Belum Maksimal: Ini Rapor Debut 5 Punggawa Anyar Liverpool
Senin, 10 Agustus 2015 - 21:36 WIB
Belum Maksimal: Ini Rapor Debut 5 Punggawa Anyar Liverpool
A
A
A
LIVERPOOL - Dari lima rekrutan anyar Liverpool yang melakukan debut di Liga Primer Inggris 2015/2016, tidak semua menampilkan kinerja maksimal. Meski kehadiran mereka berimbas positif pada peningkatan agresivitas serta kreativitas serangan, namun kebuntuan di depan gawang lawan menjadi penyakit klasik yang urung terpulihkan dengan kedatangan mereka.
Kesuksesan Liverpool menekuk Stoke City 1-0 di laga pembuka Liga Primer Inggris belum menjadi parameter kualitas permainan amunisi anyar The Reds. Hanya performa Nathanael Clyne yang mengundang apresiasi positif. Piawai melakukan penetrasi ke sektor pertahanan musuh, serta konsisten memutus rantai serangan kubu lawan menjadi catatan penting Pelatih Brendan Rodgers untuk Clyne. Fullback bertipikal seperti ini tidak dimiliki Liverpool dalam beberapa tahun terakhir. Mirror memberi angka 7 dalam skala 10 untuk mantan pemain Southampton ini.
Debut James Milner dan Joe Gomez juga mendapat apresiasi. Milner, gelandang The Three Lions, 29 tahun itu mengambil peran sebagai dirigen permainan, sedangkan Gomez, bek muda yang didaratkan dari Charlton Athletic, cukup piawai mengisi pos yang selama ini ditempati oleh Alberto Moreno, juga Jose Enrique.
Duo properti mewah Liverpool dalam lantai bursa transfer 2015, Christian Benteke, dan Roberto Firmino justru tampil kurang impresif. Kedua aset berbanderol lebih dari 61 juta pounds tersebut belum padu, dan masih kesulitan mengoyak jala Stoke City yang dikawal Jack Butland. Keduanya mendapat poin lima dalam skala 10.
Berikut rapor lima penggawa anyar Liverpool dalam duel versus Stoke City seperti dilansir Mirror.
1. Nathanael Clyne 7/10

Bek berusia 24 tahun cerdas mencari celah untuk menjelajah ke poros pertahanan lawan, namun juga tangguh, serta konsisten membantu rekan-rekannya dalam bertahan. Ia merupakan solusi jangka panjang bagi klub perengkuh 5 gelar Liga Champions.
2. Joe Gomez 6/10

Determinasi yang ia tunjukkan dalam bentrok kontra Stoke City sudah cukup jelas membuktikkan bahwa dirinya merupakan investasi masa depan penghuni Anfield. Duel di Britannia Stadium bukan pertandingan mudah, namun ia bermain apik, catatan clean sheet juga mampu diraih. Selama Brendan Rodgers memoles rekrutan 18 tahun ini secara tepat, tidak mustahil ia mampu menjadi reinkarnasi John Arne Riise.
3. James Milner 6/10

Duetnya bersama Jordan Henderson cukup ampuh dalam meredam serangan bertubi-tubi Stoke City. Ia pun mampu bermain dengan stabil di lini tengah, ia dapat dijadikan sebagai jantung serangan Liverpool, juga lihai mengomandani segenap koleganya untuk tetap solid menutup pergerakan lawan.
4. Christian Benteke 5/10

Secara tipikal permainan Christian Benteke sangat berbeda jika dibandingkan dengan Luis Suarez, Raheem Sterling, ataupun Daniel Sturridge. Ia murni predator di kotak penalti, striker tradisional yang menunggu bola di depan gawang, tanpa harus bersusah-payah menjemput bola dari lini kedua. Pada pertandingan melawan Stoke City, Benteke masih bermasalah dalam hal penempatan ruang demi mampu menjangkau bola pemberian rekan-rekannya.
5. Roberto Firmino 5/10

