Kejutan Persekap Dampingi Persepam Ke 8 Besar

Kamis, 27 Agustus 2015 - 01:49 WIB
Kejutan Persekap Dampingi...
Kejutan Persekap Dampingi Persepam Ke 8 Besar
A A A
MADIUN - Persekap Pasuruan mendampingi Persepam Madura Utama ke babak delapan besar Piala Kemerdekaan 2015. Kendati di laga terakhir gagal Persekap ditahan Persatu Tuban 0-0 di Stadion Wilis, Madiun, Rabu (26/8) malam.

Hasil kacamata itu tak selaras dengan tekad kedua tim yang ingin mengakhiri fase grup dengan kemenangan. Dengan hasil itu, Persekap menempati runner-up Grup D dengan 8 poin, sedangkan Persatu satu setrip di bawahnya dengan 7 angka.
Munculnya Persekap sebagai wakil ke delapan besar bersama Persepam Madura Utama menjadi kejutan tersendiri di grup ini. Sebelumnya publik lebih memandang Persatu Tuban sebagai favorit karena persiapan yang lumayan matang.

Namun nyatanya Persekap lebih stabil dan keberhasilan itu ditentukan dua laga awal lawan Madiun Putra FC dan Persebo Bondowoso. Sebenarnya tim asuhan Assyari Cahyani sempat merosot ketika dikalahkan Persepam 2-1 di laga ketiga.

Setelah kekalahan itu Persekap tak pernah menang lagi karena tertahan PSS Sleman dan Persatu Tuban. Tapi catatan mereka sedikit lebih bagus dibanding Persatu Tuban yang juga kurang maksimal di akhir fase grup.

"Kami bersyukur akhirnya lolos ke babak delapan besar walaupun gagal memetik kemenangan. Sebenarnya kami punya banyak kesempatan untuk menambah tiga poin, tapi hasil ini sudah kami syukuri karena yang terpenting lolos," ujar Assyari Cahyani.

Pada laga kontra Persatu, sebenarnya Persekap di atas angin karena lawan sempat bermain dengan 10 pemain. Pada menit 57', pemain Persatu Anang Hafidzul dikartu merah. Sayang, keunggulan pemain tak memberikan banyak keuntungan untuk Persekap.

Berbagai upaya dilakukan Persekap untuk mencetak gol karena menyadari kondisi sangat riskan jika sampai kecolongan. Demikian juga dengan Laskar Ronggolawe, julukan Persatu, yang ngotot mengejar kemenangan yang menjadi satu-satunya syarat lolos.

Namun tekanan harus menang menjadikan Persatu tidak leluasa dan terlihat serba salah di lapangan. Persepam yang sebenarnya memegang kendali permainan juga buntu dan laga ini menjadi satu-satunya kegagalan mencetak gol dalam lima laga.

"Secara keseluruhan saya belum puas dengan permainan selama menjalani fase grup. Targetnya jelas mengevaluasi semuanya agar bisa lebih bersaing di babak delapan besar nanti. Saya akan persiapkan sebaik mungkin," tukas Assyari.
(aww)
Berita Terkait
Mendiang Sudarno Pernah...
Mendiang Sudarno Pernah Bantu Timnas Indonesia Juarai Piala Kemerdekaan
Jadwal Timnas Indonesia...
Jadwal Timnas Indonesia U-17 di Piala Kemerdekaan 2025
Sejarah Piala Kemerdekaan...
Sejarah Piala Kemerdekaan dan Menguji Kematangan Timnas Indonesia U-17 Menuju Piala Dunia
Daftar Lengkap Peraih...
Daftar Lengkap Peraih Penghargaan Piala Kemerdekaan 2025: Indonesia Runner Up
Jadwal Timnas Indonesia...
Jadwal Timnas Indonesia U-17 vs Uzbekistan di Piala Kemerdekaan 2025
Piala Kemerdekaan 2025:...
Piala Kemerdekaan 2025: Timnas Indonesia U-17 Ditahan Imbang Tajikistan 2-2
Berita Terkini
Drama Injury Time! Qatar...
Drama Injury Time! Qatar Gagalkan Kemenangan Swiss
2 jam yang lalu
Brasil vs Maroko: Peluang...
Brasil vs Maroko: Peluang Selecao Kalahkan Singa Atlas Capai 58,6 Persen
3 jam yang lalu
PB LEMKARI Gelar Kongres...
PB LEMKARI Gelar Kongres Luar Biasa 2026, Sempurnakan Nama dan Logo Organisasi
4 jam yang lalu
Brasil vs Maroko: Misi...
Brasil vs Maroko: Misi Selecao Akhiri Dahaga Gelar Dimulai
4 jam yang lalu
Tim Putri UBAYA dan...
Tim Putri UBAYA dan Tim Putra Perbanas Juara Campus League Basketball Season 1 2026
6 jam yang lalu
Ahmad Sahroni Bentuk...
Ahmad Sahroni Bentuk ASC Padel, Rekrut Pelatih Spanyol untuk Cetak Atlet
12 jam yang lalu
Infografis
Ancaman Perang Kian...
Ancaman Perang Kian Nyata, 8 Negara Minta Warganya Tinggalkan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved