Madrid Bongkar Rahasia Soal Arsene Wenger
Kamis, 10 September 2015 - 13:59 WIB
Madrid Bongkar Rahasia Soal Arsene Wenger
A
A
A
MADRID - Terbongkar bahwa Real Madrid pernah menjadikan Arsene Wenger sebagai target buruan pada masa era kepemimpinan Ramon Calderon selama masa baktinya tiga tahun di Ibukota Spanyol. Namun pelatih berpaspor Prancis yang telah 19 tahun membesut Arsenal itu, tetap setia berada di London untuk mengkandaskan minat Los Blancos -julukan Madrid-.
Calderon yang pernah terpilih menjadi Presiden Madrid pada 2006 lalu sebelum mengundurkan diri tiga tahun kemudian, mengungkapkan pernah coba mendaratkan Wenger ke Santiago Bernabeu -markas Madrid-. "Saya membayangkan bahwa siapa pun itu baik pelatih atau pemain, sepanjang karir mereka tentu tertarik datang ke klub seperti Real Madrid. Terutama ketika Anda sudab berada di klub selama 15 tahun atau terlalu lama di Inggris," ucap Calderon dalam buku cerita Arsenal di bawah asuhan Wenger, Kamis (10/9/2015).
(Baca berita lengkap soal Real Madrid di sini)
"Siapa saja yang bekerja dalam setiap industri, pasti tertarik kepada perubahan. Saya pikir ide yang baik untuk memiliki pelatih untuk jangka panjang. Dia (Wenger) pernah berbicara kepada saya tentang Real Madrid dan pada saat itu ia sangat tertarik. Saya ingat dia (Wenger) berkata: 'Apakah Anda akan ke Hollywood lagi, atau membuat sebuah tim sepakbola?'," sambungnya.
Pernyataan Wenger tersebut menurut Calderon adalah sebuah kritik kepada Madrid yang punya kebiasaan merekrut pemain bintang. Seperti diketahui Wenger punya filosofi memoles pemain muda untuk menjadi bintang sebagai pondasi membangun sebuah tim dibanding membeli pemain siap jadi. Sayang sepertinya kebijakan Wenger dan Madrid tidak bisa bertemu, hingga membuat The Profesor gagal berkarir di Liga Spanyol.
"Sesuatu yang bisa Anda lakukan di Inggris dimana pelatih bertahan cukup lama dalam satu klub seperti yang dilakukan Arsenal dan Manchester United tidak mungkin terjadi di sini. Hal tersebut tidak akan berhasil di sini (Liga Spanyol) dan jelas ia sangat mencintai waktunya di Arsenal," tandasnya.
Calderon yang pernah terpilih menjadi Presiden Madrid pada 2006 lalu sebelum mengundurkan diri tiga tahun kemudian, mengungkapkan pernah coba mendaratkan Wenger ke Santiago Bernabeu -markas Madrid-. "Saya membayangkan bahwa siapa pun itu baik pelatih atau pemain, sepanjang karir mereka tentu tertarik datang ke klub seperti Real Madrid. Terutama ketika Anda sudab berada di klub selama 15 tahun atau terlalu lama di Inggris," ucap Calderon dalam buku cerita Arsenal di bawah asuhan Wenger, Kamis (10/9/2015).
(Baca berita lengkap soal Real Madrid di sini)
"Siapa saja yang bekerja dalam setiap industri, pasti tertarik kepada perubahan. Saya pikir ide yang baik untuk memiliki pelatih untuk jangka panjang. Dia (Wenger) pernah berbicara kepada saya tentang Real Madrid dan pada saat itu ia sangat tertarik. Saya ingat dia (Wenger) berkata: 'Apakah Anda akan ke Hollywood lagi, atau membuat sebuah tim sepakbola?'," sambungnya.
Pernyataan Wenger tersebut menurut Calderon adalah sebuah kritik kepada Madrid yang punya kebiasaan merekrut pemain bintang. Seperti diketahui Wenger punya filosofi memoles pemain muda untuk menjadi bintang sebagai pondasi membangun sebuah tim dibanding membeli pemain siap jadi. Sayang sepertinya kebijakan Wenger dan Madrid tidak bisa bertemu, hingga membuat The Profesor gagal berkarir di Liga Spanyol.
"Sesuatu yang bisa Anda lakukan di Inggris dimana pelatih bertahan cukup lama dalam satu klub seperti yang dilakukan Arsenal dan Manchester United tidak mungkin terjadi di sini. Hal tersebut tidak akan berhasil di sini (Liga Spanyol) dan jelas ia sangat mencintai waktunya di Arsenal," tandasnya.
(akr)