Ducati Gagal Rebut Podium, Ini Alasan Dovizioso
Senin, 17 Agustus 2015 - 12:10 WIB
Ducati Gagal Rebut Podium, Ini Alasan Dovizioso
A
A
A
BRNO - Tim balap Ducati kembali gagal merebut podium dalam lanjutan balap MotoGP 2015 di GP Ceko, akhir pekan lalu. Pembalap Ducati, Andrea Dovizioso menyebut motor Desmosedici GP15 lemah di tikungan.
Ducati awalnya berhasil mempersembahkan enam podium beruntun di awal musim. Dovi bahkan selalu finis di posisi kedua pada tiga balapan pembuka musim ini. Sayang 'kecepatan' motor lambat laun makin tidak terlihat.
Pada balapan di Sirkuit Brno, Minggu (16/8/2015) , Ducati optimistis mampu kembali merajut podium dengan bekal mesin dan fairing (sayap) anyar besutan para insinyur. Sayang, Dovizioso hanya finish di posisi enam sedangkan Andrea Iannone finis di posisi keempat.
Usai balapan, Dovizioso mengatakan bahwa titik lemah motor terlihat ketika Ducati bertarung dengan motor Honda atau Yamaha di tikungan. Saat tidak di lintasan lurus, kata Doviziosi, Ducati tertinggal langkah dari dua motor asal Jepang itu.
"Ketika saya melihat Valentino Rossi (Movistar Yamaha) dia tidak begitu cepat. Tetapi dia menjadi sangat cepat ketika ditengah-tengah sudut, jadi menurut saya, motor tidak sebaik Yamaha dan Honda di tikungan," kata Doviziso, dikutip Crash, Senin (17/8/2015).
"Kecepatan saya di tikungan sangat buruk, tidak semua motor bisa mendorong kecepatan di tikungan sebaik Yamaha dan Honda,"lanjut dia. (Baca juga : Lorenzo Menang Sempurna di Brno, Rossi Digeser)
Padahal, sebelum balapan di Sirkuit Brno akhir pekan lalu, Ducati telah merancang mesin dan fairing baru untuk mendongkrak performa motor. Sayang, modifikasi motor hanya membawa pengaruh di sesi latihan bebas. (Baca juga : Siap-siap, Ducati Pakai Sayap dan Mesin Baru)
Ducati awalnya berhasil mempersembahkan enam podium beruntun di awal musim. Dovi bahkan selalu finis di posisi kedua pada tiga balapan pembuka musim ini. Sayang 'kecepatan' motor lambat laun makin tidak terlihat.
Pada balapan di Sirkuit Brno, Minggu (16/8/2015) , Ducati optimistis mampu kembali merajut podium dengan bekal mesin dan fairing (sayap) anyar besutan para insinyur. Sayang, Dovizioso hanya finish di posisi enam sedangkan Andrea Iannone finis di posisi keempat.
Usai balapan, Dovizioso mengatakan bahwa titik lemah motor terlihat ketika Ducati bertarung dengan motor Honda atau Yamaha di tikungan. Saat tidak di lintasan lurus, kata Doviziosi, Ducati tertinggal langkah dari dua motor asal Jepang itu.
"Ketika saya melihat Valentino Rossi (Movistar Yamaha) dia tidak begitu cepat. Tetapi dia menjadi sangat cepat ketika ditengah-tengah sudut, jadi menurut saya, motor tidak sebaik Yamaha dan Honda di tikungan," kata Doviziso, dikutip Crash, Senin (17/8/2015).
"Kecepatan saya di tikungan sangat buruk, tidak semua motor bisa mendorong kecepatan di tikungan sebaik Yamaha dan Honda,"lanjut dia. (Baca juga : Lorenzo Menang Sempurna di Brno, Rossi Digeser)
Padahal, sebelum balapan di Sirkuit Brno akhir pekan lalu, Ducati telah merancang mesin dan fairing baru untuk mendongkrak performa motor. Sayang, modifikasi motor hanya membawa pengaruh di sesi latihan bebas. (Baca juga : Siap-siap, Ducati Pakai Sayap dan Mesin Baru)
(bbk)