Magis Monza Menjadi Keuntungan Sejarah Ferrari

Jum'at, 04 September 2015 - 09:29 WIB
Magis Monza Menjadi...
Magis Monza Menjadi Keuntungan Sejarah Ferrari
A A A
GRAND Prix Italia merupakan balapan yang tertua di agenda Formula One (F1) dan ini berlangsung di pinggiran Kota Milan, Monza. Sangat banyak tradisi dan sejarah yang lekat pada sirkuit ini, hanya dengan menyebut kata Monza cukup membuat saya merinding.

Yang juga membuatnya spesial, ini adalah sirkuit terakhir berkarakter high speedsejati. Banyaknya trek lurus memanjang yang diikuti tikungan lambat sehingga tidak dibutuhkan down forceyang besar dan para tim kemungkinan besar akan memangkas sayap mobil untuk mendapatkan kecepatan maksimum pada trek lurus ini. Faktanya, tim akan mencapai kecepatan 350 km/jam sebanyak empat kali dalam satu putaran.

GP Italia juga dikenal sebagai seri kandang bagi Ferrari tidak ada tim yang lebih sering menang di sini dibandingkan mereka. Mereka selalu memberikan usaha ekstra karena menang di kandang lebih berarti dari seri mana pun dalam agenda balap. Penggemar mereka, para tifosi, akan menggila dengan kemenangan Ferrari di kandang sendiri, dan saya mempunyai beberapa kabar bagus untuk mereka.

Dengan tidak adanya tikungan cepat di Monza, hal ini akan menguntungkan Ferrari karena kondisi mereka yang lebih lemah dibandingkan tim Mercedes. Akhir pekan ini juga diprediksi menjadi minggu panas dari apa yang kita lihat di Malaysia dan Hungaria, Ferrari sudah makin mendekati Mercedes, terutama pada balapan dengan cuaca yang panas terik.

Jadi, dengan pesona magis Monza dari salah satu pembalap mereka, apakah itu Vettel atau Raikkonen, kami mungkin akan melihat Ferrari keluar sebagai pemenang. Meski begitu, Mercedes akan tetap memulai akhir pekan ini dengan sedikit keunggulan bagi kebanyakan orang. Selain Ferrari, empat tim teratas lain pada pekan ini akan diperkuat mesin Mercedes. Dengan Silver Arrows (Mercedes) memimpin di depan, akan terlihat Wiliams, Lotus dan Force India mengikuti di belakangnya.

Sesuai karakter Monza, di lapangan kami akan melihat persaingan ketat di antara kelima tim ini. Red Bull Racing dan Torro Rosso dengan power unitRenault mereka akan berat menempati posisi 10 Besar pada pekan ini, begitu juga dengan McLaren Honda. Kenyataannya, dengan kesempatan mereka untuk mendapatkan hasil yang bagus sangat kecil, saya tidak akan kaget apabila mereka melakukan pergantian mesin lagi yang berimbas kepada pemberian penalti.

Dengan capaian hasil yang bagus diragukan, mengapa tidak melakukannya sekarang. Hal yang tak kalah penting di Monza adalah rem, di mana hal itu cocok dengan gaya Lewis Hamilton. Sayangnya, itu bukanlah kabar gembira untuk rekannya, Nico Rosberg, yang semakin jauh ketinggalan dalam perebutan gelar juara.

Walaupun perjalanan masih panjang, sulit bagi saya melihat Rosberg mampu membalikkan keadaan. Sebagai penonton netral yang ingin melihat persaingan perebutan gelar juara yang ketat hingga seri terakhir, saya tetap berharap dia mampu melakukannya.

Analis

F1 Fox Sports,
Pembalap F1 2001-2002
ALEX YOONG
(ars)
Berita Terkait
Bikin Sulit Bernapas,...
Bikin Sulit Bernapas, Hindari Pemicu Asma dengan Mosehat
Kejutkan Pelanggan,...
Kejutkan Pelanggan, Brand Fashion Lokal Ini Bagikan Pandora Box
Mengandung Ekstrak Daun...
Mengandung Ekstrak Daun Kelor, Mosehat Diyakini Mampu Luruhkan Batu Ginjal
Jaga Kebersihan Lantai...
Jaga Kebersihan Lantai agar Selalu Nyaman Berada di Rumah
Dukung Pemulihan Pariwisata,...
Dukung Pemulihan Pariwisata, Eazy Property Lavaya Bali Gelar Soft Launching
Penunjang Kinerja Profesional...
Penunjang Kinerja Profesional dengan Mobilitas Tinggi
Berita Terkini
Video Baru Bongkar Insiden...
Video Baru Bongkar Insiden Final Piala Dunia 2026, Lisandro Martinez Diduga Pukul Gavi
3 jam yang lalu
Juergen Klopp Selangkah...
Juergen Klopp Selangkah Lagi Jadi Pelatih Timnas Jerman
3 jam yang lalu
Rudy Poa Kembali Kibarkan...
Rudy Poa Kembali Kibarkan Merah Putih di Asia Cross Country Rally 2026, Delapan Kali Tampil Membela Indonesia
14 jam yang lalu
Link Nonton Timnas Indonesia...
Link Nonton Timnas Indonesia vs Kamboja di ASEAN Hyundai Cup: Pembuktian John Herdman!
15 jam yang lalu
Sentul Drag Record Simpati...
Sentul Drag Record Simpati 5G Akhir Pekan Ini Hadir dengan Konsep Baru
15 jam yang lalu
Thomas Muller Buka Lagi...
Thomas Muller Buka Lagi Momen Kontroversial Bersama Messi, Sindir Keputusan Wasit
17 jam yang lalu
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved