakan sembilan race lagi, Marquez akan terus berjuang dan melakukan balapan dengan kompetitif, khususnya di GP Indianapolis, akhir pekan ini.
Pada dua tahun terakhir pembalap kelahiran Carvera, Lleida, Spanyol, 17 Februari 1993, itu selalu merebut kemenangan di Sirkuit Indianapolis Motor Speedway tersebut. ”Kami masih memiliki setengah musim tersisa, jadi kami akan terus bekerja keras. Indy adalah sirkuit yang baik bagi saya dan di sana kami akan mencoba memenangkan perlombaan,” ujar Marquez.
”Kami belum bisa bahagia pada paruh musim ini karena saya membuat banyak kesalahan dan berjuang dengan keras. Tapi, sekarang saya berada senang karena mendapatkan dua balapan fantastis,” paparnya. Terlepas dari bagaimana perlombaan untuk kejuaraan berakhir, Marquez yakin dia bisa belajar banyak dari persaingan saat ini.
”Tentu saja Anda lebih memilih untuk menjadi yang terbaik dan memimpin kejuaraan, tapi selama berkarier sebagai pembalap pasti ada masa surut dan sulit untuk menang setiap tahun. Yang terpenting adalah kami bisa kembali di saat mengalami waktu sulit,” ujar dia.
Raikhul amar
(ars)