Persiba di Puncak, Sajuri Putuskan Mundur
Senin, 24 Agustus 2015 - 16:03 WIB
Persiba di Puncak, Sajuri Putuskan Mundur
A
A
A
BANTUL - Pelatih Kepala Persiba Bantul Sajuri Syahid memutuskan mundur dari kursi kepelatihan. Sajuri yang seorang guru SMAN1 Pajangan, Bantul, itu mundur bukan dikarenakan bermasalah dengan tim ataupun manajemen Laskar Sultan Agung.
Sajuri mundur dan menyerahkan tampuk kepelatihan ke asisten pelatih Sambudiana karena akan menjalani Ibadah Haji. "Saya berangkat nanti tanggal 29 (Agustus). Untuk selanjutnya biar Pak Sam yang melanjutkan untuk Piala Kemerdekaan ini," tandas Sajuri.
Pelatih yang salah satu prestasinya adalah membawa Persiba Bantul juara Divisi Utama pada 2010 tersebut, mengaku kontrak-nya dengan manajemen di Piala Kemerdekaan hanya sampai babak penyisihan. Hal tersebut diklaim sudah menjadi kesepakatan dan sudah diketahui oleh internal tim.
Beruntung, setelah menang 1-0 atas PPSM Magelang, saat ini Persiba berada di puncak kelasemen Grup C Piala Kemerdekaan. Persiba mencatatkan poin 10 yang diperoleh dari tiga kali menang dan satu kali draw dari empat laga yang dilakoni. Dengan nilai tersebut Persiba dipastikan lolos ke babak delapan besar, karena dua tim yang berada di bawahnya masih akan saling sikut di pertandingan terakhir.
Dengan prestasi yang diperoleh Persiba Bantul di babak penyisihan Grup C Piala Kemerdekaan, Sajuri mengklaim cukup puas. Slamet Widodo dan kawan-kawan dipastikan masuk babak knockout saat harus ditinggalkannya untuk menjalankan salah satu ibadah kaum muslim tersebut. "Cukup puas, semoga untuk selanjutnya bisa optimal termasuk menjadi juara turnamen ini," pungkas Sajuri.
Terpisah Sambudiana mengaku, sudah diajak komunikasi jauh-jauh hari mengenai rencana Sajuri Syahid berangkat Haji. Sebagai pemegang tongkat estafet Sambudiana mengaku siap untuk mempertahankan prestasi yang telah ditorehkan anak asuhnya di Piala Kemerdekaan. "Sudah tahu. Semoga trend positif ini bisa terus dijaga,"pungkasnya.
Sajuri mundur dan menyerahkan tampuk kepelatihan ke asisten pelatih Sambudiana karena akan menjalani Ibadah Haji. "Saya berangkat nanti tanggal 29 (Agustus). Untuk selanjutnya biar Pak Sam yang melanjutkan untuk Piala Kemerdekaan ini," tandas Sajuri.
Pelatih yang salah satu prestasinya adalah membawa Persiba Bantul juara Divisi Utama pada 2010 tersebut, mengaku kontrak-nya dengan manajemen di Piala Kemerdekaan hanya sampai babak penyisihan. Hal tersebut diklaim sudah menjadi kesepakatan dan sudah diketahui oleh internal tim.
Beruntung, setelah menang 1-0 atas PPSM Magelang, saat ini Persiba berada di puncak kelasemen Grup C Piala Kemerdekaan. Persiba mencatatkan poin 10 yang diperoleh dari tiga kali menang dan satu kali draw dari empat laga yang dilakoni. Dengan nilai tersebut Persiba dipastikan lolos ke babak delapan besar, karena dua tim yang berada di bawahnya masih akan saling sikut di pertandingan terakhir.
Dengan prestasi yang diperoleh Persiba Bantul di babak penyisihan Grup C Piala Kemerdekaan, Sajuri mengklaim cukup puas. Slamet Widodo dan kawan-kawan dipastikan masuk babak knockout saat harus ditinggalkannya untuk menjalankan salah satu ibadah kaum muslim tersebut. "Cukup puas, semoga untuk selanjutnya bisa optimal termasuk menjadi juara turnamen ini," pungkas Sajuri.
Terpisah Sambudiana mengaku, sudah diajak komunikasi jauh-jauh hari mengenai rencana Sajuri Syahid berangkat Haji. Sebagai pemegang tongkat estafet Sambudiana mengaku siap untuk mempertahankan prestasi yang telah ditorehkan anak asuhnya di Piala Kemerdekaan. "Sudah tahu. Semoga trend positif ini bisa terus dijaga,"pungkasnya.
(aww)