Dalam Lima Tahun, Sirkuit Silverstone Dijajah Pembalap Spanyol
Selasa, 25 Agustus 2015 - 17:40 WIB
Dalam Lima Tahun, Sirkuit Silverstone Dijajah Pembalap Spanyol
A
A
A
SILVERSTONE - Akhir pekan ini Sirkuit Silverstone Inggris bakal menggelar seri ke-12 MotoGP. Jelang balapan nanti, tersaji beberapa fakta menarik dan salah satunya mengenai keperkasaan rider asal Spanyol di Negeri Ratu Elizabeth.
Sejak balapan digelar lagi pada 2010 lalu, persaingan di Sirkuit Silverstone selalu didominasi pembalap asal Spanyol. Pada tahun pertama, Marc Marquez dan Jorge Lorenzo meraih juara di dua kelas berbeda. Marquez jadi pemenang dalam kelas 125cc. Sedangkan Lorenzo berjaya di ajang MotoGP. Satu kelas lainnya yakni Moto2 dimenangkan oleh pembalap Prancis, Jules Cluzel.
Dominasi pembalap Spanyol sempat dirusak Jerman dan Australia pada 2011. Saat itu Jonas Folger juara di kelas 125cm, Stefan Bradl pada Moto2 dan Casey Stoner di pentas MotoGP.
Setahun berikutnya, pembalap asal Spanyol langsung menebus kegagalan. Dalam tiga kelas berbeda, pembalap dari Negeri Matador sukses berjaya di lintasan sepanjang 5,8 km tersebut. Maverick ViƱales (Moto3), Pol Espargaro (Moto2) dan Jorge Lorenzo (MotoGP) adalah pembalap Spanyol yang berhasil meraih kemenangan di GP Silverstone.
Di musim 2013, hanya Scott Redding yang mampu merusak kekuasaan pembalap Spanyol. Di negaranya sendiri, ia berhasil memenangkan perlombaan kelas Moto2. Sementara kelas Moto3 dijuarai Luis Salom dan MotoGP dimenangkan oleh Lorenzo.
Setahun kemudian, Marquez kembali menegaskan dominasinya. Kali ini ia juara di kelas MotoGP. Sedangkan dua kelas lainnya dimenangkan Alex Rins (Moto3) dan Esteve Rabat (Moto2).
Jika melihat lebih ke belakang, Angel Nito menjadi pembalap Spanyol yang sukses merajai Sirkuit Silverstone. Tampil di kelas 125cc, Nito juara pada tahun 1978, 1979, 1981, 1982, 1983 dan 1984.
Sejauh ini sudah ada delapan pembalap profesional asal Spanyol yang menang di Sirkuit Silverstone. Akankah tradisi itu terulang? Jawabannya hanya bisa didapatkan setelah menyaksikan persaingan pada 30 Agustus mendatang. (Baca juga: Bicara Statistik, Lorenzo Bikin Keok Rossi di Silverstone)
Sejak balapan digelar lagi pada 2010 lalu, persaingan di Sirkuit Silverstone selalu didominasi pembalap asal Spanyol. Pada tahun pertama, Marc Marquez dan Jorge Lorenzo meraih juara di dua kelas berbeda. Marquez jadi pemenang dalam kelas 125cc. Sedangkan Lorenzo berjaya di ajang MotoGP. Satu kelas lainnya yakni Moto2 dimenangkan oleh pembalap Prancis, Jules Cluzel.
Dominasi pembalap Spanyol sempat dirusak Jerman dan Australia pada 2011. Saat itu Jonas Folger juara di kelas 125cm, Stefan Bradl pada Moto2 dan Casey Stoner di pentas MotoGP.
Setahun berikutnya, pembalap asal Spanyol langsung menebus kegagalan. Dalam tiga kelas berbeda, pembalap dari Negeri Matador sukses berjaya di lintasan sepanjang 5,8 km tersebut. Maverick ViƱales (Moto3), Pol Espargaro (Moto2) dan Jorge Lorenzo (MotoGP) adalah pembalap Spanyol yang berhasil meraih kemenangan di GP Silverstone.
Di musim 2013, hanya Scott Redding yang mampu merusak kekuasaan pembalap Spanyol. Di negaranya sendiri, ia berhasil memenangkan perlombaan kelas Moto2. Sementara kelas Moto3 dijuarai Luis Salom dan MotoGP dimenangkan oleh Lorenzo.
Setahun kemudian, Marquez kembali menegaskan dominasinya. Kali ini ia juara di kelas MotoGP. Sedangkan dua kelas lainnya dimenangkan Alex Rins (Moto3) dan Esteve Rabat (Moto2).
Jika melihat lebih ke belakang, Angel Nito menjadi pembalap Spanyol yang sukses merajai Sirkuit Silverstone. Tampil di kelas 125cc, Nito juara pada tahun 1978, 1979, 1981, 1982, 1983 dan 1984.
Sejauh ini sudah ada delapan pembalap profesional asal Spanyol yang menang di Sirkuit Silverstone. Akankah tradisi itu terulang? Jawabannya hanya bisa didapatkan setelah menyaksikan persaingan pada 30 Agustus mendatang. (Baca juga: Bicara Statistik, Lorenzo Bikin Keok Rossi di Silverstone)
(bep)