Gelandang serang ini memberi imbas besar dalam pola serangan Liverpool, meski hanya dimainkan 10 menit sebelum peluit panjang ditiupkan. Namun, Liverpudlian berekspektasi lebih terhadap dirinya. Publik Anfield mendambakan kinerja menterengnya ketika menjadi tandem maut Kevin Volland di Hoffenheim.
Kesuksesan Liverpool menekuk Stoke City 1-0 di laga pembuka Liga Primer Inggris belum menjadi parameter kualitas permainan amunisi anyar The Reds. Hanya performa Nathanael Clyne yang mengundang apresiasi positif. Piawai melakukan penetrasi ke sektor pertahanan musuh, serta konsisten memutus rantai serangan kubu lawan menjadi catatan penting Pelatih Brendan Rodgers untuk Clyne. Fullback bertipikal seperti ini tidak dimiliki Liverpool dalam beberapa tahun terakhir. Mirror memberi angka 7 dalam skala 10 untuk mantan pemain Southampton ini.
Debut James Milner dan Joe Gomez juga mendapat apresiasi. Milner, gelandang The Three Lions, 29 tahun itu mengambil peran sebagai dirigen permainan, sedangkan Gomez, bek muda yang didaratkan dari Charlton Athletic, cukup piawai mengisi pos yang selama ini ditempati oleh Alberto Moreno, juga Jose Enrique.
Duo properti mewah Liverpool dalam lantai bursa transfer 2015, Christian Benteke, dan Roberto Firmino justru tampil kurang impresif. Kedua aset berbanderol lebih dari 61 juta pounds tersebut belum padu, dan masih kesulitan mengoyak jala Stoke City yang dikawal Jack Butland. Keduanya mendapat poin lima dalam skala 10.
Berikut rapor lima penggawa anyar Liverpool dalam duel versus Stoke City seperti dilansir Mirror.
1. Nathanael Clyne 7/10

Bek berusia 24 tahun cerdas mencari celah untuk menjelajah ke poros pertahanan lawan, namun juga tangguh, serta konsisten membantu rekan-rekannya dalam bertahan. Ia merupakan solusi jangka panjang bagi klub perengkuh 5 gelar Liga Champions.
2. Joe Gomez 6/10

Determinasi yang ia tunjukkan dalam bentrok kontra Stoke City sudah cukup jelas membuktikkan bahwa dirinya merupakan investasi masa depan penghuni Anfield. Duel di Britannia Stadium bukan pertandingan mudah, namun ia bermain apik, catatan clean sheet juga mampu diraih. Selama Brendan Rodgers memoles rekrutan 18 tahun ini secara tepat, tidak mustahil ia mampu menjadi reinkarnasi John Arne Riise.
3. James Milner 6/10

Duetnya bersama Jordan Henderson cukup ampuh dalam meredam serangan bertubi-tubi Stoke City. Ia pun mampu bermain dengan stabil di lini tengah, ia dapat dijadikan sebagai jantung serangan Liverpool, juga lihai mengomandani segenap koleganya untuk tetap solid menutup pergerakan lawan.
4. Christian Benteke 5/10

Secara tipikal permainan Christian Benteke sangat berbeda jika dibandingkan dengan Luis Suarez, Raheem Sterling, ataupun Daniel Sturridge. Ia murni predator di kotak penalti, striker tradisional yang menunggu bola di depan gawang, tanpa harus bersusah-payah menjemput bola dari lini kedua. Pada pertandingan melawan Stoke City, Benteke masih bermasalah dalam hal penempatan ruang demi mampu menjangkau bola pemberian rekan-rekannya.
5. Roberto Firmino 5/10

Gelandang serang ini memberi imbas besar dalam pola serangan Liverpool, meski hanya dimainkan 10 menit sebelum peluit panjang ditiupkan. Namun, Liverpudlian berekspektasi lebih terhadap dirinya. Publik Anfield mendambakan kinerja menterengnya ketika menjadi tandem maut Kevin Volland di Hoffenheim.
(sha)